Dominasi Vietnam di Manila! Evolution Team Juara CrossFire: Legends Championship (CFLC) 2026

18.02.2026
Dominasi Vietnam di Manila! Evolution Team Juara CrossFire: Legends Championship (CFLC) 2026
Dominasi Vietnam di Manila! Evolution Team Juara CrossFire: Legends Championship (CFLC) 2026

Panggung esports mobile Asia Tenggara baru saja mencatatkan sejarah baru lewat berakhirnya turnamen internasional perdana, CrossFire: Legends Championship (CFLC).

Berpuncak di Manila, Filipina, pada 8 Februari 2026, kompetisi ini resmi menobatkan perwakilan Vietnam, Evolution Team (EVO), sebagai jawara pertama setelah menumbangkan tim tuan rumah, KDM, dalam laga final yang dramatis.

Keberhasilan ini bukan sekadar soal trofi, melainkan simbol dominasi baru di skena First-Person Shooter (FPS) mobile yang kini tengah naik daun di kawasan regional.

Turnamen prestisius ini memperebutkan total hadiah fantastis senilai USD 70.000 atau setara dengan Rp1,1 miliar. Dengan partisipasi tim-tim elit dari lima negara, persaingan di arena Manila terasa sangat intens sejak hari pertama.

Kehadiran nama-nama besar seperti EVOS, ONIC, dan FullSense semakin mempertegas status CFLC sebagai turnamen kelas berat yang mampu menyedot perhatian jutaan pasang mata, sekaligus memperkuat struktur kompetitif lintas negara di Asia Tenggara.

Indonesia sendiri menunjukkan taji yang signifikan dalam perhelatan ini. Keterlibatan talenta lokal sejak fase kualifikasi hingga tahap puncak membuktikan bahwa ekosistem esports dalam negeri telah siap bersaing di level tertinggi.

Pertumbuhan komunitas CrossFire: Legends di Indonesia yang kian masif menjadi sinyal positif bagi perkembangan industri gim nasional. Partisipasi ini tidak hanya soal mengejar kemenangan, tetapi juga momentum penting untuk mematangkan mentalitas bertanding para pemain muda di panggung internasional.

Animo publik terhadap babak semifinal dan Grand Final pada 7–8 Februari lalu mencapai puncaknya dengan ribuan penonton yang memadati lokasi secara langsung.

Tak hanya di arena fisik, antusiasme digital pun meledak melalui live streaming di platform TikTok, Facebook, dan YouTube yang mencatatkan lebih dari 500.000 total penayangan.

Angka tersebut menjadi bukti valid bahwa genre FPS mobile memiliki daya tarik yang luar biasa kuat bagi generasi Z dan milenial di seluruh Asia Tenggara, termasuk basis penggemar di Indonesia yang sangat vokal.

Menanggapi kesuksesan besar ini, perwakilan dari Tencent K1 Team menyatakan komitmen jangka panjang mereka untuk terus memajukan skena profesional FPS. Mereka menegaskan bahwa CFLC hanyalah awal dari serangkaian investasi berkelanjutan untuk menghadirkan kompetisi internasional berkualitas global.

Fokus utamanya adalah membangun sistem esports yang komprehensif, profesional, dan mampu memberikan wadah bagi pemain berbakat dari seluruh dunia untuk bersinar.

Berakhirnya gelaran CFLC 2026 di Manila ini semakin mengukuhkan posisi Asia Tenggara sebagai pusat pertumbuhan esports mobile tercepat di dunia. Dengan dukungan infrastruktur yang semakin baik dan talenta yang terus bermunculan, masa depan kompetisi FPS mobile tampak sangat cerah.

Bagi para penggemar di Indonesia, kesuksesan turnamen ini menjadi harapan baru akan lebih banyak lagi panggung bergengsi yang dapat mengharumkan nama bangsa di kancah global di masa mendatang.

Scr/Mashable




Don't Miss