Konsistensi adalah kunci, dan unit indie-rock asal Bogor, The Basement Dry, membuktikannya dengan tegas. Tepat pada Jumat, 21 November 2025, kuartet ini resmi melepas single terbaru bertajuk “Karam”.
Trek ini hadir sebagai manifestasi janji mereka untuk menancapkan gas produktivitas pasca perilisan single “Miles” pada April lalu. “Karam” bukan sekadar penambah diskografi, melainkan sebuah jembatan krusial menuju album perdana yang tengah digodok oleh Ken Norman (vokal & gitar), Andreas ‘Andri’ Yendra (gitar), Jody Rinaldy (bass), dan Daniel Agung Samudera (drum).
Manuver Bahasa Dari Inggris ke Ibu Pertiwi
Sorotan utama pada single ini terletak pada keputusan artistik yang berani: pergeseran bahasa. Sejak mini album Statement (2023) hingga single terakhir mereka, The Basement Dry identik dengan lirik berbahasa Inggris. Namun di “Karam”, untuk pertama kalinya mereka menuturkan narasi dalam Bahasa Indonesia.
Apakah ini upaya mengejar tren pasar lokal yang sedang hype? Ternyata tidak. Ken Norman menjelaskan bahwa transisi ini murni lahir dari intuisi musikalitas saat proses penciptaan lagu.
“Jadi, ketika bikin lagu, gue selalu melakukan humming ketika menyusun bagan dan aransemen lagu. Humming ini lah yang gue lakukan sekaligus sebagai ajang kontemplasi,” ungkap Ken. “Gue membayangkan bernyanyi dalam bahasa Inggris atau Indonesia. Ketika salah satu bahasa dirasa kurang sreg, maka gue akan melanjutkan dengan bahasa yang lebih sesuai.”
Sang drummer, Daniel, mengamini hal tersebut. Ia menegaskan bahwa tidak ada unsur kesengajaan untuk mengikuti arus tren musik Indonesia saat ini. “Murni karena arah anginnya baru sekarang ngarah ke Bahasa Indonesia aja,” ujarnya sembari tertawa.
Secara sonik, “Karam” menjadi arena eksperimen bagi band ini. Tak lagi mengandalkan Ken sebagai single fighter di departemen vokal, lagu ini menghadirkan dimensi baru lewat suara Andri yang mengisi porsi vokal di bagian reff.

Langkah ini tak lepas dari campur tangan Ayu Muthia Zahra (Sousade & The Jansen) yang kembali didapuk sebagai vocal director. “Gue sih ngikut aja, soalnya waktu proses rekaman dibantu sama Ayu juga. Input dari Ayu kita terapin semuanya,” jelas Andri mengenai peran barunya di belakang mikrofon. Ayu sendiri rencananya akan terus mengawal departemen vokal hingga album perdana mereka rampung.
Terinspirasi Netral dan “Dimarahin Bos”
Jangan terkecoh dengan nuansa melankolis yang mungkin tertangkap telinga. The Basement Dry menegaskan bahwa “Karam” adalah karya yang nihil drama personal. Jody Rinaldy bahkan terkekeh saat menyebut lagu ini “abstrak aja” dan sama sekali bukan curahan hati.
Ken memberikan konteks menarik mengenai penulisan liriknya. Ia mengaku terinspirasi oleh gaya penulisan lirik di Album Minggu Ini milik band legendaris, Netral.
“Jujur, gue cuma nyambungin kata per kata aja, sama sekali gak ada artinya,” aku Ken blak-blakan. “Kalau Netral pakai substance pas nulis lirik, substance kita cuma stres karena dimarahin bos aja di kerjaan!”
Untuk menjaga kualitas audio, The Basement Dry masih setia dengan Bens Studio n’ Records sebagai markas rekaman. Proses mixing dan mastering kembali dipercayakan kepada tangan dingin Deni Noviadi (Swellow, Neal & Adopta), menjamin karakter suara yang tetap solid.
Di departemen visual, artwork single ini digarap oleh Moehammad “Wanto” Ridwan dari Bersoreria Bogor. Uniknya, foto yang digunakan bukanlah dokumentasi pribadi, melainkan hasil tugas kuliah fotografi Wanto yang menampilkan model Naila Triandaya Putri. Ini menandai kolaborasi visual ketiga antara band dengan sang fotografer.
Dengan “Karam”, The Basement Dry tidak hanya menawarkan lagu baru, tetapi juga sisi lain dari evolusi mereka yang patut disimak. Single ini sudah tersedia di seluruh platform streaming digital mulai hari ini.
Diskografi The Basement Dry
- The Fake King (Single, 2021)
- Statement (Mini Album, 2023)
- Miles (Single, 2025)
- Karam (Single, 2025)









![I.\ Artwork: Pulang - PUTICS \ [by Hibatullah Sukma]](https://hellokepsir.com/storage/2026/01/CopyofARTWORKPULANGbyHibatullahSukm-1-1024x1024.jpeg)





![I.\ Artwork Bumi Menangis - Man Sinner [unplugged version]](https://hellokepsir.com/storage/2026/01/ArtworkBumiMenangisManSinner-1024x1024.jpg)



