Ekspansi Nintendo Switch Online: Koleksi Game Virtual Boy Kini Bisa Dinikmati Secara Nirkabel

23.02.2026
Ekspansi Nintendo Switch Online: Koleksi Game Virtual Boy Kini Bisa Dinikmati Secara Nirkabel
Ekspansi Nintendo Switch Online: Koleksi Game Virtual Boy Kini Bisa Dinikmati Secara Nirkabel

Kabar mengejutkan sekaligus menggembirakan datang bagi para pecinta konsol retro di seluruh dunia. Nintendo secara resmi membangkitkan kembali salah satu eksperimen paling unik dan langka dalam sejarah industrinya, yaitu Virtual Boy, ke dalam ekosistem Nintendo Switch dan Switch 2.

Melalui pembaruan terbaru di layanan Nintendo Classics, para pengguna kini bisa mencicipi sensasi visual stereoskopik yang ikonik dari era 90-an langsung di perangkat handheld modern mereka.

Langkah ini menjadi momen bersejarah bagi Nintendo dalam melestarikan warisan teknologinya, sekaligus memberikan kesempatan bagi generasi baru untuk merasakan pengalaman bermain yang sempat dianggap terlalu ambisius pada masanya.

Untuk menikmati koleksi judul peluncuran Virtual Boy ini, pengguna wajib memiliki keanggotaan aktif layanan Nintendo Switch Online + Expansion Pack. Namun, berbeda dengan emulator konsol klasik Nintendo lainnya yang hanya membutuhkan controller standar, pengalaman Virtual Boy kali ini membutuhkan pendekatan yang lebih otentik melalui aksesori khusus.

Sebagai pengingat sejarah, Virtual Boy yang dirilis pada tahun 1995 merupakan konsol meja portabel pertama di dunia yang mampu menampilkan grafis 3D stereoskopik.

Uniknya, konsol asli tersebut menggunakan masker wajah dengan layar monokrom merah yang terpasang pada penyangga statis, memaksa pemain untuk mendekatkan wajah secara canggung ke layar alih-alih memakainya seperti headset VR masa kini.

Meskipun secara komersial tidak meraih kesuksesan besar di masa lalu, Nintendo justru melihat potensi nostalgia yang besar di tahun 2026 ini dengan menghadirkan replika perangkat tambahan seharga $100. Secara estetika, aksesori baru ini merupakan tiruan yang nyaris sempurna dari desain Virtual Boy orisinal, lengkap dengan nuansa retro yang kental.

Perbedaan signifikannya terletak pada fungsi utamanya, di mana perangkat ini kini memiliki slot khusus untuk memasukkan unit Switch atau Switch 2 Anda sebagai layar utamanya.

Menariknya lagi, jika versi pendahulunya harus terhubung dengan kabel yang merepotkan, versi modern ini hadir dengan fitur nirkabel sepenuhnya untuk mobilitas yang lebih baik.

Bagi para penggemar yang merasa harga $100 terlalu tinggi untuk sebuah barang koleksi, Nintendo juga menawarkan solusi yang lebih ekonomis namun tetap fungsional. Tersedia versi berbahan kardus dengan harga $25 yang tetap memberikan fungsi serupa untuk menyatukan unit konsol dengan mata pemain.

Perlu dicatat bahwa perangkat VR Labo versi lama tidak akan kompatibel dengan aplikasi ini, sehingga pengguna disarankan untuk mendapatkan aksesori resmi melalui My Nintendo Store.

Fleksibilitas harga ini menunjukkan upaya Nintendo untuk menjangkau semua kalangan, baik kolektor garis keras maupun pemain kasual yang sekadar ingin tahu sensasi bermain dengan layar monokrom merah yang legendaris.

Aplikasi Virtual Boy ini resmi meluncur mulai hari ini dengan membawa sederet judul game klasik yang siap memacu adrenalin. Daftar permainan awal mencakup 3D Tetris, Galactic Pinball, Golf, The Mansion of Innsmouth, Red Alarm, Teleroboxer, hingga salah satu yang paling dicari yaitu Virtual Boy Wario Land.

Judul-judul ini telah dioptimasi agar tetap nyaman dimainkan tanpa menghilangkan esensi visual 3D yang menjadi ciri khas utamanya. Nintendo juga menjanjikan akan terus menambah pustaka game di masa mendatang, termasuk judul populer seperti Mario Clash, Mario’s Tennis, hingga Space Invaders Virtual Collection yang pastinya sudah dinanti oleh para penggemar setia.

Kembalinya Virtual Boy ke tengah-tengah komunitas gamer modern membuktikan bahwa inovasi yang dianggap gagal di masa lalu tetap memiliki tempat tersendiri di hati para penggemar jika dikemas dengan cara yang tepat.

Inisiatif ini bukan sekadar strategi bisnis, melainkan sebuah penghormatan terhadap keberanian Nintendo dalam bereksperimen. Kini, petualangan 3D retro tersebut siap menemani waktu santai pengguna dengan cara yang lebih praktis, nirkabel, dan tentunya penuh dengan nilai sejarah digital.

Scr/Mashable




Don't Miss