Transformasi digital yang masif di kawasan Asia Pasifik menuntut sistem keamanan siber yang tidak lagi bersifat reaktif. Di tengah tantangan tersebut, PT ITSEC Asia Tbk (IDX: CYBR) mencatatkan pencapaian penting di tingkat regional.
Presiden Direktur ITSEC Asia, Patrick Dannacher, resmi meraih penghargaan CEO of the Year APAC 2025 dalam kategori Solution Provider dari The Fast Mode, media teknologi dan telekomunikasi global yang berbasis di Asia.
Penghargaan ini diberikan dalam ajang The Fast Mode Awards 2025 yang digelar pada 6 Februari 2026.
Penilaian difokuskan pada kepemimpinan eksekutif yang dinilai mampu menghadirkan pertumbuhan transformatif, inovasi berkelanjutan, serta dampak nyata bagi ekosistem teknologi dan konektivitas di kawasan Asia Pasifik.
Bagi ITSEC Asia, apresiasi ini bukan sekadar pengakuan individu, melainkan validasi atas arah strategis perusahaan yang dalam beberapa tahun terakhir berfokus pada pengembangan keamanan siber berbasis platform dan layanan terpadu berstandar telko.
Pendekatan ini menandai pergeseran besar dari model solusi terpisah menuju sistem yang lebih terukur, terintegrasi, dan siap melindungi infrastruktur digital berskala nasional maupun regional.
Di bawah kepemimpinan Patrick Dannacher, ITSEC Asia berhasil memposisikan diri sebagai salah satu pemain kunci dalam penguatan ketahanan siber Indonesia.
Perusahaan tidak hanya menyediakan solusi teknologi, tetapi juga membangun kapabilitas keamanan siber lokal yang dirancang untuk menjawab kebutuhan sektor-sektor kritikal, mulai dari telekomunikasi, keuangan, hingga infrastruktur vital.
Salah satu tonggak penting dari transformasi tersebut adalah pengembangan IntelliBroń, rangkaian solusi keamanan siber yang sepenuhnya dikembangkan di Indonesia.
Produk ini mengintegrasikan analitik ancaman berbasis kecerdasan buatan, respons insiden otomatis, serta kapabilitas keamanan operational technology (OT).
Dengan pendekatan tersebut, IntelliBroń dirancang untuk melindungi lingkungan infrastruktur kritikal, pelaku UMKM, hingga individu dari ancaman siber yang semakin kompleks.
Langkah ini dinilai strategis karena menjawab kebutuhan pasar yang semakin menuntut solusi keamanan siber end-to-end. Bukan hanya mendeteksi ancaman, tetapi juga mampu merespons secara cepat dan terukur.
Implementasi teknologi berbasis AI ini secara langsung berkontribusi pada peningkatan ketahanan digital nasional dan memperkuat posisi Indonesia dalam peta keamanan siber regional.
Selain pengembangan produk, ITSEC Asia juga memperkuat layanan inti Managed Security Services (MSS). Layanan ini kini dilengkapi dengan pemantauan berkelanjutan selama 24 jam, peningkatan standar operasional, serta mekanisme respons dan evaluasi insiden yang lebih presisi.
Dampaknya terasa nyata bagi pelanggan, mulai dari percepatan deteksi ancaman, penurunan eskalasi insiden, hingga terciptanya kepercayaan jangka panjang di berbagai sektor strategis.
Kontribusi ITSEC Asia tidak berhenti pada ranah komersial. Perusahaan turut berperan aktif dalam agenda ketahanan siber nasional melalui pengembangan kapabilitas lokal dan inisiatif riset jangka panjang.
Salah satu fokusnya adalah kriptografi pasca-kuantum, sebuah bidang krusial yang bertujuan mempersiapkan sistem keamanan menghadapi risiko di era komputasi kuantum yang diprediksi akan mengubah lanskap keamanan digital global.
Menanggapi penghargaan yang diterimanya, Patrick Dannacher menekankan bahwa kepemimpinan di bidang keamanan siber melampaui sekadar adopsi teknologi terbaru.
“Kepemimpinan di bidang keamanan siber bukan hanya tentang teknologi. Ini
tentang kepercayaan disiplin dan akuntabilitas dalam skala besar. Penghargaan ini merupakan hasil kerja seluruh tim ITSEC Asia yang terus membangun platform layanan dan kemitraan untuk melindungi hal hal paling penting di balik sistem digital termasuk manusia bisnis dan ketahanan nasional”, ungkap Patrick.
Penghargaan CEO of the Year APAC dari The Fast Mode sendiri diberikan kepada pemimpin yang dinilai memiliki visi kuat, kemampuan eksekusi yang konsisten, serta dampak organisasi yang signifikan dalam industri telekomunikasi dan teknologi. Kategori Asia Pasifik secara khusus menyoroti kepemimpinan yang mendorong inovasi lintas negara dan ekspansi regional.
Dalam 12 bulan terakhir, Patrick Dannacher memimpin strategi ekspansi internasional ITSEC Asia yang memperkuat posisi perusahaan di Indonesia sekaligus memperluas jejak globalnya.
Saat ini, ITSEC Asia didukung oleh lebih dari 400 profesional yang tersebar di Indonesia, Singapura, Australia, Mauritius, dan Dubai, sebuah fondasi penting untuk pertumbuhan jangka panjang dan kolaborasi global.
Scr/Mashable





















