Samsung kembali memanaskan persaingan dunia teknologi dengan merilis versi beta keempat dari antarmuka terbaru mereka, One UI 8.5.
Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa Samsung sedang melakukan finishing besar-besaran sebelum antarmuka berbasis Android terbaru ini melakukan debut resminya bersama jajaran flagship paling dinanti, seri Galaxy S26.
Mengutip GSM Arena, Rabu (11/2/2026), jika melihat pola peluncuran tahunan mereka, besar kemungkinan perangkat super canggih tersebut akan diperkenalkan secara resmi kepada publik pada 25 Februari mendatang, menjadikan One UI 8.5 sebagai sistem operasi bawaan yang siap memberikan pengalaman pengguna yang lebih mulus dan cerdas.
Perjalanan rilis versi beta keempat ini sebenarnya tidak berjalan sepenuhnya mulus sesuai jadwal awal. Sebelumnya, banyak pihak memprediksi bahwa pembaruan ini akan mendarat di tangan pengguna pada pertengahan Januari, namun kenyataannya Samsung memilih untuk mengambil waktu ekstra selama beberapa minggu guna memastikan stabilitas sistem.
Penundaan ini tampaknya membuahkan hasil, karena kini versi stabil dari beta tersebut sudah mulai digelontorkan untuk pengguna setia Galaxy S25, S25+, hingga S25 Ultra, dimulai dari wilayah asal mereka di Korea Selatan sebelum nantinya menyebar secara global.
Hadir dengan ukuran file yang cukup masif yakni sekitar 1,5 GB, pembaruan firmware yang memiliki kode akhiran ZZAL ini membawa segudang perbaikan pada aspek-aspek krusial.
Salah satu fokus utamanya adalah membenahi masalah komunikasi yang sempat dikeluhkan pengguna, seperti fitur panggilan yang sering berpindah ke speakerphone secara otomatis tanpa perintah.
Selain itu, Samsung juga membereskan bug menyebalkan pada aplikasi telepon yang sering mengalami kegagalan saat pengguna mencoba mengecek riwayat panggilan, serta memperbaiki kendala audio satu arah yang kerap terjadi saat ponsel terhubung dengan headset Bluetooth.
Tidak hanya urusan konektivitas dan komunikasi, sisi kenyamanan antarmuka atau User Interface juga mendapatkan perhatian serius. Samsung telah memperbaiki kesalahan teknis di mana mengetuk ikon log panggilan justru menempelkan nomor ke keypad secara tidak sengaja.
Lebih dari itu, integrasi teknologi kecerdasan buatan (AI) yang menjadi jualan utama Samsung juga semakin dipoles.
Kini, masalah pada fitur AI Select yang sering menggantung setelah pengguna menyalin teks telah diatasi, sehingga menu tersebut akan menutup secara otomatis setelah perintah selesai dilakukan, membuat navigasi terasa lebih ringkas dan intuitif.
Bagi yang sudah tidak sabar untuk mencicipi kecanggihan ini, pastikan perangkat Galaxy sudah terdaftar dalam program beta One UI 8.5. Jika pengguna berada di wilayah yang mendukung program tersebut, bisa segera melakukan pengecekan secara mandiri. Caranya sangat mudah, cukup masuk ke menu Pengaturan, pilih opsi Pembaruan Perangkat Lunak, lalu ketuk Unduh dan Instal.
Dengan hadirnya pembaruan ini, Samsung seolah ingin memastikan bahwa transisi menuju era Galaxy S26 nantinya akan berjalan tanpa hambatan dengan ekosistem perangkat lunak yang sudah benar-benar matang.
Scr/Mashable



















