Di tengah prospek kepergian Mohamed Salah, Anthony Gordon dianggap sebagai kandidat terkuat untuk menggantikannya. Bintang Newcastle ini memiliki kualitas yang dicari Liverpool.
Kisah tentang masa depan Mohamed Salah di Anfield menjadi sensasi media, terutama setelah pernyataan keras bintang Mesir itu baru-baru ini yang ditujukan kepada klub. Meskipun manajemen Liverpool menghabiskan banyak uang musim panas lalu untuk merombak lini serang mereka, pengaruh Salah di Anfield tetap tak tergantikan.
Namun, kombinasi penurunan performa dan hubungan yang tegang di luar lapangan mengisyaratkan kemungkinan perpisahan dini, bahkan mungkin selama jendela transfer Januari mendatang. Dalam menghadapi kebutuhan untuk menemukan pengganti warisan Salah , Liverpool melihat pasar transfer dengan pertimbangan yang cermat.
Meskipun Antoine Semenyo dari Bournemouth dikaitkan erat dengan klausul pelepasan sekitar £65 juta, para ahli sepak bola Inggris percaya bahwa Anthony Gordon adalah pemain yang tepat yang seharusnya menjadi fokus utama Liverpool dalam perekrutannya. Pemain sayap Newcastle United ini bukanlah sosok asing bagi klub tersebut, karena hampir bergabung dengan Liverpool selama jendela transfer musim panas 2024.
Pada saat itu, kesepakatan tampaknya sudah hampir selesai berkat inisiatif pemain dan tekanan finansial (PSR) yang dihadapi Newcastle, tetapi akhirnya gagal di menit-menit terakhir. Sejak itu, Gordon telah berkomitmen kembali ke St James Park dengan kontrak jangka panjang hingga 2030. Langkah ini tidak diragukan lagi akan menjadikannya target yang sangat mahal, mengharuskan Liverpool untuk membayar biaya “asuransi” yang jauh lebih besar daripada yang dibayarkan Semenyo. Namun, mengingat kemampuan profesional dan nilai jangka panjangnya, Gordon masih layak untuk investasi ini.
Meskipun belum mencapai konsistensi absolut di Liga Premier musim ini, Anthony Gordon tetap tahu bagaimana bersinar di panggung besar. Tujuh golnya di semua kompetisi, termasuk lima di Liga Champions, adalah bukti nyata bakatnya. Mirip dengan Semenyo, Gordon memiliki kemampuan serbaguna yang berharga, mampu bermain bagus di kedua sayap maupun di tengah serangan.
Secara khusus, merekrut Gordon akan membantu Liverpool menyelesaikan masalah pemain “didikan sendiri”, faktor penting bagi tim-tim Inggris yang berpartisipasi dalam kompetisi Eropa. Selain itu, faktor emosional memainkan peran kunci dalam kesepakatan ini. Gordon telah menjadi penggemar Liverpool sejak kecil dan dilaporkan sangat ingin bersatu kembali dengan teman dekatnya, Curtis Jones, di Anfield.
Newcastle tentu tidak akan melepaskannya begitu saja, tetapi Liverpool tidak pernah ragu untuk melakukan kesepakatan sulit jika mereka mengidentifikasinya sebagai target strategis. Hubungan baik antara direktur Richard Hughes dan Bournemouth dapat membantu kesepakatan Semenyo berjalan lebih lancar, tetapi jika mereka ingin melakukan langkah berani untuk menegaskan ambisi mereka di era pasca-Salah, Anthony Gordon mungkin adalah jawaban yang paling tepat.
Scr/Mashable


















