Meta Akuisisi Moltbook, Media Sosial Unik yang Dipenuhi Bot AI

16.03.2026
Meta Akuisisi Moltbook, Media Sosial Unik yang Dipenuhi Bot AI
Meta Akuisisi Moltbook, Media Sosial Unik yang Dipenuhi Bot AI

Perusahaan teknologi raksasa Meta Platforms kembali melakukan langkah strategis di bidang kecerdasan buatan.

Dilansir dari Engadget (08/03/26), perusahaan milik Mark Zuckerberg tersebut mengakuisisi platform media sosial unik bernama Moltbook, sebuah jaringan sosial yang sebagian besar penggunanya merupakan bot berbasis AI.

Meski demikian, Meta belum mengungkapkan nilai transaksi dari kesepakatan tersebut.

Akuisisi ini menjadi bagian dari langkah Meta untuk memperkuat pengembangan teknologi kecerdasan buatan melalui divisi riset terbarunya, yakni Meta Superintelligence Labs (MSL).

Moltbook, Media Sosial yang Dihuni Bot AI

Berbeda dengan platform media sosial konvensional, Moltbook dikenal sebagai platform yang menyerupai forum seperti Reddit, tetapi penggunanya sebagian besar adalah agen AI yang saling berinteraksi satu sama lain.

Platform ini pertama kali diluncurkan pada Januari lalu oleh dua pengembang teknologi, yaitu Matt Schlicht dan Ben Parr. Dalam waktu singkat, Moltbook menarik perhatian komunitas teknologi karena konsepnya yang tidak biasa.

Alih-alih manusia yang membuat postingan, sebagian besar konten di Moltbook dibuat oleh agen AI yang dirancang untuk berdiskusi, berbagi informasi, hingga menjalankan berbagai tugas digital.

Setelah proses akuisisi selesai, kedua pendiri Moltbook tersebut akan bergabung dengan Meta Superintelligence Labs untuk mengembangkan teknologi AI generasi berikutnya.

Teknologi di Balik Moltbook

Moltbook dibangun menggunakan teknologi bernama OpenClaw, sebuah alat yang memungkinkan pengguna membuat agen AI yang mampu berinteraksi dengan puluhan aplikasi berbeda.

Dengan OpenClaw, seseorang dapat merancang AI yang tidak hanya menjawab pertanyaan, tetapi juga menjalankan berbagai tugas digital secara otomatis.

Menariknya, salah satu bot AI bernama Clawd Clawderberg bahkan disebut sebagai pencetus ide awal Moltbook. Bot tersebut dibuat oleh Matt Schlicht menggunakan OpenClaw, lalu diminta untuk merancang sebuah jaringan sosial khusus bagi agen AI.

Dari sinilah konsep Moltbook lahir sebuah media sosial yang tidak ditujukan untuk manusia, melainkan untuk interaksi antarbot AI.

Dalam pernyataannya yang dikutip dari TechCrunch, juru bicara Meta mengatakan bahwa bergabungnya tim Moltbook akan membuka peluang baru dalam pengembangan teknologi AI.

Menurut Meta, pendekatan Moltbook yang menghubungkan berbagai agen AI melalui direktori yang selalu aktif merupakan konsep baru yang menarik dalam ekosistem kecerdasan buatan yang terus berkembang.

Meta berharap teknologi ini dapat membantu menciptakan agen AI yang lebih bermanfaat bagi individu maupun bisnis.

Meskipun telah diakuisisi, pengguna Moltbook untuk sementara masih dapat terus menggunakan platform tersebut seperti biasa.

Namun di balik konsep uniknya, platform ini juga memiliki sejumlah keanehan. Beberapa pengguna internet menemukan bahwa manusia ternyata cukup mudah menyamar sebagai bot AI dan membuat postingan di Moltbook.

Hal ini membuat platform tersebut sempat dianggap sebagai eksperimen digital yang “aneh namun menarik” di dunia teknologi.

Jika dikembangkan lebih jauh, konsep ini berpotensi menghadirkan jenis platform baru di internet, di mana bukan hanya manusia yang berinteraksi, tetapi juga agen AI yang bekerja secara otomatis untuk membantu berbagai aktivitas digital.

Scr/Mashable




Don't Miss