Kita sedang berada di era keemasan modifikasi konsol klasik. Jika dulu menghidupkan kembali Game Boy Advance cukup dengan layar IPS dan port USB-C, kini batasan tersebut telah didobrak lebih jauh.
Dikutip dari Engadget, Rabu (1/4/2026), seorang YouTuber kreatif, Secret Hobbyist, baru saja mencuri perhatian komunitas global dengan proyek ambisiusnya: membangun sebuah PlayStation Hybrid.
Selama beberapa bulan terakhir, ia mendesain, membuat prototipe, hingga merakit sebuah PCB (motherboard) kustom yang menggabungkan komponen terbaik dari berbagai revisi asli Sony PlayStation untuk menciptakan mesin retro pamungkas.
Perpaduan Komponen “Phat” dan PSOne: Yang Terbaik dari Dua Dunia
Rahasia kehebatan proyek ini terletak pada pemilihan komponen yang sangat mendetail. Secret Hobbyist menggunakan basis dari dua varian motherboard legendaris, yaitu PM-41 v2 milik PSOne (versi mungil) dan PU18 dari model “Phat” (versi original).
Keputusan ini bukan tanpa alasan teknis yang kuat. Sejarah mencatat bahwa antara tahun 1994 hingga 2000, Sony melakukan banyak revisi untuk menekan biaya produksi, namun dalam prosesnya, beberapa fitur premium justru dihilangkan.
Salah satu “harta karun” yang diambil dari model lama (PU18) adalah konverter audio digital-ke-analog (DAC) buatan Asahi Kasei. Di kalangan audiophile, DAC ini sangat dipuja karena kualitas suaranya yang setara dengan pemutar CD high-end.
Selain audio premium, penggunaan jalur PU18 memungkinkan konsol ini kompatibel dengan X Station, sebuah modul ODD (Optical Disc Drive) emulator yang memungkinkan PlayStation membaca game langsung dari kartu microSD, menggantikan peran laser kepingan CD yang ringkih.
Efisiensi Daya dan Visual Modern Berbasis FPGA
Meski mengambil jalur audio dari model lama, Secret Hobbyist lebih memilih mengambil unit CPU dan GPU dari varian PSOne. Komponen pada model PSOne dikenal jauh lebih hemat daya dan menghasilkan panas yang lebih sedikit dibandingkan pendahulunya.
Efisiensi ini menjadi kunci utama jika konsol ini ingin dioperasikan dalam durasi lama atau diubah menjadi perangkat portabel.
Untuk urusan visual, proyek ini tidak lagi bergantung pada kabel AV kuning-merah-putih yang buram. Dengan mengintegrasikan chip FPGA dari kit modifikasi Hispeedido, PlayStation Hybrid ini mampu mengeluarkan output video jernih melalui HDMI.
Ini berarti pengguna bisa memainkan judul-judul klasik seperti Tekken 3 atau Final Fantasy VII di monitor atau TV modern dengan resolusi yang lebih tajam dan stabil.
Langkah Menuju Konsol Handheld PlayStation Pertama?
Hasil akhir dari pengerjaan yang teliti ini adalah sebuah PCB kustom yang ukurannya bahkan lebih kecil dari motherboard PSOne asli. Luar biasanya, konsol “Frankenstein” ini hanya mengonsumsi daya kurang dari dua watt.
Konsumsi daya yang sangat rendah ini membuka peluang lebar bagi Secret Hobbyist untuk merancang casing khusus dan mengubahnya menjadi sebuah PlayStation Handheld sejati.
Meski saat ini desain casing masih dalam tahap pengembangan, kolom komentar di kanal Secret Hobbyist sudah dipenuhi oleh para antusias yang tidak sabar melihat bentuk finalnya.
Proyek ini membuktikan bahwa dengan pengetahuan teknik dan dedikasi, teknologi puluhan tahun lalu bisa bertransformasi menjadi gawai modern yang sangat relevan. Jika penasaran dengan proses penyolderan yang presisi dan detail skemanya, sangat disarankan untuk menonton dokumentasi video lengkapnya.
Proyek PlayStation Hybrid dari Secret Hobbyist adalah bukti nyata bahwa komunitas retro tidak hanya ingin bernostalgia, tapi juga ingin meningkatkan standar pengalaman bermain. Dengan audio kelas wahid, penyimpanan microSD, dan dukungan HDMI, PlayStation klasik kini siap menemani generasi baru gamer di tahun 2026.
Scr/Mashable
















