Pasar smartphone di Indonesia kini telah menjelma menjadi medan tempur digital yang luar biasa padat, dengan volume penjualan yang menembus angka 40 juta unit setiap tahunnya.
Bagi masyarakat, kondisi ini sering kali memicu fenomena choice overload, di mana banyaknya pilihan perangkat justru membuat proses pengambilan keputusan menjadi membingungkan.
Di sisi lain, fenomena ini menjadi tantangan besar bagi para produsen untuk tidak hanya sekadar meluncurkan produk dengan spesifikasi gahar, tetapi juga bagaimana membangun relevansi yang kuat di mata konsumen agar tetap menjadi pilihan utama di tengah kompetisi yang semakin sengit.
Menghadapi situasi tersebut, Infinix sebagai challenger brand yang agresif memilih jalur yang cerdas dan inovatif dengan mengadopsi strategi mobile-first. Alih-alih hanya mengandalkan kanal konvensional, Infinix memperkuat kehadirannya melalui ekosistem aplikasi yang sudah menjadi bagian dari gaya hidup harian masyarakat.
Melalui kolaborasi strategis dengan GrabAds, Infinix berhasil mengaktifkan kampanye pemasaran terintegrasi yang menyusup secara halus namun efektif ke dalam rutinitas pengguna Grab, mulai dari momen perjalanan, memesan makanan, hingga belanja kebutuhan pokok.
Strategi ini terbukti sangat ampuh, terbukti dari peluncuran produk terbarunya yang sukses mencatat angka penjualan fantastis sebanyak 4.000 unit hanya dalam waktu 60 detik pertama.
Keberhasilan luar biasa ini tidak lepas dari eksekusi kreatif yang memanfaatkan berbagai format iklan dengan dampak tinggi (high-impact) di dalam aplikasi Grab.
Begitu pengguna membuka aplikasi, mereka langsung disambut oleh first-view ads yang memikat, diikuti oleh full-page video ads imersif yang muncul saat pengguna sedang dalam perjalanan (in-transit).
Pendekatan ini memastikan bahwa pesan kreatif Infinix tersampaikan secara utuh, membangun awareness yang kuat, sekaligus menyisipkan call-to-action (CTA) yang mengarahkan konsumen langsung menuju jalur pembelian di ekosistem Grab maupun platform e-commerce mitra.
Salah satu elemen paling ikonik dan kekinian dari strategi ini adalah penggunaan Branded Vehicle Icon. Inovasi ini mengubah ikon kendaraan standar di peta GrabMaps menjadi visual logo atau produk terbaru Infinix.
Saat pengguna sedang aktif memantau posisi pesanan atau perjalanan mereka, visual Infinix hadir secara natural di titik pusat perhatian utama. Eksposur yang bersifat repetitif namun tidak mengganggu ini membantu menjaga posisi Infinix sebagai top-of-mind di tengah rutinitas digital pengguna yang super padat.
Untuk mengunci keputusan pembelian, Infinix juga mengaktifkan targeted video ads yang secara spesifik menonjolkan performa perangkat bagi komunitas gamer dan content creator.
Kampanye ini disempurnakan dengan visual banner yang menawarkan promo eksklusif, menciptakan sebuah alur pengalaman pengguna yang mulus tanpa hambatan.
Sergio Ticoalu, Head of Marketing Infinix Indonesia, menekankan bahwa di era sekarang, diferensiasi spesifikasi saja tidak cukup. Kuncinya adalah hadir di momen yang relevan dan sedekat mungkin dengan aktivitas harian konsumen, sehingga memicu keputusan pembelian yang lebih cepat dan terukur.
Keberhasilan kolaborasi ini juga diakui oleh Roy Nugroho, Director of Commercial Grab Indonesia, yang melihat pergeseran peran GrabAds dari sekadar media menjadi ekosistem yang mampu mendorong hasil bisnis nyata secara integratif.
Prestasi ini pun semakin lengkap dengan raihan trofi Gold di kategori Excellence in Mobile Marketing pada ajang Marketing Excellence Awards (MEA) 2025.
Penghargaan ini menjadi bukti otentik bahwa pemanfaatan Retail Media Network secara strategis dapat menjadi kunci bagi brand untuk tetap kompetitif, sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan di tengah pasar yang terus berevolusi.
Scr/Mashable




















