Berawal dari kemewahan kota Paris hingga aspal panas Kota Kembang, koleksi kendaraan Layvin Kurzawa kini menjadi sorotan hangat. Bek sayap yang baru saja memperkuat Persib Bandung di putaran kedua Liga 1 2025/2026 ini membawa kontras gaya hidup yang luar biasa bagi publik sepak bola Indonesia.
Dari Supercar Paris ke Aspal GBLA
Di Eropa, Kurzawa dikenal sebagai kolektor mobil mewah dengan selera tinggi. Salah satu koleksi yang paling ikonik adalah Ferrari F8 Tributo. Mobil bertenaga buas ini sempat viral karena menjadi saksi bisu kedisiplinan ketat di PSG.
Dalam video yang diunggah akun X @psgcommunity_, Kurzawa pernah dilarang masuk ke tempat latihan oleh Mauricio Pochettino hanya karena terlambat 15 menit, padahal ia sudah memacu “Kuda Jingkrak”-nya tersebut.
Tak hanya Ferrari, garasi Kurzawa di Prancis kabarnya dihiasi oleh deretan mobil performa tinggi lainnya, antara lain:
- Lamborghini Huracan: Supercar V10 yang sering ia gunakan untuk berkeliling Monaco.
- Mercedes GLA 45 S AMG: SUV kompak dengan performa sport yang ditaksir bernilai miliaran rupiah.
- Audi RSQ8: Salah satu SUV tercepat di dunia yang menggabungkan kenyamanan dan kecepatan.
Fenomena “Melokal” di Bandung
Namun, pemandangan kontras tersaji sejak sang pemain menginjakkan kaki di Bandung. Alih-alih memamerkan supercar di jalanan Pasteur, Kurzawa justru mencuri perhatian Bobotoh dengan aksi “melokal”-nya. Mantan pemain timnas Prancis ini tertangkap kamera berangkat latihan menuju Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) dengan dibonceng motor matic (ojek).
Reaksi netizen Indonesia pun beragam dan menggelitik. Banyak yang berkomentar bahwa di Paris ia menunggangi Ferrari, namun di Bandung ia cukup naik “Mio” atau “Beat”. Tak hanya itu, Kurzawa juga sempat terlihat tiba di lokasi latihan menggunakan mobil Suzuki Carry ST 100 keluaran tahun 1987 bersama rekan setimnya, sebuah pemandangan yang sangat jauh dari kesan glamor pemain kelas dunia.
Kesan Humble di Mata Fans
Meski memiliki koleksi mobil mewah senilai puluhan miliar, Kurzawa tampak sangat menikmati proses adaptasinya di Indonesia. Ia bahkan mengunggah ulang momen dirinya dibonceng motor ke Instagram Stories-nya, menunjukkan sisi rendah hati yang membuat para pendukung Maung Bandung semakin jatuh hati.
Transformasi gaya berkendara ini membuktikan bahwa bagi Kurzawa, kemewahan di garasi tidak lebih penting daripada kenyamanan dan kehangatan sambutan para fans di klub barunya.
Siap Debut
Layvin Kurzawa berpeluang menjalani debut resminya bersama Persin Bandung pada pertandingan leg pertama babak 16 Besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/26 melawan Ratchaburi di Na Muang, Thailand, Rabu 11 Februari 2026.
Sebelumnya, mantan pemain Paris Saint-Germain (PSG) ini sempat masuk dalam daftar susunan pemain melawan Malut United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat, 6 Februari 2026, tetapi belum mendapatkan kesempatan bermain.
Setelah menjalani latihan bersama kurang dari sepekan, Kurzawa termasuk dalam daftar rombongan Maung Bandung ke Thailand bersama dua pemain baru lainnya Dion Markx dan Sergio Castel. Ia menegaskan, Persib datang ke Negeri Gajah Putih dengan target mencuri kemenangan.
Karena itu, ia menyatakan kesiapannya untuk bekerja keras dan menampilkan performa terbaiknya dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Ratchaburi ini.
“(Target) kami memenangkan pertandingan ini, tampil dengan mentalitas yang bagus dan tidak kebobolan. Dan kami bisa mencetak gol sesuai dengan apa yang kita inginkan,” kata Kurzawa, seperti dikutip dari laman Persib.
Meskipun tidak mengetahui secara pasti kekuatan Ratchaburi, Kurzawa percaya, lawan yang akan dihadapi merupakan tim kuat. hal itu ditunjukkan dengan keberhasilan mereka lolos ke babak 16 besar AFC Champions League Two.
“Kita akan lihat. Kami akan berusaha untuk memberikan yang terbaik di pertandingan ini,” ucapnya.
Scr/Mashable
















