CEO Take-Two Tegaskan GTA 6 Tanpa AI Generatif, Semua Dibuat Manual oleh Rockstar

15.02.2026
CEO Take-Two Tegaskan GTA 6 Tanpa AI Generatif, Semua Dibuat Manual oleh Rockstar
CEO Take-Two Tegaskan GTA 6 Tanpa AI Generatif, Semua Dibuat Manual oleh Rockstar

Setelah bertahun-tahun dinanti, proses pengembangan Grand Theft Auto VI atau GTA 6 akhirnya mendapat penjelasan resmi.

CEO Take-Two Interactive, Strauss Zelnick, memastikan bahwa Rockstar Games tidak menggunakan AI generatif dalam proses pembuatan game tersebut.

Pernyataan ini sekaligus menjawab spekulasi publik terkait lamanya waktu produksi GTA 6 yang sudah dimulai sejak 2014 dan dijadwalkan rilis pada November 2026.

GTA 6 Dibuat 100% Handcrafted, Tanpa Bantuan AI Generatif

Dalam wawancara dengan GameIndustry, Zelnick menegaskan bahwa kecerdasan buatan generatif sama sekali tidak dilibatkan dalam pembangunan dunia GTA 6.

Menurutnya, seluruh aspek kreatif dalam game dikerjakan secara manual oleh tim Rockstar Games. Pendekatan ini disebut sebagai filosofi desain yang telah lama dipegang studio tersebut.

“Khususnya terkait GTA 6, AI generatif sama sekali tidak berperan dalam apa yang sedang dibangun Rockstar Games”, ungkapnya.

Dunia dalam GTA 6, mulai dari bangunan, jalan, hingga detail lingkungan, dibuat dengan metode handcrafted. Artinya, setiap elemen dirancang dari nol tanpa mengandalkan sistem otomatis berbasis AI atau prosedural.

Tanpa Sistem Prosedural, Semua Dirancang dari Awal

Zelnick juga menjelaskan bahwa Rockstar tidak menggunakan sistem prosedural dalam menciptakan dunia game-nya.

Berbeda dengan beberapa game modern yang memanfaatkan algoritma untuk menghasilkan lingkungan secara otomatis, GTA 6 tetap mengedepankan sentuhan manusia.

Pendekatan ini menjadi salah satu alasan mengapa pengembangan GTA 6 memakan waktu lama. Namun di sisi lain, metode tersebut diyakini menjadi kunci kesuksesan Rockstar dalam menghadirkan game open-world yang imersif dan detail.

Reputasi seri GTA sebelumnya memang dikenal dengan kualitas dunia terbuka yang hidup, realistis, dan penuh interaksi.

AI Tetap Digunakan Take-Two, Tapi Bukan untuk GTA 6

Meski menolak penggunaan AI generatif dalam GTA 6, Zelnick menegaskan bahwa Take-Two tetap aktif memanfaatkan teknologi AI di lini bisnis lainnya.

Ia menyebutkan bahwa teknologi pembelajaran mesin dan sistem AI telah membantu meningkatkan efisiensi biaya serta waktu dalam sejumlah alur kerja internal perusahaan.

“Saat ini kami memiliki ratusan proyek percontohan dan implementasi di seluruh perusahaan dan studio kami”, ucapnya.

Namun, Zelnick secara terbuka mengaku masih meragukan kemampuan AI dalam menciptakan properti hiburan berskala besar. Menurutnya, kreativitas manusia tetap menjadi fondasi utama dalam industri game.

Pernyataan ini muncul di saat industri game global sedang agresif mengadopsi AI generatif. Beberapa penerbit besar mulai memanfaatkan AI untuk pengolahan suara karakter, pembuatan dialog dinamis, desain lingkungan otomatis dan sistem gameplay adaptif.

Namun, Rockstar memilih jalur berbeda untuk GTA 6. Studio tersebut mempertahankan pendekatan tradisional demi menjaga kualitas dan konsistensi pengalaman bermain.

Produksi GTA 6 yang dimulai sejak 2014 menunjukkan bahwa Rockstar benar-benar menggarap proyek ini dalam jangka panjang. Dengan dunia game yang sepenuhnya handcrafted, proses desain tentu membutuhkan waktu, tenaga, dan sumber daya yang besar.

Selain itu, ekspektasi publik terhadap GTA 6 sangat tinggi, mengingat kesuksesan seri sebelumnya yang terjual ratusan juta kopi di seluruh dunia.

Dengan rencana rilis pada November 2026, GTA 6 tetap menjadi salah satu game paling dinanti dalam sejarah industri hiburan digital.

Scr/Mashable




Don't Miss