Di dunia di mana band punk sering kali bubar karena drama sepele atau sekadar bosan, bertahan selama hampir tiga dekade adalah sebuah anomali yang patut dihormati. Brigade Of Bridge, unit streetpunk veteran yang lahir dari rahim kotor Blok M akhir 90-an, membuktikan bahwa mereka masih punya taring. Menutup tahun 2025, mereka melengkapi diskografi fisik album ketiga mereka, Forever Punk, dengan merilisnya dalam format kaset pita.
Peluncuran format analog ini merupakan kerja sama strategis antara Toxic Noise Records untuk pasar domestik dan Joe Pogo Records (Amerika Serikat) yang juga menangani distribusi global.
Rilis kaset ini menjadi kepingan terakhir dari puzzle perjalanan album Forever Punk. Sebelumnya, BOB telah melepas format piringan hitam (vinyl 12”) pada 14 Januari 2025, disusul format digital pada akhir Januari, dan kepingan CD pada Maret 2025. Melalui jejaring Joe Pogo Records, gaung album ini telah mencapai Eropa, Jepang, hingga pelosok Asia Tenggara.
Secara musikal, Forever Punk adalah potret BOB di titik paling matang. Setelah hampir 20 tahun digilas realita—pekerjaan, jarak antar kota, hingga kehidupan rumah tangga—mereka tidak melembek. Sepuluh trek di album ini justru terdengar lebih marah, namun diproduksi dengan presisi yang jauh lebih baik ketimbang karya-karya awal mereka. Fondasinya tetap sama: Streetpunk agresif, penuh hook melodius, dengan suntikan elemen Oi! dan Hardcore yang kental.
Dari Kejujuran Brutal hingga Kritik Generasi Instan
Membuka Side A, pendengar langsung dihajar oleh “Angel With No Wings”. Ini bukan lagu cinta picisan, melainkan ode tentang tangan yang menarikmu dari jurang kehancuran. Momentum dijaga ketat lewat “Telling The Truth”, sebuah ludah bagi budaya basa-basi dan kepalsuan yang makin mewabah.
Tensi meningkat di “Wake Your Mind Up!!!” dan “Inferiority Complex”, dua trek yang berfungsi sebagai alarm bagi mereka yang pasrah pada kegagalan dan rasa rendah diri. Sisi ini ditutup dengan pernyataan sikap tanpa kompromi lewat “Alerta Antifascista”. Pesannya jelas: tidak ada ruang bagi fasisme di scene manapun. Edukasi adalah senjata, dan diam bukan pilihan.

Membalik ke Side B, narasi bergeser ke ranah sosiologis kancah lokal. “Jakarta Streetpunks Generation” adalah arsip audio tentang ekosistem punk Jakarta—band, kru, hingga kolektif yang menjadi tulang punggung pergerakan. Disusul “Rising Phoenix” yang berbicara tentang proses bangkit dari keterpurukan tanpa romantisasi berlebih.
Salah satu highlight tajam ada pada “Instant Generation”. Trek ini menampar mentalitas ingin serba cepat yang rapuh akan komitmen. Sementara itu, “Lazy Punk” hadir sebagai teguran akrab bagi kawan yang menyia-nyiakan potensi. Semuanya bermuara pada title track “Forever Punk”, sebuah manifesto tentang eksistensi, regenerasi, dan alasan kenapa mereka masih berdiri tegak di sini.
Lahir dari Blok M
Brigade Of Bridge; mereka adalah artefak hidup dari era di mana internet belum mendikte segalanya. Terbentuk tahun 1998 di JPO Blok M—pusat gravitasi punk Jakarta kala itu—mereka tumbuh dengan etos DIY murni. Pertukaran kaset, zine, dan info gigs dari mulut ke mulut adalah metode bertahan hidup mereka. Mengambil referensi dari raksasa seperti The Exploited, The Casualties, hingga A Global Threat, Brigade Of Bridge meramu suara bising yang lugas dan tanpa ornamen.
Daftar Pasukan:
- Giovanni Aldo: Vokal
- Ganx: Gitar
- Handy: Gitar
- Fall: Bass
- Tova: Drum
Kredit Produksi: Album ini menampilkan Jawa Raws sebagai artis tamu, dengan dukungan vokal latar dari Onie Fuckguy, Tukul, Eds Borstal, dan Babo 84. Direkam dan di-engineer oleh There Is (Stay Punk House & Bro’s Studio) serta Deya (Plug Studio). Sentuhan akhir mixing dan mastering dikerjakan oleh Gema & Pulung di Plug Studio. Visual album yang ikonik digarap oleh Nanunano, dengan fotografi oleh Yuda Hudaya dan Geral Dwitama.
Kaset Forever Punk sudah tersedia dan bisa didapatkan melalui jaringan distribusi Toxic Noise Records.

![Artwork EP Harness Your Sucks [by Boy Adi Nugroho]](https://hellokepsir.com/storage/2025/12/Harness-Your-Sucks-1024x1024.jpeg)






![I.\ Artwork: Pulang - PUTICS \ [by Hibatullah Sukma]](https://hellokepsir.com/storage/2026/01/CopyofARTWORKPULANGbyHibatullahSukm-1-1024x1024.jpeg)





![I.\ Artwork Bumi Menangis - Man Sinner [unplugged version]](https://hellokepsir.com/storage/2026/01/ArtworkBumiMenangisManSinner-1024x1024.jpg)





