Dispatch Versi Nintendo Switch Disensor, AdHoc Studio Minta Maaf ke Pemain

09.02.2026
Dispatch Versi Nintendo Switch Disensor, AdHoc Studio Minta Maaf ke Pemain
Dispatch Versi Nintendo Switch Disensor, AdHoc Studio Minta Maaf ke Pemain

Pengembang gim AdHoc Studio akhirnya angkat bicara terkait polemik sensor konten seksual dalam gim terbarunya, Dispatch, yang dirilis di platform Nintendo Switch.

Setelah menuai kritik dari pemain, AdHoc secara terbuka menyampaikan permintaan maaf dan menegaskan bahwa perubahan konten tersebut sepenuhnya merupakan kesalahan dari pihak pengembang, bukan kebijakan sepihak Nintendo.

Dalam pernyataan resminya yang dikutip dari Eurogamer pada Jumat (6/2/2026), AdHoc menjelaskan bahwa setiap gim yang dirilis di platform Nintendo wajib mematuhi pedoman konten dan standar platform yang telah ditetapkan.

Dispatch, dalam versi awalnya, ternyata tidak sepenuhnya memenuhi ketentuan tersebut, sehingga pengembang harus melakukan penyesuaian agar gim tersebut bisa lolos dan dirilis secara resmi di Nintendo Switch.

“Ini adalah poin kunci yang perlu dipahami. Nintendo memiliki pedoman konten yang harus dipatuhi. Gim kami tidak memenuhi pedoman tersebut, sehingga kami melakukan perubahan agar Dispatch bisa dirilis di platform mereka,” tulis AdHoc dalam pernyataannya.

Salah Perhitungan Soal Kebijakan Konten Nintendo

AdHoc mengakui bahwa sejak awal mereka mengira Dispatch dapat dirilis di Nintendo Switch tanpa hambatan berarti, meskipun mengandung unsur konten dewasa.

Asumsi tersebut didasarkan pada keberadaan gim-gim besar seperti The Witcher 3 dan Cyberpunk 2077 yang juga memiliki muatan konten dewasa dan tetap hadir di konsol Nintendo tanpa sensor signifikan.

Namun, proses porting justru membuka kenyataan yang berbeda. Menurut AdHoc, standar penilaian Nintendo terhadap konten tidak selalu seragam antara satu gim dan gim lainnya, tergantung pada konteks, penyajian visual, serta klasifikasi konten secara keseluruhan.

“Selama proses porting, menjadi jelas bahwa asumsi kami keliru,” ungkap AdHoc. Situasi ini memaksa tim pengembang untuk melakukan penyesuaian konten agar Dispatch tetap bisa meluncur di Nintendo Switch.

Upaya Transparansi Lewat Disclaimer

Menyadari adanya perbedaan konten antara versi Nintendo Switch dan platform lain seperti PC atau konsol non-Nintendo, AdHoc mengaku telah mengusulkan solusi alternatif. Mereka meminta izin untuk menyertakan disclaimer khusus di halaman toko agar calon pembeli mengetahui sejak awal bahwa versi Nintendo Switch memiliki konten yang berbeda.

Langkah ini diambil sebagai bentuk transparansi kepada pemain, sekaligus untuk mencegah kesalahpahaman. AdHoc juga menyebut telah bekerja sama langsung dengan Nintendo dalam merumuskan bahasa disclaimer agar sesuai dengan kebijakan platform.

“Tujuan kami sederhana, yaitu memberi tahu pelanggan bahwa versi Nintendo Switch tidak identik dengan versi di platform lain,” jelas mereka.

Versi Tanpa Sensor Tetap Hadir di Platform Lain

AdHoc menegaskan bahwa keputusan sensor ini tidak berlaku secara global. Versi Dispatch di platform lain tetap dirilis tanpa sensor, sesuai dengan visi kreatif awal pengembang. Oleh karena itu, AdHoc merasa seharusnya perbedaan ini sudah cukup jelas, meski akhirnya mengakui bahwa komunikasi mereka kepada pemain masih kurang optimal.

Permintaan maaf pun disampaikan kepada komunitas pemain yang merasa kecewa, terutama mereka yang berharap mendapatkan pengalaman yang sama di semua platform. AdHoc berjanji akan lebih berhati-hati ke depannya, khususnya dalam menyampaikan informasi terkait perbedaan versi antar platform.

Scr/Mashable




Don't Miss