Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026 Jadi yang Paling Cerdas dari Sisi Teknologi

03.03.2026
Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026 Jadi yang Paling Cerdas dari Sisi Teknologi
Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026 Jadi yang Paling Cerdas dari Sisi Teknologi

Ajang olahraga musim dingin terbesar di dunia tahun ini bukan hanya tentang rekor dan medali. Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026 resmi mencatat sejarah sebagai Olimpiade paling cerdas dan terdigitalisasi, berkat dukungan penuh dari Alibaba Cloud.

Alibaba menghadirkan ekosistem berbasis cloud dan kecerdasan buatan (AI) yang mengubah cara Olimpiade dikelola, disiarkan, hingga dinikmati penggemar di seluruh dunia.

Dari sistem transportasi untuk puluhan ribu orang hingga teknologi Large Language Model (LLM) pertama dalam sejarah Olimpiade, Milano Cortina 2026 menjadi tonggak transformasi digital Olympic Movement.

Teknologi AI dan Cloud Dorong Olimpiade Lebih Berkelanjutan

Salah satu fokus utama Milano Cortina 2026 adalah keberlanjutan. Dengan dukungan infrastruktur cloud hemat energi, Alibaba Cloud membantu penyelenggara memantau konsumsi listrik dan emisi karbon secara real-time melalui sistem Enhanced Energy Data Management.

Sistem ini memungkinkan pengawasan langsung di seluruh venue pertandingan. Bahkan, IOC juga menguji chatbot berbasis model Qwen untuk mengakses data historis dan kebutuhan daya cadangan secara instan.

Selain itu, Energy Issue Tracking System mendigitalisasi proses pelaporan gangguan energi sehingga respons lebih cepat dan efisien.

Sistem Transportasi Dukung Mobilitas 80.000+ Orang

Dengan cakupan wilayah lebih dari 22.000 kilometer persegi di kawasan Alpen Italia, Milano Cortina 2026 menjadi Olimpiade Musim Dingin dengan jangkauan geografis terluas sepanjang sejarah.

Untuk menjamin kelancaran mobilitas, Alibaba Cloud membangun Transportation Management System (TMS) yang terintegrasi penuh. Sistem ini mendukung lebih dari 80.000 atlet, staf, relawan, media, dan ofisial sepanjang ajang berlangsung.

Melalui aplikasi transportasi resmi, pengguna mendapatkan perencanaan perjalanan yang personal dan notifikasi layanan secara real-time.

Tak hanya itu, teknologi low-latency livestreaming juga digunakan dalam sistem Video Adjudication untuk membantu wasit mengambil keputusan lebih akurat melalui tayangan ulang instan di cabang seperti freestyle skiing dan snowboard slopestyle.

Revolusi Penyiaran: 4.198 Video Sorotan Real-Time

Transformasi besar juga terjadi di bidang broadcasting. Platform OBS Live Cloud yang didukung Alibaba Cloud menggantikan sistem satelit tradisional dengan distribusi konten berbasis cloud yang lebih fleksibel dan skalabel.

Sebanyak 442 siaran langsung disalurkan ke 42 penyiar global dengan efisiensi tinggi. Bahkan, International Broadcasting Centre tahun ini 25% lebih kecil dibandingkan Beijing 2022, menunjukkan efisiensi signifikan dari sisi infrastruktur fisik.

Salah satu inovasi paling mencolok adalah sistem Real-Time 360º Replay. Teknologi ini memungkinkan Media Rights Holders mengakses 4.198 video sorotan pertandingan yang diproduksi secara instan.

Ditambah dengan sistem Automatic Media Description (AMD) berbasis AI, proses produksi dan distribusi konten menjadi jauh lebih cepat dan cerdas.

Model Qwen: Penggunaan LLM Pertama dalam Sejarah Olimpiade

Milano Cortina 2026 juga mencatat sejarah sebagai Olimpiade pertama yang memanfaatkan teknologi Large Language Model (LLM) melalui model Qwen.

Model ini mendukung berbagai platform seperti Olympic AI Assistant dan Sports AI Platform yang menghadirkan interaksi multibahasa, pencarian konten cerdas, hingga manajemen media skala besar.

Bahkan, tradisi pin trading di Desa Olimpiade kini memiliki sentuhan AI melalui Intelligent Pin Trading Station. Atlet dapat berinteraksi menggunakan suara dan gestur, sementara sistem AI mengarahkan lengan robot untuk melakukan pertukaran pin. Sepanjang ajang, lebih dari 8.000 pertukaran pin telah difasilitasi oleh sistem ini.

Kolaborasi jangka panjang antara Alibaba dan IOC membuktikan bahwa masa depan Olimpiade adalah digital, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Scr/Mashable




Don't Miss