Artwork Maafkan Aku - Jescara
Artwork Maafkan Aku - Jescara

Jescara Hadirkan Kehangatan dan Kejujuran di Single Perdana, “Maafkan Aku”

Jescara resmi memperkenalkan diri lewat single perdana, "Maafkan Aku". Lahir dari perenungan panjang, lagu ini adalah surat cinta untuk mereka yang berani mengakui kesalahan dan melangkah maju.
29.11.2025

Lanskap musik independen Indonesia kembali kedatangan talenta segar dari Pamulang, Tangerang Selatan. Jescara, moniker dari Jessica Tiarany, resmi menapakkan kakinya di industri musik lewat single debut bertajuk “Maafkan Aku” yang dirilis pada 28 November 2025.

Bukan sekadar lagu cinta klise, “Maafkan Aku” adalah sebuah kontemplasi akustik yang hangat. Lagu ini menjadi penanda babak baru perjalanan Jescara, sekaligus jembatan menuju album debutnya yang direncanakan rilis pada 2027 mendatang.

Materi lagu ini sejatinya telah ditulis sejak masa pandemi, namun butuh waktu lima tahun hingga akhirnya matang dan siap diperdengarkan. Secara tematik, Jescara mengangkat narasi yang sangat manusiawi: momen ketika seseorang tersadar bahwa ia telah terlalu lama terbuai dalam mimpi tanpa tindakan nyata.

Lagu ini menyoroti fase hidup di mana kita sering kali memanipulasi diri sendiri dengan ribuan alasan, menyalahkan keadaan, dan menunda langkah penting.

Dok. Jescara
Dok. Jescara

“Aku sadar, selama ini sering bicara ‘suatu hari nanti saya akan begini, akan begitu’, tapi nggak ada tindakan nyata. Kita membuang waktu dan kepercayaan orang-orang terdekat kita. Lagu ini jadi refleksi kalau mimpi tanpa perbuatan cuma delusi,” ungkap Jescara mengenai inti lagunya.

Lewat penggalan lirik, “Mungkin terlalu lama ku bicara, dengan kata-kata tanpa perbuatan,” Jescara ingin mengirimkan pesan bahwa perubahan sejati dimulai dari keberanian menghadapi diri sendiri—berhenti bersembunyi di balik alasan dan mulai melempar dadu untuk melangkah.

Bagi penggemar musik yang merindukan petikan gitar organik dan storytelling yang kuat, “Maafkan Aku” menawarkan atmosfer yang familiar namun segar.

Jescara tidak menampik bahwa aransemen lagunya terinspirasi dari kedalaman emosi John Mayer dalam “Stop This Train” dan nuansa santai Cody Simpson di lagu “Let Go”. Hasilnya adalah balutan acoustic pop yang sederhana namun menyentuh, memperkuat karakter vokal Jescara yang bercerita.

Kolaborasi dengan Musisi Songwriter’s Club

Dalam proses kreatifnya, Jescara tidak berjalan sendirian. Produksi “Maafkan Aku” melibatkan kolaborasi apik dengan musisi-musisi yang ia temui di komunitas Earhouse Songwriter’s Club.

Adi Alam duduk di kursi produser sekaligus mixing engineer, memastikan visi musikal Jescara tersampaikan dengan jernih. Sentuhan akhir (mastering) dikerjakan oleh tangan dingin Rhesa Aditya (dari duo Endah N Rhesa), memberikan kualitas audio yang matang.

Departemen instrumen juga diisi oleh talenta mumpuni seperti Samuel PG pada drum dan Madeline Ruth pada bass, serta pengarahan vokal oleh Januar Galih.

Siapa Itu Jescara?

Lahir pada 29 Oktober 1998, nama Jescara merupakan gabungan dari nama aslinya dan kata “Scar” (luka). Filosofi ini menjadi fondasi karyanya: setiap lagu adalah ruang untuk membicarakan luka, duka, dan harapan.

Selain sebagai penyanyi-penulis lagu, Jescara adalah pendiri Solsica Music Studio, tempat ia mengajar dan memproduseri musisi lokal. Dengan pengaruh genre mulai dari neo soul, jazz, hingga folk acoustic, Jescara berharap karyanya bisa menjadi teman refleksi bagi para pendengarnya.

Single “Maafkan Aku” kini sudah dapat didengarkan di seluruh platform streaming musik digital mulai November 2025.


Credits Song: Artist: Jescara | Song Title: Maafkan Aku | Written by: Jescara | Produced & Mixed by: Adi Alam | Co-Produced & Arranged by: Jescara | Mastered by: Rhesa Aditya | Vocal Director: Januar Galih Utama | Musicians: Jescara (Guitar, Piano, Backing Vocals), Samuel Paul Gerald (Drums), Madeline Ruth (Bass) | Visuals: Dudhy Dwi Listario (Photo/Video), Said Alattas (Graphic/Motion) | Recorded at: SK Studio & High Ground Studio |




Don't Miss