Era Parkir Manual Berakhir, Teknologi Baru Ini Bikin Masuk-Keluar Parkir Lebih Cepat

07.03.2026
Era Parkir Manual Berakhir, Teknologi Baru Ini Bikin Masuk-Keluar Parkir Lebih Cepat
Era Parkir Manual Berakhir, Teknologi Baru Ini Bikin Masuk-Keluar Parkir Lebih Cepat

PT Securindo Packatama Indonesia (Secure Parking Indonesia) menyatakan bahwa sistem parkir saat ini tidak lagi sekadar menjadi tempat berhenti kendaraan, tetapi telah menjadi bagian dari ekosistem mobilitas perkotaan yang lebih terintegrasi dan efisien.

Deputy General Manager Business Development Jabodetabek Secure Parking Indonesia, Ryan Rachmat, mengatakan bahwa pengalaman parkir sering menjadi kesan pertama dan terakhir bagi pengunjung suatu kawasan.

“Parkir sering menjadi kesan pertama dan terakhir ketika seseorang mengunjungi suatu tempat. Ketika prosesnya tertib dan lancar, pengalaman pengunjung juga terasa lebih nyaman,” kata Ryan di Jakarta, belum lama ini.

Menurut dia, layanan parkir yang cepat, jelas, dan dapat dipercaya menjadi bagian penting dalam mendukung konsep mobilitas kota yang cerdas atau smart mobility.

Perubahan perilaku masyarakat dalam menggunakan layanan digital juga turut mendorong percepatan digitalisasi sistem parkir. Pengguna kini terbiasa dengan proses layanan yang cepat, minim antrean, serta menyediakan berbagai pilihan pembayaran non-tunai.

Deputy General Manager Business Development Regional Secure Parking Indonesia Hendri mengatakan digitalisasi layanan parkir tidak hanya berkaitan dengan penerapan teknologi baru, tetapi juga pembaruan dalam proses operasional untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi.

“Digitalisasi kami jalankan untuk memperkuat ketertiban proses, memastikan transaksi tercatat dengan jelas, sekaligus meningkatkan kenyamanan pengguna,” ujarnya.

Melalui sistem digital terintegrasi, proses keluar-masuk kendaraan dapat tercatat secara otomatis. Pembayaran parkir juga dapat dilakukan melalui berbagai metode non-tunai seperti kartu elektronik, dompet digital, hingga layanan perbankan digital.

Saat ini Secure Parking mengelola sekitar 1.700 lokasi parkir yang telah bertransformasi secara digital di berbagai kota di Indonesia, mencakup pusat perbelanjaan, kawasan perkantoran, rumah sakit, hingga fasilitas publik.

Sebagai bagian dari pengembangan teknologi, perusahaan juga memperkenalkan sistem operasional terbaru yang berevolusi dari Epsilon Parking System (EPS) menuju platform baru bernama eNOS.

Sistem tersebut memanfaatkan teknologi License Plate Recognition (LPR) untuk mengenali nomor kendaraan secara otomatis. Selain itu, tersedia pula metode pembayaran berbasis QR dan teknologi Flap Lock yang memungkinkan pengguna melakukan pembayaran secara mandiri tanpa transaksi manual di pintu keluar.

General Manager Business Development Secure Parking Indonesia Sofian Chandra mengatakan integrasi sistem pembayaran digital juga memperkuat tata kelola operasional parkir.

“Dengan sistem yang terintegrasi, seluruh transaksi parkir dapat tercatat secara sistematis sehingga lebih transparan dan mudah dipantau oleh pengelola kawasan,” ujarnya.

Teknologi eNOS saat ini telah diterapkan di sejumlah lokasi di Jakarta, termasuk Plaza Indonesia dan PIK Avenue, serta mulai diperluas ke berbagai kota lain di Indonesia.

Deputy Managing Director Secure Parking Indonesia Queenta Sylvia mengatakan tahun 2026 menjadi fase penguatan implementasi sistem parkir digital.

“Fokus kami bukan hanya menghadirkan inovasi, tetapi memastikan sistem yang sudah berjalan dapat memberikan pengalaman layanan yang stabil dan konsisten bagi pengguna,” kata Queenta.

Scr/Mashable




Don't Miss