Nama Kenny “Xepher” sudah lama dikenal sebagai salah satu figur paling berpengaruh dalam dunia esports Indonesia. Ia bukan sekadar pemain profesional biasa, melainkan atlet Dota 2 yang berhasil menembus panggung tertinggi kompetisi global, The International (TI).
Prestasi tersebut menempatkan Xepher sebagai salah satu representasi terbaik Indonesia di kancah esports dunia, sekaligus membuktikan bahwa talenta lokal mampu bersaing di level internasional.
Perjalanan Xepher di dunia esports dimulai dari Indonesia. Pada tahun 2014, ia mengawali karier profesionalnya bersama tim nxl> di divisi Dota 2. Setahun berselang, ia bergabung dengan Rex Regum Qeon (RRQ), salah satu organisasi esports terbesar di Tanah Air.
Bersama RRQ, Xepher merasakan atmosfer kompetisi Asia Tenggara hingga turnamen internasional. Meski belum langsung mencuri perhatian publik, fase awal ini menjadi fondasi penting yang membentuk mental kompetitifnya sebagai atlet profesional.
Seiring berjalannya waktu, Xepher memutuskan untuk keluar dari zona nyaman dan mencoba peruntungan di scene internasional. Keputusan tersebut terbukti tepat. Ia memperkuat berbagai tim ternama seperti TNC Tigers, Tigers, Geek Fam, hingga T1.
Bersama T1, nama Xepher semakin dikenal luas setelah tampil di The International, ajang paling prestisius dalam dunia Dota 2. Momen ini menjadi tonggak sejarah tersendiri, tidak hanya bagi Xepher secara pribadi, tetapi juga bagi komunitas Dota 2 Indonesia.
Salah satu momen paling ikonik dalam kariernya terjadi saat sesi wawancara di TI bersama SirActionSlacks. Dengan penuh emosi dan kebanggaan, Xepher menyampaikan kalimat sederhana namun bermakna besar, “Mama, aku di TI.”
Ucapan tersebut langsung viral dan menjadi simbol perjuangan atlet esports Indonesia yang berhasil menembus panggung dunia. Hingga kini, momen itu masih sering dikenang oleh penggemar Dota 2 global.
Dalam perjalanan kariernya, Xepher telah mencatatkan berbagai prestasi bergengsi. Ia meraih gelar juara di Dream League Season 10, BTS Pro Series Season 2 SEA, ONE Esports SEA League, serta ESL One Summer.
Selain itu, pencapaiannya finis di peringkat 7–8 The International 2021 menjadi bukti konsistensi dan kualitas permainan Xepher di level tertinggi.
Setelah bertahun-tahun berkarier sebagai pemain profesional, Xepher akhirnya mengambil langkah besar dengan beralih ke dunia kepelatihan. Menariknya, ia tidak melanjutkan karier sebagai pelatih Dota 2, melainkan memilih Mobile Legends: Bang Bang (MLBB).
Keputusan ini ditandai dengan bergabungnya Xepher sebagai pelatih Alter Ego Esports. Transisi ini menunjukkan fleksibilitas dan kematangan kariernya dalam melihat peluang baru di industri esports yang terus berkembang.
Sebagai pelatih, kontribusi Xepher mulai terlihat nyata. Alter Ego berhasil melangkah ke ESL Snapdragon Pro Series MLBB S6 Challenge Season, sebuah pencapaian yang menegaskan bahwa pengalaman Xepher di level internasional mampu diterjemahkan ke dalam strategi dan manajemen tim MLBB.
Latar belakangnya sebagai atlet dunia memberikan nilai tambah dalam membangun mental juara dan disiplin kompetitif bagi para pemain muda.
Terbaru, puncak perjalanan Alter Ego bersama Kenny “Xepher” sebagai pelatih terjadi di ajang M7 Mobile Legends World Championship, turnamen tertinggi MLBB tingkat dunia.
Kejuaraan ini resmi berakhir dengan hasil yang dramatis sekaligus penuh pembelajaran bagi wakil Indonesia. Aurora Gaming PH berhasil keluar sebagai juara dunia setelah menundukkan Alter Ego di partai Grand Final.
Laga penentuan tim Mobile Legends terkuat di dunia tersebut digelar di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pada Minggu, 25 Januari 2026, dan menjadi sorotan besar publik esports nasional.
Dengan format best of seven (Bo7), Alter Ego harus mengakui keunggulan Aurora Gaming PH dengan skor 0-4. Meski hasil akhir belum berpihak pada tim Indonesia, pencapaian Alter Ego menembus grand final M7 tetap menjadi prestasi monumental.
Bagi Xepher, hasil di M7 bukan sekadar soal menang atau kalah. Kehadiran Alter Ego di final kejuaraan dunia menunjukkan bahwa transisi dirinya dari atlet Dota 2 kelas dunia ke pelatih MLBB bukan keputusan yang keliru.
Pengalaman panjang Xepher di panggung internasional terbukti mampu membawa Alter Ego bersaing di level tertinggi, menghadapi tim-tim terbaik dunia dengan mental dan disiplin kompetitif yang kuat.
Kekalahan dari Aurora Gaming PH juga menjadi refleksi penting bagi perkembangan esports Indonesia, khususnya di scene Mobile Legends. Alter Ego membuktikan bahwa tim Indonesia mampu konsisten menembus fase akhir turnamen global.
Sumber foto: Instagram
Scr/Mashable




















