Kapten Jepang Menangis usai Dikalahkan Timnas Indonesia di Semifinal Piala Asia Futsal 2026

06.02.2026
Kapten Jepang Menangis usai Dikalahkan Timnas Indonesia di Semifinal Piala Asia Futsal 2026
Kapten Jepang Menangis usai Dikalahkan Timnas Indonesia di Semifinal Piala Asia Futsal 2026

Kapten tim futsal Jepang, Kazuya Shimizu, menangis setelah kekalahan 3-5 dari Timnas Indonesia di semifinal Piala Asia Futsal 2026, Kamis 5 Februari 2026.

Futsal Indonesia melanjutkan performa mengejutkannya di turnamen ini dengan mengalahkan salah satu negara futsal terkemuka di benua Asia.

Bermain di kandang sendiri dengan dukungan antusias dari para penggemar, Indonesia memulai pertandingan dengan percaya diri dan memanfaatkan peluang untuk mengamankan kemenangan telak. Sementara itu, Jepang, meskipun telah berusaha sebaik mungkin, tidak mampu membalikkan keadaan melawan gaya permainan lawan yang cepat dan efektif.

Setelah pertandingan, kapten Shimizu mengaku merasa sedih dan kecewa karena timnya tersingkir di semifinal. Dalam wawancara pasca pertandingan, Shimizu menangis saat berbagi perasaannya tentang kekalahan melawan Indonesia di futsal.

“Saya sangat sedih dengan hasil ini, tetapi saya juga ingin mengucapkan selamat kepada Indonesia,” kata Shimizu.

Bintang futsal Jepang itu juga memuji atmosfer penuh semangat di Indonesia Arena, yang dipenuhi penonton sepanjang turnamen. Shimizu percaya bahwa atmosfer istimewa ini berkontribusi pada pertandingan semifinal yang sarat emosi.

Kapten tim futsal Jepang juga memuji kemajuan Indonesia dalam beberapa waktu terakhir: “Kami tahu sejak awal bahwa ini tidak akan menjadi pertandingan yang mudah. ​​Lawan selalu menjadi ancaman. Futsal Asia sedang berubah. Kita harus belajar dari ini untuk turnamen selanjutnya.”

Kemenangan bersejarah melawan Jepang membantu tim futsal Indonesia mencapai final Kejuaraan Futsal Asia untuk pertama kalinya, menandai tonggak sejarah yang tak terlupakan dalam sejarah futsal negara ini. Lawan mereka adalah Iran, juara 13 kali turnamen tersebut.

Penggemar Futsal Indonesia Tengah Menjadi Sorotan di Seluruh Asia Tenggara

Kemenangan Indonesia 5-3 atas Jepang di semifinal Piala Asia Futsal 2026 membuat para penggemar tercengang.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Indonesia mencapai final Kejuaraan Futsal Asia setelah kemenangan impresif atas Jepang. Segera setelah pertandingan berakhir, media sosial di kawasan ini dibanjiri ucapan selamat untuk tim futsal Indonesia. Banyak penggemar dari Vietnam, Thailand, Malaysia, dan Filipina mengungkapkan kekaguman mereka atas penampilan percaya diri para wakil Indonesia.

Salah satu akun menulis: “Selamat kepada sepak bola Indonesia, mereka telah menuai hasil setelah investasi yang efektif.” Penggemar lain berkomentar: “Futsal Indonesia membawa kejayaan bagi Asia Tenggara.” Penggemar lainnya lagi menyatakan: “Di Asia Tenggara, Indonesia telah menggulingkan Thailand untuk menjadi nomor satu.”

Sebelum pertandingan, tim futsal Jepang dianggap sebagai favorit karena pengalaman, keterampilan, dan performa konsisten mereka di turnamen futsal Asia. Namun, Indonesia menunjukkan semangat juang yang gigih dan gaya permainan menyerang yang efektif.

Sepanjang pertandingan semifinal, Indonesia bermain dengan percaya diri dan terus menekan pertahanan Jepang. Kemampuan mereka memanfaatkan peluang membantu mereka mencetak 5 gol, jumlah yang sangat mengesankan mengingat mereka menghadapi raksasa futsal di benua ini. Kemenangan ini menunjukkan kemajuan nyata futsal Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

Banyak pakar futsal regional percaya bahwa hasil tersebut mencerminkan investasi serius Indonesia dalam futsal, mulai dari sistem pelatihan pemain muda hingga kejuaraan nasional. Keberhasilan di Kejuaraan Asia ini dipandang sebagai titik balik penting, membuka harapan bagi futsal Asia Tenggara untuk mempersempit kesenjangan dengan negara-negara futsal terkemuka di benua ini seperti Jepang, Iran, dan Uzbekistan.

Dengan kemenangan ini, tim futsal Indonesia akan menghadapi Iran di final pada 7 Februari. Di semifinal lainnya, Iran bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Irak 4-2. Saat ini, Iran adalah tim paling sukses di turnamen ini, dengan 13 gelar dari 16 penampilan di final.

Scr/Mashable





Don't Miss