Google kembali menambahkan kecerdasan buatan ke layanan produktivitasnya. Kali ini, Gemini di Google Calendar resmi menghadirkan fitur baru yang memudahkan pengguna menemukan waktu rapat paling ideal untuk semua peserta secara otomatis.
Fitur anyar ini diberi nama Suggested Times, dan bekerja dengan cara memindai kalender seluruh peserta rapat—selama pengguna memiliki akses—untuk kemudian merekomendasikan slot waktu terbaik berdasarkan ketersediaan jadwal, jam kerja, serta potensi bentrok agenda.
Dengan kehadiran Suggested Times, pengguna tak perlu lagi membuka kalender satu per satu atau bertukar email panjang hanya untuk menyepakati jadwal rapat.
Sebelumnya, Google sudah lebih dulu memperkenalkan fitur Help me schedule berbasis Gemini di Gmail. Fitur tersebut memungkinkan pengguna menawarkan beberapa opsi waktu rapat langsung dari email, lalu otomatis membuat acara kalender setelah waktu disepakati.
Kini, kemampuan serupa dibawa langsung ke Google Calendar, sehingga proses penjadwalan menjadi lebih cepat dan terintegrasi.
Saat membuat acara baru, Gemini akan langsung menampilkan rekomendasi waktu terbaik yang bisa dipilih hanya dengan satu klik.
Tak hanya soal penjadwalan awal, Google juga menyederhanakan proses penjadwalan ulang. Jika beberapa peserta menolak undangan rapat, sistem akan menampilkan banner rekomendasi waktu baru di dalam acara tersebut.
Pengguna cukup mengklik saran tersebut untuk memperbarui undangan, tanpa perlu membuat event baru dari awal.
Fitur Suggested Times mulai diluncurkan secara bertahap untuk pengguna Google Workspace Business Standard dan Plus, Enterprise Standard dan Plus dan akun dengan add-on Google AI Pro for Education
Fitur ini aktif secara default dan diperkirakan akan tersedia untuk seluruh pengguna yang memenuhi syarat dalam beberapa pekan ke depan.
Namun, Google mencatat sejumlah keterbatasan. Suggested Times belum tersedia di aplikasi Google Calendar untuk Android dan iOS, tidak bisa digunakan untuk rapat lebih dari 8 jam, acara dengan terlalu banyak peserta, atau tanggal yang sudah berlalu.
Dengan integrasi Gemini yang semakin dalam, Google menegaskan arah pengembangan Calendar sebagai alat produktivitas berbasis AI. Tujuannya jelas: mengurangi pekerjaan administratif dan membantu pengguna fokus pada pekerjaan utama.
Langkah ini sekaligus memperkuat posisi Google Workspace di tengah persaingan platform produktivitas yang semakin mengandalkan kecerdasan buatan.
Scr/Mashable

















