Manchester United Merayakan, Fans Arsenal Menjelaskan

26.01.2026
Manchester United Merayakan, Fans Arsenal Menjelaskan
Manchester United Merayakan, Fans Arsenal Menjelaskan

Para penggemar Arsenal geram setelah kekalahan 2-3 dari Manchester United di Stadion Emirates, dengan serangkaian keputusan VAR menjadi fokus kontroversi.

Titik balik pertama dari pertandingan besar pekan ke-23 Liga Inggris 2025/2026, Senijn 26 Januari 2026 dini hari WIB, terjadi pada menit ke-50, ketika Patrick Dorgu melepaskan tembakan jarak jauh yang spektakuler, membawa MU unggul. Namun, VAR segera memeriksa kemungkinan adanya handball dalam situasi yang mengarah pada tembakan tersebut.

Berdasarkan tayangan ulang gerakan lambat, bola tampak menyentuh tangan Dorgu setelah menerima umpan dari Bruno Fernandes, sebelum bek berusia 21 tahun itu melewati Martin Zubimendi dan melepaskan tembakan yang mengalahkan kiper Arsenal tersebut.

Namun, wasit VAR tidak meminta wasit Craig Pawson untuk meninjau monitor di luar lapangan. Paul Tierney, pengawas VAR, memutuskan untuk mempertahankan keputusan awal, sehingga gol Manchester United disahkan. Para penggemar Arsenal bereaksi keras di media sosial, dengan alasan bahwa jika itu tim lain, situasi tersebut pasti akan dihukum.

Kontroversi tidak berhenti di situ. Sekitar 20 menit sebelum pertandingan berakhir, Arsenal kembali ditolak penalti ketika tendangan Mikel Merino mengenai tangan Harry Maguire di dalam kotak penalti. Tim wasit menjelaskan bahwa bek Inggris itu menggunakan tangannya untuk menopang diri saat terjatuh, sehingga tidak dianggap sebagai pelanggaran.

Namun, banyak penggemar Arsenal bersikeras bahwa posisi lengan Maguire tidak wajar dan insiden tersebut pantas mendapatkan tendangan bebas.

Meskipun tertinggal, Arsenal berjuang keras dan menyamakan kedudukan melalui gol Merino pada menit ke-84. Namun, harapan tim tuan rumah dengan cepat pupus ketika pemain pengganti Matheus Cunha mencetak gol kemenangan untuk Manchester United hanya beberapa menit kemudian.

Manchester United mempertahankan keunggulan 3-2 hingga peluit akhir. Namun, dampak terbesar pertandingan tersebut berpusat pada keputusan kontroversial wasit dan VAR, yang membuat banyak penggemar Arsenal kecewa dan frustrasi.

Bryan Mbeumo Cetak Sejarah saat Manchester United Mengalahkan Arsenal

Bryan Mbeumo mencetak sejarah di Manchester United dengan menjadi salah satu pemain langka yang mencetak gol melawan Arsenal, Manchester City, dan Liverpool dalam musim Liga Inggris yang sama.

Gol Bryan Mbeumo melawan Arsenal tidak hanya membantu Manchester United menyamakan kedudukan di kandang lawan, tetapi juga menandai tonggak sejarah istimewa dalam sejarah Setan Merah di Premier League.

Striker asal Kamerun itu menjadi pemain Manchester United pertama yang mencetak gol melawan Arsenal, Manchester City, dan Liverpool dalam musim yang sama, menyusul prestasi serupa yang dilakukan Marcus Rashford pada musim 2022/23.

Yang lebih luar biasa lagi, Mbeumo adalah pemain Manchester United pertama yang mencapai prestasi ini di musim debutnya sejak legenda Robin van Persie pada musim 2012/13. Perbandingan ini menyoroti sifat luar biasa dari pencapaian yang baru saja diraih oleh striker kelahiran 1999 ini, terutama mengingat Manchester United saat ini sedang mengalami periode perubahan yang signifikan.

Kemampuan Mbeumo mencetak gol melawan lawan-lawan besar jelas mencerminkan gaya bermainnya. Dia bukan tipe pemain yang hanya bersinar melawan tim yang lebih lemah, tetapi sering muncul di saat yang tepat dalam pertandingan bertekanan tinggi.

Kecepatan, keberanian, dan pergerakan cerdas Mbeumo memungkinkannya untuk memanfaatkan ruang melawan lawan-lawan top Inggris. Bisa juga dikatakan bahwa Mbeumo memiliki kemampuan mencetak gol melawan tim-tim yang termasuk dalam “Enam Besar” liga.

Tentu saja, statistik ini saat ini hanyalah penguat moral bagi Mbeumo dan MU. Tetapi dalam konteks sejarah MU, yang telah menyaksikan musim debut ikonik seperti Van Persie, pencapaian Mbeumo merupakan penegasan kuat akan potensi dan perannya.

Jika ia mempertahankan tingkat konsistensinya saat ini, striker asal Kamerun ini bisa menjadi pemain kunci dalam rencana pembangunan kembali tim merah.

Pada Senin 26 Januari 2026 dini hari WIB, MU mengalahkan Arsenal 3-2 di Stadion Emirates. Hasil ini mengantarkan MU ke posisi 4 besar dengan 38 poin setelah 23 pertandingan.

Scr/Mashable





Don't Miss