Bukan Sekadar E-Reader, Boox Go 10.3 Lumi Kini Dukung Google Play Store dan Android 15

17.03.2026
Bukan Sekadar E-Reader, Boox Go 10.3 Lumi Kini Dukung Google Play Store dan Android 15
Bukan Sekadar E-Reader, Boox Go 10.3 Lumi Kini Dukung Google Play Store dan Android 15

Pasar tablet E Ink kini tidak lagi hanya didominasi oleh perangkat kaku yang cuma bisa dipakai membaca dan mencatat. Menjawab kebutuhan pengguna yang ingin tetap produktif tanpa merusak mata, Boox resmi meluncurkan Go 10.3 Lumi.

Berbeda dengan e-reader konvensional, tablet ini menawarkan fleksibilitas tinggi berkat akses penuh ke Google Play Store, memungkinkan pengguna menjalankan aplikasi media sosial hingga email layaknya tablet Android pada umumnya, namun dengan kenyamanan visual kertas digital.

Dikutip dari Engadget, Selasa (17/3/2026), pembaruan paling signifikan pada seri “Lumi” ini adalah kehadiran front light atau lampu depan terintegrasi.

Jika model sebelumnya sangat bergantung pada cahaya sekitar, Boox Go 10.3 Lumi kini siap digunakan di mana saja, mulai dari bawah terik matahari yang menyilaukan hingga ruang kerja yang minim cahaya.

Ini adalah solusi bagi profesional dan pelajar yang membutuhkan perangkat pendukung konsentrasi tinggi tanpa batasan waktu dan tempat.

Desain Ultra-Slim: Lebih Ringan Meski Fitur Bertambah

Meski kini telah dibekali sistem pencahayaan internal, Boox berhasil melakukan keajaiban pada sisi desain. Tablet ini justru tampil lebih ringan dari pendahulunya dengan bobot hanya 12,8 ons (sekitar 362 gram).

Ketipisannya pun luar biasa, hanya 4,8 mm, menjadikannya salah satu tablet 10 inci paling portabel di kelasnya. Desain ini memastikan pengguna tidak akan merasa lelah meski memegang perangkat dalam durasi lama untuk membaca artikel panjang atau menyusun draf laporan.

Secara jeroan, Boox Go 10.3 Lumi tetap mengandalkan performa prosesor octa-core yang dipadukan dengan RAM 4GB dan penyimpanan internal 64GB. Kombinasi ini sangat mumpuni untuk mengelola beban kerja teks dan navigasi aplikasi standar.

Menariknya, perangkat ini sudah menjalankan Android 15, sebuah lompatan besar dari versi sebelumnya yang masih tertahan di Android 12. Peningkatan sistem operasi ini bukan hanya soal fitur baru, tapi juga krusial untuk keamanan data dan keberlangsungan dukungan aplikasi jangka panjang.

Multitasking Lebih Halus di Layar E Ink

Salah satu tantangan terbesar perangkat E Ink adalah masalah kecepatan respons. Namun, dengan integrasi Android 15, Boox menjanjikan manajemen memori yang jauh lebih efisien dan interaksi UI yang lebih lancar. Peningkatan ini sangat krusial bagi mereka yang sering melakukan multitasking atau berpindah antar-aplikasi.

Kehadiran speaker internal dan dukungan keyboard eksternal semakin mempertegas posisi Go 10.3 Lumi sebagai perangkat kerja serius, bukan sekadar mainan untuk membaca novel.

Namun, perlu diingat bahwa secara kodrati, layar E Ink tetap memiliki keterbatasan pada konten berbasis video. Meskipun aplikasi seperti TikTok atau YouTube bisa diinstal, pengalaman visualnya tentu tidak akan semulus layar OLED atau LCD.

Tablet ini lebih optimal digunakan untuk aplikasi berbasis teks dan logika, seperti email, Twitter (X), LinkedIn, hingga game teka-teki silang dan catur yang minim animasi cepat.

Daya Tahan Baterai dan Harga

Boox mengklaim bahwa tablet ini memiliki daya tahan baterai yang “substansial” dan telah dioptimalkan untuk siklus penggunaan yang lama.

Walau detail kapasitas mAh belum diungkap secara spesifik, karakteristik layar E Ink yang hemat daya menjamin pengguna bisa bekerja seharian penuh tanpa perlu mencari colokan listrik.

Fitur manajemen daya pada Android 15 juga diprediksi akan memperpanjang masa pakai perangkat ini dalam satu kali pengisian daya.

Bagi yang tertarik, Boox Go 10.3 Lumi sudah bisa dipesan dengan harga Rp7 jutaan. Tersedia juga versi lebih sederhana tanpa lampu depan yang dibanderol seharga $420, namun tetap mendapatkan keunggulan sistem operasi Android 15 yang sama.

Scr/Mashable




Don't Miss