Keberhasilan Ghost of Yotei resmi dikonfirmasi Sony sebagai pencapaian baru bagi lini eksklusif PlayStation 5. Dalam laporan keuangan terbarunya, perusahaan menyebut game buatan Sucker Punch tersebut melampaui performa penjualan Ghost of Tsushima pada periode rilis yang sama sekaligus memberikan kontribusi besar terhadap kinerja finansial perusahaan pada kuartal IV 2025.
Chief Financial Officer Sony, Lin Tao, menyampaikan bahwa judul yang dirilis pada 2 Oktober 2025 itu menunjukkan hasil yang melampaui ekspektasi.
“Ghost of Yotei, judul utama yang kami rilis pada Oktober, melampaui penjualan judul sebelumnya dalam periode waktu yang sama dan berkontribusi signifikan terhadap hasil keuangan kuartal tersebut, ujarnya dikutip Mashable Indonesia dari GameRant.
Dalam 32 hari pertama setelah peluncuran, Ghost of Yotei tercatat terjual sekitar 3,3 juta kopi di seluruh dunia. Angka tersebut membuatnya berada di atas capaian awal Ghost of Tsushima saat pertama hadir pada 2020.
Saat itu, Ghost of Tsushima memang akhirnya mencapai 5 juta unit terjual dalam waktu kurang dari empat bulan, namun pada fase awal rilisnya tidak secepat penerusnya.
Sejak awal peluncuran, performa komersial game ini sudah terlihat kuat. Sejumlah laporan industri menyebut Ghost of Yotei menghasilkan pendapatan lebih dari 140 juta dolar AS hanya dalam tiga hari pertama penjualan.
Dengan capaian itu, biaya pengembangan game diperkirakan telah tertutup bahkan berlipat dalam waktu sangat singkat, menjadikannya salah satu peluncuran eksklusif PlayStation 5 paling sukses sepanjang 2025.
Keberhasilan tersebut terbilang menarik karena kondisi pasar berbeda jauh dibanding era Ghost of Tsushima. Pada 2020, PlayStation 4 telah berada di pasar selama sekitar tujuh tahun dan memiliki basis pemain yang jauh lebih besar daripada PlayStation 5 saat ini.
Selain itu, industri game juga mengalami lonjakan konsumsi karena pandemi COVID-19 membuat banyak orang menghabiskan waktu di rumah.
Sebaliknya, Ghost of Yotei hadir pada fase konsol yang lebih muda dan dengan harga lebih tinggi, yakni 70 dolar AS atau sekitar 10 dolar lebih mahal dibanding harga awal Ghost of Tsushima.
Walau demikian, minat pemain tetap tinggi dan penjualannya terus stabil setelah peluncuran, sehingga Sony menjadikannya sebagai judul andalan pada periode akhir tahun fiskal.
Secara konsep, game ini memang masih membawa identitas seri sebelumnya dengan latar Jepang feodal, tetapi menghadirkan kisah baru.
Cerita berlangsung lebih dari 300 tahun setelah peristiwa di Ghost of Tsushima, menggunakan lokasi berbeda serta karakter protagonis yang sepenuhnya baru. Perbandingan antara keduanya tidak terhindarkan, namun justru membantu meningkatkan perhatian publik terhadap rilis terbaru tersebut.
Kepala studio Sucker Punch, Brian Fleming, sebelumnya juga mengungkap bahwa anggaran pengembangan Ghost of Yotei berada di kisaran 60 juta dolar AS, hampir sama dengan game pendahulunya.
Untuk ukuran produksi game AAA modern, nilai tersebut tergolong relatif efisien. Kondisi itu dinilai menjadi salah satu faktor yang membuat proyek ini sangat menguntungkan bagi Sony dan pengembangnya.
Sony juga melihat potensi penjualan jangka panjang masih terbuka. Game ini diperkirakan akan mengikuti jejak pendahulunya dengan meluncur ke PC pada waktu mendatang, kemungkinan bertepatan dengan satu tahun perilisannya dan membawa peningkatan grafis serta fitur khusus platform tersebut.
Dukungan konten tambahan pun sudah disiapkan sepanjang 2026. Sucker Punch memastikan mode kooperatif Legends akan hadir kembali sebagai pembaruan gratis. Mode ini sebelumnya menjadi salah satu fitur paling populer di Ghost of Tsushima.
Pemain nantinya dapat memainkan misi cerita dua orang maupun mode survival empat pemain. Mereka juga bisa memilih empat kelas karakter baru, membangun kemampuan masing-masing, dan menghadapi musuh baru termasuk versi iblis raksasa dari kelompok Yotei Six.
Dengan capaian awal yang kuat, dukungan konten lanjutan, serta kemungkinan ekspansi ke platform lain, Ghost of Yotei berpotensi menjadi salah satu judul eksklusif PlayStation paling penting dalam beberapa tahun terakhir sekaligus memperkuat posisi Sony di industri game global.
Scr/Mashable





















