Transformasi teknologi berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang dilakukan Telkomsel kembali mendapat pengakuan internasional.
Operator telekomunikasi terbesar di Indonesia ini berhasil meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang Asian Telecom Awards 2026 yang digelar di Singapura.
Dalam ajang tersebut, Telkomsel memenangkan dua kategori utama yaitu Telecom Company of the Year dan Technology Innovation of the Year.
Penghargaan dari Asian Telecom Awards sendiri dikenal sebagai salah satu tolok ukur reputasi operator telekomunikasi di kawasan Asia. Penilaian dilakukan oleh panel independen yang menilai strategi perusahaan, keberhasilan implementasi teknologi, serta dampaknya terhadap pelanggan dan industri secara keseluruhan.
AI Dorong Jaringan Lebih Andal dan Layanan Lebih Responsif
Salah satu faktor utama yang membuat Telkomsel meraih penghargaan Telecom Company of the Year adalah penerapan teknologi AI dan Machine Learning dalam berbagai lini operasional perusahaan.
Telkomsel saat ini telah mengimplementasikan lebih dari 100 use case AI/ML yang digunakan untuk meningkatkan kualitas jaringan, mempercepat layanan pelanggan, hingga mendukung otomatisasi sistem teknologi informasi.
Salah satu inovasi penting yang dihadirkan adalah konsep Autonomous Network, yaitu sistem jaringan pintar yang mampu memprediksi potensi gangguan sebelum terjadi. Dengan teknologi ini, jaringan dapat melakukan penyesuaian dan perbaikan secara otomatis dalam waktu nyata.
Dampaknya cukup signifikan. Sistem ini mampu mengurangi durasi gangguan jaringan hingga tiga kali lebih cepat serta meningkatkan respons terhadap insiden jaringan lebih dari 40 persen.
Telco Verify 2.0 Hadirkan Verifikasi Aman Tanpa OTP
Selain peningkatan jaringan dan layanan pelanggan, Telkomsel juga meraih penghargaan Technology Innovation of the Year berkat inovasi keamanan digital melalui teknologi Telco Verify 2.0.
Solusi ini menghadirkan sistem verifikasi nomor berbasis SIM yang memungkinkan pengguna masuk ke aplikasi secara instan tanpa perlu menggunakan kode OTP. Teknologi ini menjadi yang pertama di dunia yang terintegrasi langsung dengan Google Firebase Authentication.
Dengan metode verifikasi berbasis jaringan operator, proses login menjadi lebih cepat, otomatis, serta lebih aman. Sistem ini juga mampu mengurangi berbagai risiko keamanan digital seperti OTP interception, SIM swap, hingga account takeover yang sering menjadi celah dalam proses autentikasi digital.
Inovasi ini sangat relevan bagi berbagai sektor industri digital seperti perbankan, fintech, e-commerce, hingga layanan digital lainnya yang membutuhkan sistem keamanan tinggi.
Teknologi tersebut juga selaras dengan inisiatif global dari GSMA melalui program Open Gateway, yang bertujuan membuka kapabilitas jaringan operator kepada pengembang aplikasi secara lebih standar dan terintegrasi.
Komitmen Telkomsel Bangun Digital Trust
Direktur Information Technology Telkomsel, Joyce Shia, menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi pengakuan atas komitmen Telkomsel dalam menghadirkan pengalaman digital yang lebih aman, sederhana, dan mulus bagi masyarakat.
“Penghargaan ini menegaskan komitmen Telkomsel dalam memperkuat digital trust dan menghadirkan pengalaman yang lebih aman, sederhana, dan mulus bagi masyarakat Indonesia. Melalui Telco Verify kami menyediakan autentikasi carrier‑grade untuk melindungi pengguna, sekaligus memperkuat ekosistem digital seperti perbankan dan fintech”, ungkapnya.
Selain itu, penerapan AI secara luas di berbagai lini operasional perusahaan menunjukkan langkah nyata Telkomsel dalam bertransformasi menjadi trusted digital enabler yang mendukung masa depan digital Indonesia.
Scr/Mashable





















