Kuliah beres, otak panas, cari studio musik. Klasik.
Tapi dari rutinitas buang stres itulah Pesticide lahir pada 2022. Empat kepala—Andi (vokal/gitar), Ilham (gitar/vokal), Rangga (drum), dan Roland (keyboard)—menemukan frekuensi yang sama di antara bisingnya distorsi dan penatnya Jakarta. Hasilnya? Sebuah debut bertajuk “Merekah” yang resmi dilepas ke publik 21 November 2025 lalu.
Kalau lo liat artwork-nya yang bergambar mawar biru dengan efek noise, mungkin lo bakal ngira ini lagu cinta yang manis. Well, lo enggak salah total, tapi lo juga enggak sepenuhnya benar.
Hantu Masa Lalu di Pintu Depan
Ilham menulis materi ini di tahun 2023, momen di mana dia lagi hancur-hancurnya. “Merekah” menangkap fase paling tricky dalam hubungan manusia: masa transisi. Ada orang baru datang membawa cahaya, tapi di kepala lo, alarm bahaya justru nyala kencang.
Lagu ini enggak jualan mimpi. Ia justru menelanjangi trust issue untuk kita semua.

Ada baris lirik yang ngena banget: “Apakah dirimu, membawakanku cahaya? Buatku merekah (layu).” Penggunaan kata dalam kurung itu lumayan jenius. Di satu sisi lo pengen mekar lagi, di sisi lain lo takut bakal layu lagi.
Pesticide ngasih pesan tegas lewat lagu ini: kalau lo belum siap, jangan maksa buka pintu.
Aransemen yang “Ngasih Paham”
Secara musikal, Pesticide tau cara main cantik. Mereka enggak perlu skill dewa yang bikin pusing buat nyampein pesan ini. Vokal Andi yang punya karakter serak tipis-tipis kawin silang sama isian keyboard Roland yang atmosferik. Riff gitar Ilham dan gebukan drum Rangga jaga tempo biar emosinya tetap terjaga—sendu tapi ada tenaga.
Produksinya juga niat. Andi turun langsung jadi produser, dibantu jejaring pertemanan mereka mulai dari Tuntas, Studio UAB, sampai KALCER Production. Hasilnya adalah trek Pop-Rock yang megah, easy listening, tapi liriknya tajem ke ulu hati.
Mungkin buat lo yang sekarang lagi PDKT tapi masih dihantui bayang-bayang mantan, “Merekah” ini mungkin lagu lo. Puter kenceng-kenceng, siapa tau aja ragunya ilang.









![I.\ Artwork: Pulang - PUTICS \ [by Hibatullah Sukma]](https://hellokepsir.com/storage/2026/01/CopyofARTWORKPULANGbyHibatullahSukm-1-1024x1024.jpeg)





![I.\ Artwork Bumi Menangis - Man Sinner [unplugged version]](https://hellokepsir.com/storage/2026/01/ArtworkBumiMenangisManSinner-1024x1024.jpg)





