Harga yang Harus Dibayar Chelsea untuk Mendapatkan Igor Thiago

04.05.2026
Harga yang Harus Dibayar Chelsea untuk Mendapatkan Igor Thiago
Harga yang Harus Dibayar Chelsea untuk Mendapatkan Igor Thiago

Chelsea berencana untuk mendatangkan striker Brentford, Igor Thiago pada jendela transfer musim panas 2026.

Menurut ESPN Brasil, klub London tersebut menganggap striker Brasil itu sebagai target utama mereka setelah musim yang gemilang di Liga Inggris 2025/2026 dengan 21 gol. Namun, transfer ini diperkirakan akan sulit karena Atletico Madrid, Juventus, dan AC Milan semuanya telah melakukan penyelidikan.

Brentford dilaporkan bersedia untuk duduk bernegosiasi, tetapi hanya jika mereka menerima harga sekitar £80 juta, angka yang secara akurat mencerminkan nilai Thiago. Ini merupakan peningkatan signifikan dari £30 juta yang dibayarkan Brentford untuk mendatangkannya dari Club Brugge pada awal tahun 2024.

Awal karier Thiago di Inggris jauh dari mulus, ia hanya bermain delapan pertandingan karena cedera. Namun, kepergian Yoane Wissa pada musim panas 2026 membuka peluang baginya untuk menembus tim utama. Diberi peran sebagai striker nomor satu, pemain berusia 23 tahun itu dengan cepat membuktikan kemampuannya dengan catatan mencetak gol yang mengesankan.

Saat ini, Thiago masih memiliki peluang untuk bersaing memperebutkan Sepatu Emas Liga Premier, meskipun ia tertinggal 3 gol dari Erling Haaland. Namun, pencapaian ini sudah cukup untuk mengukuhkan bahwa ia adalah salah satu striker paling menonjol musim ini.

Performa impresif Thiago juga membuatnya dipanggil untuk pertama kalinya ke tim nasional Brasil. Dengan ambisi untuk meningkatkan lini serang mereka, Chelsea memiliki alasan yang kuat untuk membawa Thiago ke Stamford Bridge. Namun, dengan posisi manajer yang masih dalam kekacauan setelah pemecatan Liam Rosenior, masa depan kesepakatan tersebut tetap menjadi tanda tanya besar.

Igor Thiago: Produk Sempurna dari Filosofi Brentford

Kebangkitan Igor Thiago bukanlah soal keberuntungan; itu adalah hasil dari sistem yang diterapkan secara ilmiah di Brentford. Di bawah kepemimpinan Keith Andrews, The Hornets memimpin Liga Premier dalam xG (expected goals per shot) dan tingkat konversi peluang (14%).

Mereka tidak mengejar sejumlah tembakan jarak jauh yang tidak berarti, tetapi fokus pada kualitas, dengan hanya 1 dari 48 gol mereka yang berasal dari luar kotak penalti.

Igor Thiago adalah perwujudan paling jelas dari filosofi ini. Di antara para pemain yang telah mencetak 8 gol atau lebih, striker Brasil ini memiliki xG per tembakan tertinggi di liga (0,26) dan tingkat konversi hingga 28,4%.

Semua 21 golnya dicetak di dalam kotak penalti, menjadikannya seorang “pembunuh” modern di dalam kotak penalti . Dengan 10 gol yang dicetak sejak awal tahun 2026, termasuk 5 brace dan 1 hat-trick, Thiago kini hanya tertinggal satu gol dari Haaland (21 berbanding 22).

Sistem serangan balik Brentford sangat cocok dengan Thiago. Tidak ada pemain yang memiliki lebih banyak tembakan atau gol dari serangan balik cepat selain striker ini. Dia menyumbang 44% dari total gol Brentford, membantu tim berada di posisi ke-6 dan mendekati zona kualifikasi Eropa.

Scr/Mashable





Don't Miss