Artwork MV Negeri Para Begundal - Tanda Seru!
Artwork MV Negeri Para Begundal - Tanda Seru!

Tanda Seru! dan Reinterpretasi ‘Negeri Para Begundal’: Saat Grunge Bertemu Kemegahan Orkestra

Amarah Yunan Helmi memuncak. Tiga lagu kritik sosial miliknya kini dibalut kemegahan orkestra.
14.12.2025

Yogyakarta bisa dibilang pusatnya eksperimen yang enggak masuk akal tapi berhasil. Kali ini, kejutan datang dari Tanda Seru!. Unit grunge yang baru aja merilis album debut Negeri Para Begundal pada April lalu ini memutuskan untuk naik kelas secara artistik.

Mulai 7 Desember 2025, mereka melepas tiga video klip sekaligus dalam format yang enggak biasa buat musik distorsi: live orchestra. Tiga lagu yang dipilih adalah “Panitia Akhirat”, “Setiap Hari Kami Berdoa Agar Koruptor Dihukum Mati”, dan “Negeri Para Begundal”.

Alter Ego yang Meledak

Di balik Tanda Seru! ada nama Yunan Helmi. Sosok yang punya rekam jejak yang unik. Dia adalah pendiri Presiden Musikindo dan produser lagu anak-anak dengan nama panggung Om YeHa. Bayangin, orang yang biasa bikin lagu ceria buat anak-anak, tiba-tiba memuntahkan amarah soal kondisi negara lewat distorsi grunge yang kotor.

Tanda Seru! adalah pelampiasan sisi gelap Yunan. Di sini, dia dibantu dua kolaborator yang rekam jejaknya mentereng. Ada Leca Percussion di drum, mahasiswi ISI yang sering jadi session player buat Dewa Budjana sampai FSTVLST. Lalu ada Evanny Noei Rana pada bass, mantan personel band metalcore yang sekarang jadi brand ambassador Fender. Formasi ini bikin Tanda Seru! punya pondasi yang sangat solid.

Negara yang Enggak Lagi Waras

Pemilihan tiga lagu ini buat digarap ulang bukan tanpa alasan. Yunan merasa kondisi negara sudah di luar batas toleransi rakyat. Ada kegerahan soal eksploitasi umat oleh oknum ulama buruk, hukuman koruptor yang kelewat ringan, sampai penyalahgunaan kekuasaan oleh para munafik.

“Tiga lagu ini kami pilih dan rilis ulang karena kondisi negara yang kian bobrok—dari ulama buruk yang mengeksploitasi umat, koruptor yang dihukum ringan, hingga para munafik dan penyalahguna kekuasaan yang membuat rakyat kehilangan tempat untuk pulang dan mengadu,” ujar Yunan Helmi.

Tanda Seru! feat Melody Violin Collective dan RJA Orchestra
Tanda Seru! feat Melody Violin Collective dan RJA Orchestra

Awalnya, niat buat bikin format orkestra cuma jadi ambisi artistik yang dipendam Yunan. Sampai akhirnya, dia dipertemukan dengan RJA Orchestra dalam satu panggung. Tanpa pikir panjang, kolaborasi itu langsung dieksekusi jadi proyek rekaman dan video klip yang megah.

Enggak butuh waktu lama buat merampungkan proyek ini. Seluruh proses pengambilan gambar dan rekaman di Kampus ITDA Yogyakarta selesai cuma dalam waktu satu bulan selama November 2025.

Yunan memegang kendali penuh sebagai produser dan sutradara video. Dia juga menggandeng kolektif Melody Violin, strings arranger Aaron, dan conductor Raka. Untuk menambah kedalaman rasa, ada vokal dari Aisha Dama Candrika dan Malaika Azura, serta selipan syair Arab dari qoriah Nadhifa Azzahra. Bahkan untuk lagu “Negeri Para Begundal”, mereka mengajak arranger senior Merlisto.

Hasilnya? Musik grunge yang biasanya berisik dan mentah, berubah jadi lanskap bunyi yang lebar, dramatis, tapi tetap menyimpan kemarahan yang sama.

Setelah tiga video ini rilis via Presiden Musikindo, Tanda Seru! rencananya masih akan terus melepas single satu per satu. Mereka membuktikan kalau musik enggak harus selalu rapi dan manis buat bisa dinikmati, apalagi kalau tujuannya adalah menyuarakan kebenaran yang pahit.


SONG CREDITS:
Judul: Setiap Hari Kami Berdoa Agar Koruptor Dihukum Mati | Artis: Tanda Seru ft. RJA Orchestra | Arranger: Yunan Helmi, Arron | Mixing and Mastering: Arul Fortis | Ciptaan: Yunan Helmi
Judul: Panitia Akhirat | Artis: Tanda Seru ft. RJA Orchestra | Arranger: Yunan Helmi, Arron | Mixing and Mastering: Arul Fortis | Ciptaan: Yunan Helmi
Judul: Negeri Para Begundal | Artis: Tanda Seru ft. RJA Orchestra | Arranger: Yunan Helmi, Arron, Merlisto | Mixing and Mastering: Arul Fortis | Ciptaan: Yunan Helmi

AUDIO PRODUCTION:
Arranger: Yunan Helmi | Producer: Yunan Helmi | Executive Producer: Yunan Helmi | Collaborator (Violin): @melody.violin | Strings Arranger: Aaron | Strings Conductor: Raka | Qoriah: @dhifaazh | Back Vocal: @aishadamacandrika, @malaika.azura

RJA ORCHESTRA (Strings Section):
@Melody.violin | @ohlannn | @Ezra.N | @meynadfa | @shabiramcca | @elyssie21 | @nbillaloav | @fahimamelia | @adity_atama_ | @Kenz.paus | @rakandask | @aaron_dnspt | @andika__grahaa | @rd_salembo | @lidya_cadenza | @zada_alchoir | @kvn.dudu | @im_just_for | @fesa.kh | @dikodico | @mozart.hash | @chelseahanami_

MUSIC VIDEO PRODUCTION:
Conceptor: Yunan Helmi | Director: Yunan Helmi | Cameramen: Ardhan, Vito | Production Manager: Gabby | Talent Manager: Widya | Location: Kampus ITDA Yogyakarta