Dunia teknologi tengah menahan napas seiring makin kencangnya kabar mengenai perhelatan besar yang sedang disiapkan oleh Apple.
Memasuki kuartal pertama tahun 2026, raksasa yang bermarkas di Cupertino ini diprediksi tidak hanya sekadar memberikan penyegaran rutin, melainkan sebuah lompatan performa yang mendefinisikan ulang standar komputasi mobile.
Berdasarkan laporan terbaru dari analis kawakan Bloomberg, Mark Gurman dan dikutip dari Engadget, Selasa (10/2/2026), Apple dijadwalkan akan melepas serangkaian perangkat keras teranyarnya paling cepat pada minggu pertama Maret 2026.
Peluncuran ini disebut-sebut berkaitan erat dengan siklus pembaruan macOS 26.3, mengindikasikan bahwa integrasi software dan hardware akan menjadi jualan utama pada rilis kali ini.
Lini MacBook Pro tentu menjadi bintang panggung yang paling dinantikan. Setelah memperkenalkan varian standar 14 inci dengan chip M5 pada akhir tahun lalu, kini saatnya varian “monster” muncul ke permukaan.
MacBook Pro 14 inci dan 16 inci versi 2026 kabarnya akan mengusung chip M5 Pro dan M5 Max yang dibangun di atas teknologi fabrikasi 3-nanometer generasi ketiga milik TSMC. Chip ini diprediksi membawa peningkatan performa CPU hingga 15% dan lonjakan kekuatan GPU yang cukup drastis, mencapai 36% lebih cepat dibanding generasi M4.
Selain tenaga mentah, efisiensi daya juga menjadi sorotan; baterai pada model baru ini diklaim mampu bertahan hingga 24 jam untuk penggunaan ringan, berkat optimasi pada efficiency core yang lebih cerdas dalam mengelola beban kerja sistem.
Tak kalah menarik, sektor tablet juga akan mendapatkan perombakan yang strategis. iPad Air generasi ke-8 dipastikan akan naik kelas dengan menggunakan chip M4. Meski desain fisiknya dirumorkan tetap mempertahankan siluet ramping sejak tahun 2020, namun “jeroannya” berubah total.
Chip M4 ini memungkinkan iPad Air memiliki kemampuan ray tracing berbasis hardware, yang akan sangat memanjakan para kreator konten dan gamer. Sementara itu, kejutan terbesar justru datang dari iPad entry-level (generasi ke-12). Apple kabarnya akan menyematkan chip A18 dan RAM 8GB pada model termurahnya ini.
Langkah berani ini dilakukan demi satu tujuan besar: memastikan fitur Apple Intelligence dapat dinikmati oleh semua kalangan pengguna, tanpa harus merogoh kocek untuk model Pro yang mahal.
Menutup rangkaian rumor ini, Apple tampaknya juga ingin memperluas jangkauan pasarnya dengan merilis perangkat yang selama ini hanya menjadi buah bibir: “MacBook Murah”.
Perangkat ini diprediksi akan mengisi celah di bawah lini MacBook Air, dengan target utama sektor pendidikan dan pengguna kasual yang menginginkan stabilitas macOS dengan harga lebih terjangkau, berkisar antara Rp11 hingga Rp15 jutaan.
Menggunakan panel layar LCD standar dan chip seri-A (rumornya A18 Pro), laptop ini akan menjadi senjata Apple untuk menyaingi dominasi Chromebook di pasar global. Dengan jajaran produk yang begitu variatif, Maret 2026 dipastikan akan menjadi bulan yang sangat sibuk bagi para pencinta teknologi di seluruh dunia.
Scr/Mashable


















