Perhelatan Indonesia Summit 2026 tidak hanya menjadi panggung selebrasi, tetapi juga menjadi saksi bisu atas apresiasi luar biasa yang diberikan kepada para penggerak roda ekonomi digital.
Penghargaan bergengsi yang terbagi dalam delapan belas kategori menjadi bukti nyata dedikasi para pelaku usaha, di mana gelar seperti Seller of the Year, Jawara UMKM Lokal, hingga Rising Star diberikan kepada mereka yang mampu beradaptasi dengan dinamika pasar.
Tak ketinggalan, peran vital para kreator turut diakui melalui kategori Creator of the Year dan Celebrity Creator of the Year, yang berdampingan dengan penghargaan bagi mitra strategis seperti MCN of the Year dan Affiliate Partner of the Year.
Pengakuan ini mencakup spektrum luas, mulai dari brand besar dalam Mega Campaign hingga inisiatif lokal seperti Kreator Terbaik Beli Lokal, yang semuanya bermuara pada satu tujuan yaitu memperkuat ekosistem perdagangan yang inklusif.
Melangkah lebih jauh dari sekadar seremoni, Tokopedia dan TikTok Shop memahami bahwa tantangan besar sudah menanti di depan mata, terutama menjelang momentum puncak belanja nasional.
Sebagai solusi konkret, diluncurkanlah Ramadan Growth Playbook yang dirancang sebagai kompas strategis bagi para penjual dan kreator untuk menavigasi peluang emas di bulan suci. Inovasi ini semakin lengkap dengan program matchmaking yang mempertemukan penjual dengan affiliate content creator yang tepat.
Kolaborasi ini memungkinkan terciptanya strategi pemasaran yang lebih organik, tajam, dan tepat sasaran, sehingga setiap produk lokal memiliki kesempatan yang sama untuk bersinar di tengah riuhnya pasar digital saat momen Ramadan tiba.
Kunci dari pertumbuhan yang berkelanjutan di era modern ini ternyata berakar pada satu fondasi utama, yaitu rasa aman yang tak tergoyahkan. Kampanye #BelanjaAman bagi konsumen dan #JualanNyaman bagi penjual bukan sekadar slogan, melainkan komitmen operasional yang dijalankan dengan standar kepatuhan yang sangat ketat.
Stephanie Susilo selaku Executive Director of Tokopedia and TikTok E-commerce Indonesia menekankan bahwa sepanjang semester pertama tahun 2025, telah dilakukan penyaringan terhadap ratusan ribu akun penjual yang tidak memenuhi standar, diiringi dengan peninjauan jutaan produk sebelum akhirnya layak tayang.
“Angka peninjauan produk yang melonjak drastis hingga lebih dari lima ratus persen menunjukkan betapa seriusnya kami dalam menjaga kualitas layanan serta melindungi hak-hak konsumen dari praktik perdagangan yang tidak adil,” katanya.
Sisi perlindungan ini pun diperluas hingga ke aspek legalitas melalui edukasi masif mengenai Hak Kekayaan Intelektual (KI). Melalui kolaborasi strategis dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), Tokopedia dan TikTok Shop mendorong para pelaku UMKM untuk menjadi pemilik sah atas kekayaan intelektual mereka.
Langkah ini membuka pintu bagi para penjual untuk bergabung dalam ekosistem ‘Mall’ yang menawarkan jaminan produk seratus persen asli dan berbagai kemudahan layanan seperti gratis ongkir.
Hasilnya pun sangat impresif, di mana jumlah penjual di kategori Mall meningkat hingga empat kali lipat, dengan dominasi brand lokal yang mencatatkan pertumbuhan transaksi harian hingga belasan kali lipat dibandingkan hari biasa.
Dukungan pemerintah yang disampaikan melalui Hermansyah Siregar mempertegas bahwa perlindungan kekayaan intelektual adalah pilar utama daya saing bangsa.
Inisiatif yang dimulai dari sosialisasi di Yogyakarta hingga jangkauan terjauh ke Jayapura bersama Dewan Kerajinan Nasional menunjukkan komitmen inklusivitas yang nyata.
Dengan merangkul ratusan pelaku UMKM di berbagai wilayah, Tokopedia dan TikTok Shop tidak hanya membangun sebuah marketplace, melainkan sebuah ekosistem ekonomi digital yang adil, aman, dan berkelanjutan.
Transformasi ini memastikan bahwa setiap inovasi yang lahir dari tangan kreatif anak bangsa mendapatkan perlindungan maksimal, sekaligus memberikan pengalaman berbelanja yang tenang bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Scr/Mashable




















