Pernah enggak lo bangun tidur, ngeliat atap kamar, terus mikir: “Kayaknya gue salah masuk dimensi, deh. Bisa balik ke realita yang lain enggak?”
Kalau lo sering ngerasain momen disosiasi kayak gitu, selamat. Lo satu frekuensi sama anak-anak Scale A Tone. Unit Psychedelic Rock dari Bandar Lampung yang doyan mainan fuzz ini baru aja melepas video musik untuk trek “Alternate Reality” pada 2 Januari 2026 kemarin.
Ini adalah menu utama kedua dari album penuh mereka, “Mariana Trench”, yang sudah rilis pertengahan 2025. Dan jujur aja, visualnya beneran bikin lo merasa lagi menyelam ke dalam kepala orang yang lagi banyak pikiran.
Trip Visual Tanpa Plot (Dan Itu Bagus)
Digarap oleh kolektif Rekam Lab, video ini enggak mencoba nyeritain drama sinetron yang lurus. Sang sutradara, Anthony Caesar, bareng Triga Irvanda Fajar (di departemen storyboard) dan Ivan Alfian (DoP), lebih memilih jalan yang memutar: Surealisme.
Lo bakal ngeliat sosok protagonis (dimainkan oleh Egit Abdurahman) yang terjebak dalam loop. Adegan-adegan repetitif, perspektif kamera yang distorted dan meleot-leot, semuanya ngebangun vibe ketidaknyamanan yang estetik.
Visual ini lumayan kawin sama musiknya. Groove repetitif khas Stoner Pop dan gitar yang hangat tapi hipnotik itu seolah jadi soundtrack pas buat ngeliatin orang yang lagi kebingungan nyari jalan keluar dari pikirannya sendiri.




Mariana Trench: Metafora Kedalaman
Scale A Tone memang enggak pernah setengah-setengah kalau bikin konsep. Album “Mariana Trench” itu sendiri adalah metafora soal palung terdalam di batin manusia. Nah, video “Alternate Reality” ini adalah visualisasi dari fase ketika lo udah tenggelam terlalu dalam.
Ada rasa keterasingan di sana. Ada harapan tipis bahwa mungkin penderitaan di dunia nyata ini cuma opsional, dan ada realitas alternatif di luar sana yang lebih masuk akal.
Buat lo yang lagi muak sama rutinitas atau merasa dunia nyata makin aneh, video ini adalah pelarian yang valid.
Video ini sudah tayang di kanal YouTube resmi Scale A Tone, tapi disini juga ada (noh-di-bawah). Saran gue: tonton pas malem, pake headphone, dan biarkan visual garapan Rekam Lab ini ngambil alih kesadaran lo sebentar.









![I.\ Artwork: Pulang - PUTICS \ [by Hibatullah Sukma]](https://hellokepsir.com/storage/2026/01/CopyofARTWORKPULANGbyHibatullahSukm-1-1024x1024.jpeg)



![I.\ Artwork Bumi Menangis - Man Sinner [unplugged version]](https://hellokepsir.com/storage/2026/01/ArtworkBumiMenangisManSinner-1024x1024.jpg)





