Mantan Otak di Balik Google TPU Bangun MatX, Startup Chip AI yang Kini Bernilai Fantastis

26.02.2026
Mantan Otak di Balik Google TPU Bangun MatX, Startup Chip AI yang Kini Bernilai Fantastis
Mantan Otak di Balik Google TPU Bangun MatX, Startup Chip AI yang Kini Bernilai Fantastis

Dunia kecerdasan buatan kembali dikejutkan dengan gebrakan besar dari sektor perangkat keras, di mana MatX, sebuah perusahaan rintisan chip yang tengah naik daun, secara resmi mengumumkan perolehan pendanaan Seri B senilai $500 juta atau sekitar Rp8 triliun.

Mengutip Techcrunch, Kamis (26/2/2026), langkah besar ini dipimpin oleh raksasa perdagangan Jane Street serta Situational Awareness, sebuah firma investasi besutan mantan peneliti OpenAI ternama, Leopold Aschenbrenner.

Suntikan dana jumbo ini bukan sekadar modal kerja biasa, melainkan sebuah sinyal kuat bahwa industri teknologi sedang bersiap mencari alternatif baru di luar dominasi GPU Nvidia yang selama ini menguasai pasar global.

Nilai berita yang paling mencolok dari pergerakan MatX adalah ambisinya yang sangat agresif dalam peta persaingan teknologi. Perusahaan ini memiliki misi ambisius untuk memproduksi prosesor yang diklaim mampu bekerja 10 kali lebih efisien dalam melatih Large Language Model (LLM) serta memberikan hasil inferensi yang jauh lebih cepat dibandingkan produk unggulan Nvidia saat ini.

Reiner Pope, selaku pendiri sekaligus CEO MatX, mengonfirmasi kabar gembira ini melalui unggahan resminya di LinkedIn pada hari Selasa, seraya memaparkan deretan investor papan atas yang ikut bergabung seperti Marvell Technology, NFDG, Spark Capital, hingga pendiri Stripe, Patrick dan John Collison.

Meskipun MatX memilih untuk merahasiakan valuasi terbarunya, banyak pengamat industri mulai membandingkan mereka dengan kompetitor terdekatnya, Etched. Sebagai referensi, Etched baru-baru ini berhasil menghimpun dana serupa dengan valuasi menembus angka $5 miliar atau setara dengan Rp80 triliun.

Keberhasilan MatX mengamankan pendanaan Seri B ini terjadi hanya berselang setahun setelah putaran Seri A mereka yang bernilai sekitar $100 juta. Pertumbuhan eksponensial ini menunjukkan kepercayaan pasar yang luar biasa tinggi terhadap kemampuan teknis tim di balik MatX, mengingat valuasi startup ini sebelumnya sempat berada di angka $300 juta pada awal tahun 2024.

Kredibilitas MatX memang tidak perlu diragukan lagi karena didirikan oleh dua sosok legendaris yang sebelumnya menjadi “otak” di balik pengembangan perangkat keras Google.

Sebelum meluncurkan MatX pada tahun 2023, Reiner Pope merupakan pimpinan pengembangan perangkat lunak untuk Google TPU (Tensor Processing Unit), chip khusus AI milik raksasa mesin pencari tersebut.

Ia tidak sendirian, bersama rekan pendirinya, Mike Gunter, yang merupakan perancang utama perangkat keras TPU, keduanya memutuskan keluar dari zona nyaman di Google demi membangun revolusi chip AI yang lebih spesifik dan bertenaga.

Dengan amunisi finansial yang kini sangat melimpah, MatX telah memetakan rencana produksi masif dengan menggandeng raksasa manufaktur semikonduktor asal Taiwan, TSMC. Dana segar tersebut akan dialokasikan sepenuhnya untuk mempercepat riset dan pengembangan serta memastikan lini produksi berjalan sesuai target.

Jika semuanya berjalan mulus, MatX berencana untuk mulai mengirimkan chip revolusioner mereka kepada para pelanggan di seluruh dunia pada tahun 2027 mendatang, sebuah momen yang diprediksi akan menjadi titik balik baru dalam sejarah efisiensi pengolahan data kecerdasan buatan secara global.

Scr/Mashable




Don't Miss