Artwork: Taring - Jossie
Artwork: Taring - Jossie

Jossie dan ‘Taring’: Melawan Kejenuhan Pop Punk di Tengah Kabung yang Belum Kering

19 tahun nge-band, Jossie menolak tua dengan cara ganti haluan musik dan merekam jejak terakhir sahabat mereka.
25.12.2025

Sembilan belas tahun adalah waktu yang cukup lama buat sebuah band terjebak di satu genre. Buat Jossie, unit veteran asal Yogyakarta, pop punk yang mereka mainkan sejak 2006 mulai terasa basi. “Gitu-gitu aja,” kalau kata mereka.

Tapi alih-alih bubar jalan atau maksa muda dengan musik TikTok, Angga Rahafta (vokal/gitar) dan Erindra Mukti (drum) memilih jalan memutar yang terjal: merombak identitas.

Menutup tahun 2025, mereka melepas single “Taring”. Ini bukan trek pop punk tiga jurus yang biasa lo denger di pensi. Ini adalah hasil kawin silang antara distorsi emo, energi pop punk, dan beat kotor ala Hip Hop 90-an.

Suntikan Adrenalin dari Timika

Eksperimen ini didorong oleh Momo Biru (Zima/Captain Jack Reunion) yang duduk di kursi produser. Dia menantang Jossie buat keluar dari cangkang. Hasilnya? Mereka butuh elemen rap yang raw di tengah lagu.

Pilihan jatuh pada Marselyanto, rapper muda asal Timika, Papua Tengah. Ini keputusan brilian. Marselyanto membawa api dan aksen khas Indonesia Timur yang bikin lagu ini terdengar garang. Dia merepresentasikan kemarahan lirik lagu ini dengan presisi: tentang teman bermuka dua yang cuma berani menggiring opini busuk di belakang.

“Just simple things, be a gentle, don’t be a loser,” sembur Angga. Pesan yang jelas buat para pengecut di lingkaran pertemanan lo.

JOSSIE Ft. MARSELYANTO
JOSSIE Ft. MARSELYANTO

Rekaman Terakhir Sang Sahabat

Namun, di balik agresivitas musiknya, “Taring” menyimpan memori yang menyesakkan.

Bulan November 2025 lalu, Jossie kehilangan Rendy Himawan, sahabat sekaligus bassis mereka yang meninggal karena sakit. Ironisnya, Rendy sudah menyelesaikan seluruh tugasnya merekam part bass untuk materi album baru, termasuk lagu ini.

Jadi, saat lo mendengarkan dentuman bass di “Taring”, lo sedang mendengarkan dedikasi terakhir seorang musisi yang bermain sampai napas penghabisan.

“Secara tidak langsung, lagu ini jadi karya terakhir Rendy di Jossie,” ungkap Angga.

Menolak Mati

Kehilangan personil dan kejenuhan bermusik bisa membunuh band mana pun. Tapi Jossie memilih untuk tetap berdiri. Album baru yang dijadwalkan rilis pertengahan 2026 nanti diklaim bakal jauh lebih dewasa, gelap, dan matang secara sound design.

“Taring” adalah bukti bahwa Jossie belum habis. Mereka sedang marah, mereka sedang berduka, tapi mereka menolak untuk diam.

Lagu ini sudah rilis di semua platform digital per 23 Desember 2025. Dengerin, resapi amarahnya, dan kirim doa buat Rendy.




Don't Miss