Jensen Huang Angkat Bicara: NVIDIA Bakal Terlibat di Putaran Pendanaan Terbaru OpenAI 2026

02.02.2026
Jensen Huang Angkat Bicara: NVIDIA Bakal Terlibat di Putaran Pendanaan Terbaru OpenAI 2026
Jensen Huang Angkat Bicara: NVIDIA Bakal Terlibat di Putaran Pendanaan Terbaru OpenAI 2026

Dunia teknologi kembali dihebohkan oleh manuver strategis dua penguasa pasar kecerdasan buatan, NVIDIA dan OpenAI.

Dikutip dari Engadget, Senin (2/2/2026), CEO NVIDIA, Jensen Huang, baru-baru ini memberikan pernyataan tegas kepada media terkait niat perusahaannya untuk menyuntikkan dana dalam jumlah besar pada putaran pendanaan terbaru OpenAI.

Pernyataan ini muncul sebagai respons cepat setelah laporan dari The Wall Street Journal sempat memicu spekulasi mengenai ketidakharmonisan hubungan kedua perusahaan tersebut.

Meski detail nominal pastinya masih dirahasiakan, Huang mengisyaratkan bahwa komitmen finansial ini berpotensi menjadi salah satu investasi terbesar yang pernah dilakukan oleh NVIDIA sepanjang sejarah perjalanannya di industri teknologi.

Sebelumnya, sempat beredar kabar bahwa kesepakatan kolosal senilai 100 miliar dolar yang direncanakan pada September lalu mengalami hambatan dan belum berkembang melampaui tahap negosiasi awal.

Proyek ambisius tersebut awalnya dirancang untuk membangun pusat data AI raksasa dengan kapasitas energi mencapai 10 gigawatt, yang ditargetkan mulai beroperasi pada paruh kedua tahun 2026.

Laporan media sempat mengklaim bahwa Jensen Huang secara pribadi mengkritik gaya manajemen OpenAI yang dianggap kurang disiplin, sehingga kesepakatan tersebut dipandang sebagai perjanjian yang tidak mengikat dan rentan untuk dibatalkan.

Namun, dalam sebuah pertemuan dengan wartawan di Taipei akhir pekan ini, Jensen Huang dengan tegas menepis kabar miring tersebut dan menyebut klaim mengenai keraguan NVIDIA sebagai sebuah “omong kosong”.

Sebaliknya, ia melontarkan pujian setinggi langit bagi perusahaan besutan Sam Altman tersebut dengan menyebut OpenAI sebagai salah satu entitas paling berpengaruh di zaman kita.

Dukungan moral ini dibarengi dengan kepastian bahwa NVIDIA tetap percaya sepenuhnya pada visi dan kualitas kerja yang dihasilkan oleh tim OpenAI, meskipun terdapat penyesuaian strategi dalam hal skema pendanaan yang akan diberikan.

Meskipun NVIDIA dipastikan akan terlibat dalam putaran pendanaan terbaru, Huang memberikan sedikit catatan bahwa nilai investasinya kali ini mungkin tidak akan menyentuh angka fantastis 100 miliar dolar seperti yang sempat dirumorkan di awal.

Hal ini menunjukkan pendekatan yang lebih terukur dan strategis dari NVIDIA, yang ingin memastikan bahwa setiap dolar yang diinvestasikan memberikan dampak nyata bagi pengembangan ekosistem kecerdasan buatan global.

Fokus utama mereka tetap pada akselerasi inovasi tanpa harus terburu-buru mengunci kesepakatan pusat data dalam skala yang mungkin terlalu prematur untuk diwujudkan dalam waktu singkat.

Kesinambungan kerja sama ini menjadi sangat krusial karena NVIDIA merupakan pemasok utama chipset H100 dan Blackwell yang menjadi tulang punggung pelatihan model bahasa besar (Large Language Models) milik OpenAI.

Hubungan simbiosis mutualisme ini memastikan bahwa perkembangan AI generatif di masa depan akan tetap stabil dan kompetitif.

Dengan klarifikasi langsung dari Jensen Huang, pasar kini mendapatkan kepastian bahwa kolaborasi antara sang “raja chip” dan sang “pionir AI” masih berada di jalur yang kuat, siap untuk membawa standar baru bagi kemajuan teknologi di tahun 2026 dan seterusnya.

Scr/Mashable




Don't Miss