ASUS secara resmi mengumumkan kesiapan penuh jajaran motherboard terbaru mereka untuk menyambut kehadiran prosesor Intel® Core™ Ultra 200S Plus Series. Dukungan komprehensif ini mencakup berbagai lini chipset mulai dari W880, Z890, Q870, B860, hingga H810.
Langkah strategis ini memastikan para pengguna, mulai dari kalangan profesional hingga gamer kompetitif, dapat langsung mencicipi potensi maksimal dari arsitektur desktop terbaru Intel dengan stabil dan optimal.
Melalui pembaruan BIOS yang presisi, ASUS menghadirkan harmoni antara perangkat keras dan perangkat lunak. Pembaruan ini bukan sekadar formalitas, melainkan kunci untuk membuka fitur-fitur canggih seperti peningkatan stabilitas sistem, kompatibilitas memori yang lebih luas, serta fleksibilitas penyesuaian performa.
Baik pengguna seri Pro WS untuk workstation, ROG dan ROG Strix untuk gaming enthusiast, TUF Gaming yang tahan banting, ProArt untuk para kreator konten, maupun seri ASUS Prime yang serba bisa, transisi menuju teknologi Intel terbaru kini menjadi lebih mulus dan bertenaga.
Revolusi Performa dan Efisiensi Per-Dollar
Robert Hallock, VP Enthusiast Channel Segment Intel, menyatakan bahwa kehadiran Intel Core Ultra 200S Plus merupakan tonggak baru bagi para enthusiast. Teknologi ini dirancang untuk merevolusi cara PC bekerja dengan nilai manfaat yang jauh lebih tinggi.
“Bersama motherboard ASUS 800 series, pengguna akan merasakan reduksi latensi yang signifikan serta headroom performa yang lega. Ini adalah solusi performance-per-dollar terbaik untuk kebutuhan gaming berat maupun pembuatan konten profesional,” ujar Robert.
Senada dengan hal tersebut, Jonson Lee selaku Head of Motherboard R&D ASUS, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung inovasi platform terbaru. ASUS memberikan kepercayaan diri bagi pengguna untuk bereksplorasi dengan latensi rendah dan pengalaman pengguna yang jauh lebih lancar dibandingkan generasi sebelumnya.
Dominasi ROG Maximus Z890 Apex: Sang Pemecah Rekor Dunia
Bukan ASUS namanya jika tidak membawa pembuktian nyata. Motherboard unggulan mereka, ROG Maximus Z890 Apex, kembali mengukuhkan posisinya sebagai “raja” di dunia overclocking. Dirancang khusus untuk melampaui batasan kinerja standar, motherboard ini telah mencatatkan berbagai rekor dunia baru yang mencengangkan di kancah global.
Berkolaborasi dengan overclocker legendaris seperti Elmor dan CENS, perpaduan antara ROG Maximus Z890 Apex, prosesor Intel Core Ultra 7 270K Plus, dan memori G.SKILL Trident Z DDR5 berhasil menyapu bersih berbagai benchmark bergengsi.
Salah satu pencapaian paling fenomenal adalah keberhasilan Elmor mencetak frekuensi CPU-Z hingga 7647 MHz, rekor tertinggi yang pernah tercatat untuk platform Intel Arrow Lake sejauh ini.
Tabel Pencapaian Rekor Dunia (Power by ASUS & Intel)
Berikut adalah deretan prestasi yang berhasil diraih, membuktikan keunggulan engineering ASUS:
Kategori Benchmark | Status Rekor | Overclocker |
3D Mark CPU Profile (1T – 8T) | World Record | Elmor |
CPU-Z Frequency (7647MHz) | Highest Arrowlake | Elmor |
XTU (Extreme Tuning Utility) | Global First Place | CENS |
Cinebench (R11.5 – R2024) | Hardware First Place | CENS |
GeekBench 3 | Hardware First Place | CENS |
7Zip Performance | Hardware First Place | CENS |
Optimasi untuk Masa Depan Digital
Pencapaian ini bukan hanya soal angka di atas kertas. Keberhasilan tersebut menunjukkan betapa tangguhnya sistem penyaluran daya (power delivery) dan optimasi memori pada motherboard ASUS terbaru.
Bagi pengguna harian, hal ini berarti sistem yang lebih dingin, lebih cepat, dan memiliki daya tahan lebih lama meskipun digunakan dalam beban kerja yang ekstrem.
Dengan dukungan penuh terhadap Intel Core Ultra 200S Plus Series, ASUS kembali mempertegas posisinya sebagai pemimpin pasar yang tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga menciptakan standar baru dalam industri komputasi desktop.
Bagi yang berencana membangun PC impian di tahun 2026, jajaran motherboard ASUS 800 series adalah fondasi paling solid untuk masa depan digital.
Scr/Mashable



















