BlackBerry Comeback! Dari Ikon Ponsel Jadi Penjaga Data Pemerintah dan Bank

11.02.2026
BlackBerry Comeback! Dari Ikon Ponsel Jadi Penjaga Data Pemerintah dan Bank
John Giamatteo - CEO BlackBerry / Foto: Euro News

Nama BlackBerry pernah melekat kuat sebagai simbol eksklusivitas dan keamanan di era awal 2000-an. Ponsel dengan keyboard QWERTY ini menjadi andalan para eksekutif, pejabat negara, hingga profesional yang membutuhkan komunikasi aman di tengah mobilitas tinggi.

Namun, ketika smartphone layar sentuh berbasis iOS dan Android mendominasi pasar, banyak yang mengira BlackBerry akan tenggelam.

Faktanya, BlackBerry tidak mati. Perusahaan teknologi asal Kanada tersebut justru melakukan transformasi besar dan kini menjelma menjadi pemain penting di balik layar, khususnya di sektor keamanan siber, sistem kendaraan, dan Internet of Things (IoT).

Transformasi BlackBerry: Dari Perangkat Keras ke Perangkat Lunak

Perubahan arah tersebut disampaikan langsung oleh CEO BlackBerry, John Giamatteo, dalam ajang World Government Summit di Dubai.

Mengutip wawancara dengan Euronews Next, ia menegaskan bahwa meskipun produk BlackBerry saat ini tidak lagi berbentuk perangkat genggam, nilai inti perusahaan tetap konsisten.

John Giamatteo – CEO BlackBerry / Foto: Euro News

“Keamanan, kepercayaan, dan inovasi selalu menjadi fondasi utama BlackBerry. Jadi meskipun produk dan layanan yang kami tawarkan saat ini tidak lagi bisa digenggam di telapak tangan, nilai-nilai dasar berupa keamanan, kepercayaan, dan inovasi tersebut tetap menjadi pedoman dalam setiap solusi yang kami hadirkan ke pasar,” ujar Giamatteo.

Langkah keluar dari bisnis hardware membuka jalan bagi BlackBerry untuk mengembangkan teknologi keamanan yang kini digunakan oleh pemerintah, lembaga pertahanan, hingga sektor keuangan global.

QNX Jadi Fondasi Kendaraan Masa Depan

Salah satu pilar utama bisnis BlackBerry saat ini adalah QNX, sistem operasi real-time yang banyak digunakan di industri otomotif. QNX berperan penting dalam mengelola berbagai fungsi kendaraan, mulai dari sistem infotainment hingga sistem keselamatan kritis seperti pengereman dan kemudi.

Seiring berkembangnya mobil listrik, kendaraan otonom, dan robotaxi, peran QNX semakin strategis. Platform ini bahkan menjadi fondasi bagi ekosistem teknologi otomotif global, termasuk produsen chip dan teknologi kendaraan pintar.

“Bagian QNX yang berkembang paling cepat saat ini adalah sektor kendaraan generasi berikutnya, termasuk kendaraan otonom, mobil tanpa pengemudi, hingga robo taxi,” ungkap Giamatteo.

Enkripsi Tingkat Tinggi untuk Pemerintah dan Institusi Vital

Selain otomotif, BlackBerry juga dikenal luas melalui solusi komunikasi aman dan enkripsi end-to-end. Teknologi ini digunakan untuk melindungi komunikasi suara, data, dan video dengan standar keamanan tingkat tinggi.

BlackBerry juga menyediakan enterprise device management, sistem yang memungkinkan organisasi mengelola dan mengamankan berbagai perangkat lintas platform, mulai dari smartphone hingga laptop. Solusi ini telah digunakan oleh berbagai institusi strategis, termasuk pemerintah dan sektor perbankan.

Pendekatan Hati-hati terhadap AI dan Cloud

Di tengah maraknya adopsi kecerdasan buatan (AI) dan komputasi awan, BlackBerry mengambil pendekatan yang sangat terukur.

Perusahaan menilai bahwa sistem mission-critical seperti kendaraan dan komunikasi pemerintahan tidak bisa sembarangan mengandalkan cloud publik atau AI tanpa kontrol ketat.

Ancaman seperti deepfake, serangan siber berbasis AI, dan aktor kejahatan digital yang semakin canggih membuat banyak organisasi memilih kembali ke solusi on-premise dan cloud lokal demi menjaga kedaulatan data.

“Dengan maraknya deepfake, perkembangan AI, serta semakin canggihnya pihak-pihak yang menjadi ancaman, kami melihat banyak perusahaan dan yang paling utama pemerintah mulai menarik kembali pendekatan mereka dan berkata, ‘mungkin kita perlu menyimpan semuanya tetap di dalam wilayah kita sendiri, menggunakan solusi berbasis on-premise, cloud lokal, dan infrastruktur lokal’”, tegas Giamatteo.

Transformasi BlackBerry menunjukkan bahwa perusahaan ini bukan sekadar nostalgia teknologi. Di era konektivitas ekstrem dan ancaman digital yang terus berkembang, BlackBerry justru mengambil peran strategis sebagai penjaga keamanan digital dunia.

Scr/Mashable




Don't Miss