Omada by TP-Link Jadi Andalan Jaringan APRICOT 2026 Summit di Jakarta

14.02.2026
Omada by TP-Link Jadi Andalan Jaringan APRICOT 2026 Summit di Jakarta
Omada by TP-Link Jadi Andalan Jaringan APRICOT 2026 Summit di Jakarta

TP-Link Indonesia memperkuat posisinya di industri jaringan dengan menjadi Network Sponsor dalam ajang Asia Pacific Regional Internet Conference on Operational Technologies (APRICOT) 2026 Summit yang berlangsung pada 4–12 Februari 2026 di Hotel Sheraton Gandaria City, Jakarta.

Melalui solusi enterprise Omada, perusahaan menyediakan infrastruktur konektivitas utama untuk mendukung ratusan peserta internasional yang hadir sepanjang konferensi.

APRICOT 2026 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) merupakan forum penting di kawasan Asia Pasifik. Kegiatan ini mempertemukan operator jaringan, pelaku industri internet, regulator, akademisi, hingga komunitas teknis.

Sekitar 900 peserta dari berbagai negara hadir selama sembilan hari penyelenggaraan, sehingga kebutuhan jaringan berkapasitas tinggi menjadi faktor krusial demi kelancaran acara.

Untuk menjawab tantangan tersebut, TP-Link menghadirkan infrastruktur jaringan berbasis solusi Omada yang dirancang bagi lingkungan high-density seperti konferensi internasional.

Implementasi jaringan selama APRICOT 2026 didukung oleh 22 unit access point berperforma tinggi, terdiri dari 21 unit Omada WiFi 7 Access Point seri EAP772 dan EAP772-Outdoor serta satu unit Omada EAP668-Outdoor HD.

Seluruh perangkat terhubung dengan router, switch, dan controller Omada dalam satu ekosistem Software-Defined Networking (SDN). Sistem ini memungkinkan pengelolaan jaringan terpusat, pemantauan real-time, serta menjaga stabilitas koneksi di seluruh area acara.

Dengan kombinasi teknologi WiFi 7 dan WiFi 6 High Density, jaringan mampu melayani ratusan perangkat secara bersamaan tanpa mengganggu kualitas koneksi selama sesi konferensi, workshop teknis, maupun pelatihan operasional internet yang berjalan paralel di berbagai ruangan.

Kepala Bidang IDNIC APJII, Syarif Lumintarjo, mengatakan pemilihan TP-Link tidak lepas dari kemampuan teknologi serta kemudahan pengelolaannya. “Kami memilih TP-Link karena kombinasi antara keandalan, efisiensi, dan kemudahan pengelolaan.

Dari sisi performa, TP-Link mampu memenuhi kebutuhan jaringan modern baik untuk skala kecil maupun skala enterprise dengan fitur yang cukup lengkap,” ujarnya.

Menurutnya, konferensi berskala internasional seperti APRICOT membutuhkan jaringan stabil sepanjang waktu karena sebagian besar aktivitas peserta bergantung pada koneksi internet, mulai dari presentasi materi, demonstrasi teknis, hingga komunikasi lintas negara secara daring.

Partisipasi ini sekaligus menjadi implementasi nyata teknologi terbaru TP-Link melalui lini Omada, khususnya WiFi 7. Teknologi tersebut menawarkan throughput lebih tinggi, latensi lebih rendah, dan kapasitas koneksi lebih besar, yang dinilai penting untuk kegiatan dengan mobilitas data tinggi.

ISP Manager TP-Link Indonesia, Dani, mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada perusahaannya. “Suatu kehormatan bagi kami untuk mendukung event berskala internasional.

Melalui produk enterprise kami, Omada, TP-Link berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi jaringan yang inovatif guna mendukung perkembangan industri ISP di Indonesia,” katanya.

Selama penyelenggaraan, jaringan yang dibangun mampu mendukung aktivitas digital ratusan delegasi, termasuk kolaborasi teknis, pertukaran pengetahuan, dan pelatihan operasional internet. Infrastruktur yang stabil dinilai membantu kelancaran kegiatan tanpa gangguan konektivitas yang berarti.

Keterlibatan TP-Link dalam APRICOT 2026 juga menunjukkan upaya perusahaan memperluas peran dalam pengembangan ekosistem internet di kawasan Asia Pasifik.

Dengan menghadirkan jaringan yang scalable dan siap menghadapi kebutuhan masa depan, perusahaan menargetkan solusi Omada dapat dimanfaatkan tidak hanya pada konferensi, tetapi juga di sektor pendidikan, perkantoran, hingga penyedia layanan internet.

Omada sendiri merupakan lini solusi jaringan bisnis milik TP-Link yang mengintegrasikan perangkat Wi-Fi, switch, dan security gateway dalam satu platform manajemen terpadu. Sistem tersebut dirancang agar perusahaan maupun organisasi dapat mengelola jaringan secara efisien melalui satu kontrol pusat.

Melalui implementasi di APRICOT 2026, TP-Link ingin menunjukkan bahwa infrastruktur jaringan modern kini tidak hanya soal kecepatan, tetapi juga stabilitas, kemudahan manajemen, dan kemampuan menangani koneksi simultan dalam jumlah besar.

Hal itu dinilai semakin penting seiring meningkatnya aktivitas digital dan kebutuhan kolaborasi lintas negara di era transformasi teknologi.

Scr/Mashable




Don't Miss