Kabar mengenai kebangkitan salah satu ikon platformer klasik kembali mencuat setelah pencipta seri Rayman, Michel Ancel, memberi sinyal kuat bahwa remake gim pertama Rayman sedang disiapkan.
Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam wawancara majalah Retro Gamer, memicu spekulasi baru di kalangan penggemar yang sudah menunggu lebih dari satu dekade sejak perilisan judul utama terakhir.
Dalam wawancara itu, Ancel mengatakan, “Walaupun rumit, saya pikir ada semacam remake yang direncanakan,” merujuk langsung pada Rayman versi 1995.
Ucapan tersebut langsung menarik perhatian karena selama bertahun-tahun Ubisoft belum mengumumkan proyek baru untuk waralaba tersebut, bahkan setelah ulang tahun ke-30 Rayman lewat tanpa pengumuman besar.
Rayman pertama kali hadir pada 1995 untuk Atari Jaguar sebelum kemudian dirilis di PlayStation dan Sega Saturn. Gim platformer ini dikenal lewat desain karakternya yang unik: tokoh utama tidak memiliki lengan dan kaki yang menyatu dengan tubuh, melainkan melayang terpisah sehingga tangan bisa dilempar untuk menyerang musuh.
Sepanjang permainan, pemain bertugas menyelamatkan makhluk kecil bernama Electoon dari kurungan musuh. Konsep visual dan mekanik permainan yang berbeda membuat Rayman langsung populer dan menjadi salah satu maskot penting Ubisoft di era 1990-an.
Kesuksesan itu melahirkan banyak sekuel dan rilis ulang. Seri ini berkembang dari platformer 2D menjadi petualangan 3D melalui Rayman 2: The Great Escape, kemudian kembali ke format 2D modern lewat Rayman Origins dan Rayman Legends pada 2013.
Namun setelah judul tersebut, Ubisoft lebih banyak merilis proyek spin-off yang tidak mendapat sambutan sekuat seri utamanya, sehingga aktivitas franchise perlahan meredup.
Kondisi itu semakin menurunkan harapan penggemar ketika Ubisoft beberapa waktu lalu membatalkan sejumlah proyek, termasuk remake Prince of Persia serta beberapa gim lain yang belum diumumkan.
Banyak pemain mengira perusahaan tersebut mulai meninggalkan waralaba klasiknya. Pernyataan Ancel pun menjadi titik terang pertama dalam beberapa tahun terakhir.
Ia juga menyinggung karakteristik gameplay Rayman klasik yang terkenal sulit. Menurutnya, sistem permainan berbasis presisi piksel membuat tantangan terasa tinggi bagi pemain modern.
“Gameplay yang sangat presisi piksel membuatnya tidak selalu mudah,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa keterbatasan teknologi masa lalu justru memberi identitas unik pada gim tersebut.
Ancel menyebut versi remake direncanakan hadir dalam resolusi HD dan kemungkinan memiliki beberapa checkpoint tambahan agar pengalaman bermain lebih ramah bagi pemain masa kini.
Spekulasi mengenai proyek baru semakin menguat karena sebelumnya sempat beredar bocoran edisi ulang tahun Rayman di internet. Meski belum ada konfirmasi resmi dari Ubisoft, aktivitas terbaru di akun media sosial Rayman—yang sempat lama tidak aktif—ikut memicu optimisme komunitas.
Di sisi lain, peluang hadirnya remake juga dinilai tidak terdampak langsung oleh pembatalan proyek Ubisoft. Dari tujuh proyek yang dihentikan, satu adalah Prince of Persia remake, tiga merupakan IP baru, dan satu gim mobile.
Satu proyek lain memang belum diungkap, namun banyak pengamat menilai kecil kemungkinan itu adalah Rayman karena rumor edisi perayaan masih terus muncul setelah pengumuman pembatalan.
Minat publik terhadap seri ini juga masih terlihat. Layanan Nintendo Switch Online baru-baru ini menambahkan Rayman 2: The Great Escape versi Nintendo 64 ke dalam katalognya, membuka kesempatan bagi pemain baru untuk mengenal franchise tersebut.
Kehadiran remake Rayman pertama dinilai dapat menjadi pintu masuk ideal bagi generasi pemain modern sekaligus nostalgia bagi penggemar lama.
Selama bertahun-tahun Rayman dikenal sebagai salah satu fondasi penting bagi Ubisoft sebelum era Assassin’s Creed dan Far Cry. Karena itu, kembalinya gim perdana dalam bentuk baru berpotensi menjadi momentum kebangkitan karakter legendaris tersebut.
Jika proyek ini benar terealisasi, remake Rayman bukan sekadar rilis ulang, melainkan langkah awal untuk menghidupkan kembali franchise klasik yang pernah menjadi wajah perusahaan pada era keemasan platformer 1990-an.
Scr/Mashable





















