APK Gratis, Risiko Mahal! PINTU Imbau Pengguna Unduh Aplikasi Hanya dari Google Play

30.01.2026
APK Gratis, Risiko Mahal! PINTU Imbau Pengguna Unduh Aplikasi Hanya dari Google Play
APK Gratis, Risiko Mahal! PINTU Imbau Pengguna Unduh Aplikasi Hanya dari Google Play

Ancaman kejahatan siber di era digital terus mengalami peningkatan, seiring dengan semakin banyaknya aktivitas finansial yang dilakukan melalui perangkat mobile.

Salah satu risiko yang kini menjadi sorotan adalah kebiasaan mengunduh aplikasi Android melalui file APK tidak resmi.

Menyadari potensi bahaya tersebut, PT Pintu Kemana Saja (PINTU), sebagai salah satu platform investasi aset crypto yang terdaftar dan beroperasi secara resmi di Indonesia, kembali mengingatkan pengguna untuk hanya mengunduh aplikasi PINTU melalui Google Play.

Imbauan ini menjadi penting mengingat aplikasi investasi dan keuangan menyimpan data sensitif pengguna, mulai dari identitas pribadi hingga aset digital bernilai tinggi. Kesalahan kecil seperti menginstal aplikasi dari sumber tidak resmi bisa berujung pada kerugian besar.

Risiko Serius dari APK Tidak Resmi

Menurut Head of Product Marketing PINTU, Iskandar Mohammad, praktik mengunduh file APK dari luar Google Play sangat berisiko, terutama bagi pengguna Android yang aktif berinvestasi dan melakukan trading aset crypto.

“Bagi pengguna Android yang ingin berinvestasi dan trading aset crypto, pastikan mengunduh aplikasi resmi PINTU hanya di Google Play. Keamanan akun dan aset pengguna PINTU menjadi prioritas utama kami. Maka dari itu, penting bagi kami untuk mengingatkan tentang bahaya yang mengintai dari pemasangan aplikasi Android (APK) tidak resmi yang banyak beredar di internet”, ungkap Iskandar.

Ancaman ini bukan sekadar teori. Data dari Kaspersky menunjukkan bahwa pada kuartal III tahun 2025, ancaman siber terhadap pengguna Android meningkat hingga 38 persen dibandingkan kuartal sebelumnya.

Salah satu penyebab utama lonjakan ini adalah penggunaan metode sideloading, yaitu pemasangan aplikasi dari sumber pihak ketiga yang tidak diverifikasi oleh Google Play.

APK berbahaya dapat bekerja secara diam-diam di latar belakang, mengumpulkan data login, mencatat aktivitas pengguna, hingga mengirimkan informasi sensitif ke server pelaku kejahatan siber.

Dalam konteks aplikasi keuangan dan crypto, risiko ini menjadi jauh lebih berbahaya karena berpotensi menyebabkan kehilangan aset secara permanen.

Keamanan Pengguna Jadi Prioritas Utama PINTU

PINTU menegaskan bahwa keamanan akun dan aset pengguna merupakan prioritas utama perusahaan. Oleh karena itu, PINTU hanya menyediakan aplikasi resminya melalui Google Play agar pengguna mendapatkan perlindungan maksimal dari sistem keamanan Android.

Google Play memiliki mekanisme verifikasi dan pemindaian keamanan yang dirancang untuk meminimalisir penyebaran aplikasi berbahaya.

Aplikasi yang tersedia di platform resmi ini telah melewati proses pemeriksaan, sehingga risiko malware dapat ditekan secara signifikan dibandingkan dengan APK dari sumber tidak jelas.

Dengan mengunduh aplikasi PINTU langsung dari Google Play, pengguna juga memastikan bahwa mereka menggunakan versi aplikasi yang paling mutakhir, lengkap dengan pembaruan sistem keamanan terbaru.

Langkah Aman Menggunakan Aplikasi PINTU

Setelah mengunduh aplikasi PINTU dari Google Play, pengguna dapat langsung memulai perjalanan investasi crypto dengan menyelesaikan proses Know Your Customer (KYC) sesuai dengan regulasi yang berlaku di Indonesia.

Proses ini penting untuk memastikan keamanan akun serta kepatuhan terhadap aturan yang ditetapkan oleh regulator.

Selain itu, PINTU juga mendorong pengguna Android untuk memanfaatkan fitur keamanan bawaan perangkat, seperti Play Protect. Fitur ini berfungsi untuk memindai aplikasi yang terpasang dan mendeteksi potensi ancaman secara otomatis.

Pengguna juga disarankan untuk selalu memperbarui aplikasi PINTU ke versi terbaru, mengganti kata sandi secara berkala, serta mengaktifkan fitur two-factor authentication (2FA).

“Langkah pencegahan lainnya yang bisa dilakukan adalah pengguna Android dapat mengaktifkan fitur bawaan Play Protect untuk memindai dan mendeteksi aplikasi berbahaya. Selain itu, selalu perbarui aplikasi PINTU ke versi terbaru untuk meningkatkan perlindungan, dan pastikan mengubah password secara berkala serta mengaktifkan two-factor authentication (2FA) untuk meningkatkan keamanan berlapis,” tutup Iskandar.

Scr/Mashable




Don't Miss