Bukan Warzone Biasa, Call of Duty Bangkitkan Mekanik Klasik di Mode Black Ops Royale

04.03.2026
Bukan Warzone Biasa, Call of Duty Bangkitkan Mekanik Klasik di Mode Black Ops Royale
Bukan Warzone Biasa, Call of Duty Bangkitkan Mekanik Klasik di Mode Black Ops Royale

Dunia battle royale bersiap menyambut gelombang nostalgia yang dikemas dengan teknologi modern melalui pengumuman terbaru dari waralaba raksasa Call of Duty.

Pada tanggal 13 Maret mendatang, para penggemar genre first-person shooter (FPS) akan kedatangan mode permainan baru yang sangat dinantikan bernama Black Ops Royale.

Dikutip dari Engadget, Selasa (3/3/2026), menariknya, mode ini tidak hadir sebagai konten berbayar, melainkan sebuah pengalaman bermain gratis yang bisa diakses oleh seluruh pemain.

Langkah ini diambil untuk memberikan warna baru bagi ekosistem Call of Duty dengan menghadirkan intensitas pertempuran yang berbeda dari apa yang selama ini ditemukan oleh para pemain di arena Warzone.

Kehadiran Black Ops Royale sebenarnya merupakan bentuk penghormatan mendalam terhadap Blackout, yang merupakan sejarah awal eksperimen mode battle royale dalam seri Call of Duty: Black Ops 4.

Mengambil lokasi di sebuah peta baru yang sangat luas bernama Avalon, mode ini akan mempertemukan 100 pemain dalam format tim beranggotakan empat orang atau squad.

Namun, jangan harap penggemar akan menemukan fitur-fitur yang sudah menjadi standar di Warzone. Pengembang memutuskan untuk menanggalkan mekanisme familiar seperti loadout, sistem gulag untuk hidup kembali, hingga buy station.

Keputusan berani ini diambil untuk mengembalikan esensi bertahan hidup di mana setiap pemain benar-benar harus memulai dari nol saat menyentuh tanah.

Fokus utama dari gameplay di peta Avalon ini adalah eksplorasi dan kecerdikan dalam mengumpulkan sumber daya secara langsung dari lapangan.

Para pemain ditantang untuk mencari dan meningkatkan berbagai persenjataan yang diambil dari seri Black Ops 7 terbaru guna memenangkan baku tembak yang sengit.

Tanpa adanya bantuan loadout instan, setiap senjata yang ditemukan di area terbuka menjadi sangat berharga.

Dinamika ini memaksa pemain untuk lebih adaptif dengan perlengkapan seadanya, menciptakan nuansa kompetisi yang lebih murni dan menantang bagi mereka yang merindukan sensasi battle royale klasik namun tetap dengan polesan grafis masa kini.

Guna memastikan pengalaman bermain tetap terasa relevan bagi audiens modern, tim pengembang telah melakukan perombakan besar pada sisi teknis, terutama pada penanganan senjata dan sistem jatuhnya peluru (bullet drop).

Meskipun mekanismenya mengadopsi gaya era Blackout, responsivitas dan kontrolnya telah disesuaikan dengan standar Warzone yang lebih snappy dan presisi.

Selain itu, sistem perk terbuka akan kembali hadir untuk memberikan fleksibilitas bagi pemain dalam menyesuaikan gaya bermain mereka di tengah pertempuran.

Dengan kombinasi antara mekanik orisinal yang ikonik dan peningkatan performa terkini, Black Ops Royale diprediksi akan menjadi standar baru bagi komunitas FPS dalam menikmati genre survival yang lebih taktis.

Makin penasaran dengan jalan cerita dari game legendaris ini? Nantikan perilisan remisnya pada tanggal 13 Maret 2026 mendatang.

Scr/Mashable




Don't Miss