Artwork Lune - AnggiMarito
Artwork Lune - AnggiMarito

Anggi Marito Rilis Album Debut ‘Lune’—Rangkuman Kisah Cinta dan Ketangguhan

Akhirnya yang ditunggu tiba. Anggi Marito merangkum perjalanan emosionalnya lewat 8 trek dalam album perdana bertajuk 'Lune'.
10.12.2025

Penantian panjang para Angginatic akhirnya terbayar lunas. Anggi Marito, solois dengan vokal powerhouse yang belakangan mendominasi tangga lagu nasional, resmi melepas album perdananya. Diberi tajuk Lune, album ini menjadi pembuktian kematangan musikalitas Anggi di bawah bendera Universal Music Indonesia.

Lune hadir dengan total delapan trek yang dirancang untuk mengaduk emosi. Lima di antaranya adalah hits yang sudah akrab di telinga pendengar, seperti lagu fenomenal “Tak Segampang Itu” ciptaan Mario G. Klau, serta nomor-nomor emosional lainnya yakni “Cara Mencintaimu”, “Aku Bukan Untukmu”, “Kisah Yang Lain”, dan “Selama Ku Bernafas”.

Namun, daya tarik utama album ini justru terletak pada tiga amunisi baru yang disiapkan Anggi. Ada “Cukup Pergi” (karya Trakast), “Denganmu Nyaman” (kolaborasi penulisan SEEK, Clara Riva, dan Anggi sendiri), serta “Langitku Sendiri” yang digarap oleh dua musisi papan atas, Rendy Pandugo dan Ivan Alidiyan.

Pemilihan nama Lune—yang berarti ‘Bulan’—bukan tanpa alasan. Bagi Anggi, nama ini adalah metafora sempurna untuk menggambarkan albumnya: sebuah kecantikan yang tenang namun memukau.

“Lune itu menggambarkan cerita tentang seorang perempuan yang sinarnya enggak pernah padam, meskipun keadaan di sekitarnya meredup,” ungkap Anggi menjelaskan konsep visual dan narasi albumnya.

AnggiMarito - Lune
AnggiMarito – Lune

Ia ingin album ini menjadi manifestasi kekuatan. Anggi menegaskan bahwa situasi seburuk apa pun tidak boleh memadamkan sinar seorang wanita. “Aku ingin menggambarkan situasi bagaimana seorang perempuan, apa pun kondisi yang dihadapi harus tetap menjadi seseorang yang kuat, jangan mau diremehkan, dan dapat menginspirasi orang untuk menjadi lebih baik,” tambahnya.

Secara sonik, Lune masih setia di jalur pop ballad—zona di mana vokal Anggi terdengar paling bersinar. Komposisi aransemennya didominasi nada-nada minor yang sendu, namun dibalut produksi yang manis. Materi-materi di dalamnya terasa kohesif, menjadikannya sebuah paket album cinta yang utuh, bukan sekadar kompilasi lagu acak.

Anggi mengajak pendengarnya untuk “berkelana” menyusuri lorong waktu kisah asmara. “Di album Lune ini kalian tuh seperti diajak berkelana mengikuti kisah cinta dari waktu ke waktu. Isinya lagu-lagu balada yang simpel, tulus, dan bakal terus dikenang,” ujarnya.

Ia juga memperingatkan pendengar untuk bersiap menghadapi rollercoaster emosi. Menurutnya, ketulusan yang dituang dalam lirik dan nada akan membuat perasaan pendengar naik turun.

“Ada banyak rasa di album ini, semuanya memiliki pesan yang kuat. Karena itu tadi, ada ketulusan di semua materinya,” kata Anggi.

Sebagai karya perdana, wajar jika Anggi menaruh harapan besar agar Lune bisa diterima luas. Namun lebih dari angka streaming, ia ingin lagu-lagunya menjadi soundtrack hidup bagi siapa saja yang mendengarkan, mengingat materinya yang sangat dekat (relate) dengan realitas percintaan banyak orang.

“Harapannya pasti ingin album ini pendengarnya banyak, karena ini album perdana aku, dan ada juga materi barunya. Jadi, enjoy, ya!” tutup Anggi.

Album Lune kini sudah tersedia dan bisa dinikmati di seluruh layanan musik digital.

Track List Album Lune

  1. Tak Segampang Itu
  2. Cukup Pergi
  3. Aku Bukan Untukmu
  4. Denganmu Nyaman
  5. Kisah Yang Lain
  6. Cara Mencintaimu
  7. Selama Ku Bernafas (ft Andi Rianto)
  8. Langitku Sendiri



Don't Miss