Kaspersky mengungkap kampanye phishing rekrutmen melalui LinkedIn yang digunakan kelompok siber Mirage Kitten untuk menargetkan pengembang perangkat lunak di sektor penerbangan dan fintech.
Serangan menyasar wilayah Timur Tengah dan Afrika, terutama Mesir, Ethiopia, dan Afghanistan.
Temuan Kaspersky Global Research & Analysis Team (GReAT) pada 5 September 2026 menunjukkan bahwa pelaku menyamar sebagai perekrut perusahaan teknologi besar di LinkedIn. Korban kemudian ditawari mengikuti tes teknis atau coding challenge sebagai bagian dari proses rekrutmen.
Serangan ini tidak hanya mengandalkan rekayasa sosial. Mirage Kitten juga menggunakan malware baru berbasis Node.js dan JavaScript yang dapat menyerang perangkat Windows, macOS, dan Linux.
Modus Phishing Rekrutmen LinkedIn
Pelaku menghubungi software engineer melalui LinkedIn dan menawarkan proses seleksi pekerjaan. Korban kemudian menerima tautan coding challenge yang disimpan di layanan cloud Amazon yang sah agar terlihat meyakinkan.
Korban diberikan waktu pengerjaan hanya satu hingga tiga jam dan dilarang menggunakan asisten coding berbasis AI. Menurut Kaspersky, aturan tersebut kemungkinan digunakan untuk mencegah alat AI mendeteksi kode berbahaya yang disisipkan dalam paket tantangan.
Saat korban mengunduh dan menjalankan coding challenge di komputer kerja, malware bekerja secara diam-diam di latar belakang.
Mirage Kitten Beralih ke Malware JavaScript
Kampanye terbaru menunjukkan perubahan teknik Mirage Kitten. Sebelumnya, kelompok ini menggunakan malware native berbasis C, C++, dan Go, terutama untuk perangkat Windows.
Kini, penggunaan Node.js dan JavaScript memungkinkan pelaku memakai satu basis kode untuk menyerang Windows, macOS, dan Linux.
Kaspersky mengidentifikasi dua keluarga malware dalam kampanye tersebut, yaitu NodeRabbit dan PollCat.
NodeRabbit
NodeRabbit merupakan Remote Access Trojan (RAT) berbasis Node.js yang disembunyikan dalam paket pengembangan umum.
Malware ini dapat memberikan kendali kepada penyerang atas perangkat korban. NodeRabbit juga memiliki mekanisme persistensi yang menyasar lingkungan kerja pengembang, termasuk memasang ekstensi ruang kerja palsu yang berjalan bersama Microsoft Visual Studio Code.
Selain itu, malware dapat memodifikasi repositori kode lokal agar ancaman berjalan ketika pengembang menyimpan atau melakukan merge kode proyek.
PollCat
PollCat merupakan RAT berbasis JavaScript. Malware ini menunggu korban memasukkan “kata sandi sekali pakai” yang diberikan oleh perekrut palsu untuk mengakses coding challenge.
Setelah aktif, PollCat dapat mengumpulkan informasi sistem, memindai direktori, dan mengirimkan data kepada penyerang.
Selain Mesir, Ethiopia, dan Afghanistan, Kaspersky juga menemukan deteksi terkait kampanye ini di Jerman, Turki, Israel, India, dan Irlandia.
Pengembang Jadi Target Utama
Menurut Kaspersky, pengembang menjadi target bernilai tinggi karena biasanya memiliki akses penting ke jaringan dan sistem perusahaan.
Omar Amin, pakar keamanan Kaspersky GReAT, mengatakan, “Peralihan dari malware tradisional hasil kompilasi ke ancaman berbasis JavaScript menandai perubahan taktik Mirage Kitten. Dengan membajak proses perekrutan dan menyisipkan kode secara langsung ke dalam perangkat kerja pengembang sehari-hari, kelompok ini mampu menembus batasan keamanan perusahaan secara diam-diam. Pengembang biasanya memiliki hak akses istimewa dalam jaringan perusahaan, sehingga mereka menjadi target bernilai sangat tinggi bagi operasi spionase siber tingkat lanjut.”
Kasus ini menunjukkan bahwa serangan siber tidak selalu dimulai dari celah keamanan jaringan. Proses rekrutmen, tes coding, dan file pengembangan juga dapat dimanfaatkan sebagai pintu masuk.
Kaspersky Rekomendasikan Perlindungan Berlapis
Kaspersky merekomendasikan organisasi menggunakan solusi keamanan dengan kemampuan pemantauan dan respons ancaman secara real-time.
Perusahaan juga dapat memanfaatkan layanan Compromise Assessment, Managed Detection and Response (MDR), dan Incident Response untuk mendeteksi, menyelidiki, serta menangani serangan.
Akses terhadap threat intelligence juga penting untuk membantu tim keamanan memahami ancaman dan mengidentifikasi risiko dengan lebih cepat.
Kampanye Mirage Kitten menjadi pengingat bahwa tawaran pekerjaan, coding challenge, dan file pengembangan yang terlihat normal tetap perlu diverifikasi, terutama jika berasal dari pihak yang tidak dikenal.
Scr/Mashable












![Cara Matiin SafeSearch Google di HP dan Laptop. [Pexels/Brett Jordan]](https://hellokepsir.com/storage/2026/08/image-1024x576.png)








