Dunia battle royale baru saja dikejutkan dengan pengumuman krusial dari Respawn Entertainment terkait masa depan Apex Legends di konsol portabel. Memasuki pertengahan tahun 2026, sang pengembang secara resmi menyatakan akan segera mengakhiri dukungan untuk konsol Nintendo Switch generasi pertama.
Dikutip dari Engadget, Selasa (3/2/2026), keputusan ini diambil bertepatan dengan persiapan peluncuran Season 30 yang ambisius, di mana keterbatasan hardware pada model lama dianggap sudah tidak lagi mampu menampung evolusi grafis dan fitur-fitur mutakhir yang akan dihadirkan oleh tim pengembang dalam musim-musim mendatang.
Melalui pengumuman resmi di platform X, tim Respawn menegaskan bahwa Season 29 akan menjadi titik final atau pembaruan terakhir yang bisa dinikmati oleh para pengguna Nintendo Switch generasi pertama.
Setelah gerbang Season 30 terbuka pada musim panas ini, Apex Legends akan bertransformasi sepenuhnya untuk fokus pada performa yang lebih gahar di Nintendo Switch 2 serta platform modern lainnya.
Perubahan besar ini dijadwalkan efektif mulai tanggal 4 Agustus 2026, yang berarti para pemain masih memiliki waktu beberapa bulan untuk menikmati momen-momen terakhir bertempur di Apex Games menggunakan konsol lama mereka sebelum era baru dimulai.
Kekhawatiran mengenai hilangnya progres permainan pun langsung dijawab dengan lugas oleh Respawn guna menenangkan hati para penggemar setia. Seluruh data permainan, mulai dari level akun, riwayat pembelian, hingga koleksi item kosmetik dan Apex Coins, dipastikan tetap aman karena semuanya terikat erat pada akun EA masing-masing pemain.
Hal ini memungkinkan transisi yang sangat mulus, di mana semua pencapaian yang telah diraih selama bertahun-tahun akan otomatis berpindah ke konsol Nintendo Switch 2, bahkan jika pemain baru memutuskan untuk melakukan upgrade setelah batas waktu Agustus 2026 terlewati.
Kehadiran Nintendo Switch 2 memang menjanjikan lompatan performa yang signifikan, mulai dari frame rate yang lebih stabil hingga detail visual yang jauh lebih memanjakan mata dibandingkan pendahulunya.
Meski demikian, kabar ini tetap menjadi tantangan tersendiri bagi komunitas pemain yang belum memiliki rencana untuk memperbarui perangkat mereka dalam waktu dekat.
Perjalanan Apex Legends di platform Nintendo sendiri merupakan cerita panjang yang dimulai sejak tahun 2021, dan kini setelah lima tahun menemani para pemain on-the-go, tongkat estafet harus segera diserahkan kepada generasi perangkat yang lebih bertenaga demi menjaga kualitas kompetisi yang adil dan memuaskan.
Menoleh ke belakang, perjalanan epik Apex Legends di jagat Nintendo Switch bukanlah sekadar dongeng singkat, melainkan sebuah narasi panjang yang penuh tantangan sejak pertama kali mengudara pada tahun 2021 silam.
Selama hampir lima tahun terakhir, konsol hybrid ini telah setia menjadi “rumah” bagi para Legends yang ingin merasakan sensasi pertempuran Battle Royale secara fleksibel di mana saja dan kapan saja.
Kehadiran Apex di platform ini dulunya dianggap sebagai keajaiban teknis, mengingat betapa beratnya intensitas grafis dan kecepatan gameplay yang harus dijejalkan ke dalam mesin yang portabel.
Scr/Mashable



















