Hisense Cetak Sejarah! Pabrik TV Pertama di Dunia yang Raih Gelar Global Lighthouse dari WEF

06.02.2026
Hisense Cetak Sejarah! Pabrik TV Pertama di Dunia yang Raih Gelar Global Lighthouse dari WEF
Hisense Cetak Sejarah! Pabrik TV Pertama di Dunia yang Raih Gelar Global Lighthouse dari WEF

Kabar membanggakan datang dari raksasa teknologi global, Hisense, yang baru saja mengukuhkan posisinya sebagai pionir dalam industri elektronik konsumen. Pabrik Hisense Visual Technology yang berlokasi di Qingdao secara resmi diakui oleh World Economic Forum (WEF) sebagai Customer Centricity Lighthouse.

Pencapaian prestisius ini menjadikan fasilitas tersebut sebagai pabrik pertama dan satu-satunya di industri televisi global yang berhasil masuk ke dalam jajaran elit Global Lighthouse Network.

Penghargaan ini bukan sekadar gelar biasa, melainkan pengakuan dunia terhadap kemampuan Hisense dalam mengadopsi teknologi digital paling mutakhir demi memberikan nilai tambah yang luar biasa bagi para pelanggannya.

Penetapan sebagai bagian dari Global Lighthouse Network merupakan apresiasi terhadap lokasi industri yang dinilai sukses mengimplementasikan teknologi revolusioner untuk mendongkrak performa operasional sekaligus mempercepat penetrasi produk ke pasar.

Di tengah persaingan pasar televisi global yang sangat kompetitif dan jenuh, Hisense Visual Technology Qingdao Factory berhasil menjawab tantangan kebutuhan konsumen yang berubah begitu cepat.

Dengan mengintegrasikan teknologi Artificial Intelligence (AI), pengolahan big data, simulasi industri tingkat tinggi, hingga penggunaan Virtual Reality (VR) berskala besar, Hisense melakukan transformasi digital total yang mencakup seluruh lini, mulai dari proses riset dan pengembangan (R&D) hingga ke tahap manufaktur akhir.

Hasil dari lompatan teknologi ini sangat impresif dan membawa dampak nyata pada efisiensi perusahaan. Hisense berhasil mencatatkan skor loyalitas pelanggan atau Net Promoter Score (NPS) hingga 84%, sebuah angka yang sangat tinggi di industri elektronik.

Tidak hanya itu, durasi riset produk baru berhasil dipangkas hingga 34% dan biaya material turun sebanyak 18%. Inovasi ini juga menyentuh aspek sumber daya manusia, di mana pelatihan karyawan baru menjadi 60% lebih cepat berkat bantuan sistem digital.

Salah satu pencapaian yang paling mencengangkan adalah kecepatan produksi TV berukuran besar (85 inci) yang kini hanya membutuhkan waktu 20 detik untuk satu siklus manufaktur, sebuah standar baru dalam efisiensi produksi global.

Dennys Li, selaku President Hisense Visual Technology menegaskan bahwa filosofi manufaktur cerdas di Hisense selalu berakar pada apa yang dibutuhkan oleh konsumen.

Dengan membangun sistem yang berpusat pada manusia, Hisense mampu menerjemahkan keinginan pelanggan menjadi produk nyata dengan tingkat presisi dan kecepatan yang sulit ditandingi.

Proses identifikasi kebutuhan pasar hingga implementasi fitur pada produk pun kini 62% lebih singkat, memungkinkan Hisense untuk selalu selangkah lebih maju dalam menghadirkan teknologi yang relevan bagi gaya hidup masyarakat modern saat ini.

Pencapaian luar biasa di Qingdao ini sekaligus menambah koleksi gelar “Lighthouse” bagi keluarga besar Hisense di bawah Global Lighthouse Network. Sebelumnya, pabrik Hisense Hitachi di Huangdao telah lebih dulu diakui sebagai Sustainability Lighthouse pertama di dunia untuk sektor VRF.

Keberhasilan beruntun ini mempertegas komitmen jangka panjang Hisense dalam memimpin industri manufaktur yang berkelanjutan dan berbasis kecerdasan buatan.

Transformasi digital yang berfokus pada manusia ini menjadi tonggak sejarah penting yang membuktikan bahwa teknologi canggih dan strategi manufaktur cerdas adalah kunci untuk memberikan pengalaman terbaik bagi pengguna di seluruh dunia.

Scr/Mashable




Don't Miss