Resmi Ditutup, GVV Batch 8 Buktikan Startup Berbasis Lingkungan Bisa Tumbuh Pesat

19.01.2026
Resmi Ditutup, GVV Batch 8 Buktikan Startup Berbasis Lingkungan Bisa Tumbuh Pesat
Resmi Ditutup, GVV Batch 8 Buktikan Startup Berbasis Lingkungan Bisa Tumbuh Pesat

Masa depan industri digital Indonesia kini tidak hanya bicara soal kecepatan, tetapi juga tentang keberlanjutan. Grab Indonesia baru saja merayakan sebuah tonggak penting dengan resmi menutup rangkaian Grab Ventures Velocity (GVV) Batch 8 melalui sesi Graduation Day yang inspiratif.

Mengusung tema besar mengenai percepatan adopsi operasional ramah lingkungan bagi UMKM, program akselerator intensif selama enam bulan ini menjadi panggung bagi lima startup terpilih untuk membuktikan bahwa teknologi iklim, energi terbarukan, dan ekonomi sirkular adalah kunci pertumbuhan ekonomi masa depan.

Perjalanan yang dimulai sejak pertengahan 2025 ini mencapai puncaknya pada pertengahan Januari 2026, di mana para pendiri startup merayakan pencapaian nyata mereka dalam menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.

Lima startup visioner yang berhasil lulus, CASION, Jejakin, Liberty Society, Rekosistem, dan Sirsak, telah melalui fase gemblengan yang luar biasa, mulai dari pendampingan mendalam oleh para ahli industri hingga integrasi langsung ke dalam ekosistem digital Grab.

CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi, menyampaikan rasa bangganya terhadap inovasi berkelanjutan yang dihasilkan, yang ia yakini akan memberikan efek domino jangka panjang bagi komunitas.

Keberhasilan para finalis ini tidak hanya terlihat dari ide-ide kreatif mereka, tetapi juga melalui implementasi pilot project nyata yang memungkinkan solusi mereka diuji secara langsung oleh jutaan pengguna dan mitra di dalam ekosistem Grab.

Salah satu bukti nyata keberhasilan program ini datang dari Jejakin, yang sukses mengintegrasikan fitur “Sustainability as a Service” bersama Grab for Business.

Kolaborasi ini tidak main-main, karena berhasil memfasilitasi penanaman ratusan pohon mangrove yang berkontribusi signifikan terhadap pengurangan emisi karbon setiap bulannya.

Senada dengan semangat hijau tersebut, Liberty Society memberikan warna baru pada ekonomi sirkular dengan mengolah limbah minyak jelantah dan jaket mitra pengemudi menjadi produk upcycling bernilai ekonomi tinggi.

Langkah inovatif ini membuktikan bahwa model bisnis yang menjaga bumi juga mampu memberdayakan kelompok marginal dan menciptakan nilai sosial yang terukur.

Tidak berhenti di situ, semangat kolaborasi juga merambah ke sektor manajemen limbah dan infrastruktur energi. Sirsak berhasil menggerakkan puluhan ribu masyarakat untuk berdonasi melalui kampanye sederhana yang berdampak besar pada pengelolaan puluhan ton sampah daur ulang, bahkan mampu memberikan perlindungan jaminan sosial bagi para pekerja kebersihan.

Sementara itu, Rekosistem mempertajam layanan mereka melalui integrasi API yang memudahkan masyarakat melakukan setor sampah secara praktis.

Di sisi lain, CASION memperkuat fondasi infrastruktur kendaraan listrik di Indonesia dengan memvalidasi solusi pengisian daya (EV charging) yang lebih terjangkau, mempercepat transisi menuju mobilitas rendah karbon yang semakin nyata di depan mata.

Keberhasilan GVV Batch 8 ini tentu tidak lepas dari dukungan kuat mitra strategis seperti Superbank dan Genesis Alternative Ventures yang memberikan akses terhadap pembiayaan dan kapabilitas perbankan digital.

Sinergi lintas sektor ini memastikan bahwa inovasi yang dikembangkan para startup memiliki fondasi bisnis yang kuat untuk berkembang lebih luas.

Momen berharga ini juga diperkuat dengan penandatanganan kerja sama strategis antara Grab dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk memperkokoh ekosistem digital nasional melalui berbagai inisiatif seperti Garuda Spark Hub, demi menciptakan ruang digital yang inklusif dan berkelanjutan.

Sejak pertama kali digulirkan pada 2018, program GVV telah mencatatkan rekam jejak yang impresif dengan tingkat pertumbuhan alumni yang melampaui rata-rata global program akselerator lainnya.

Dengan berakhirnya Batch 8, Grab kembali menegaskan posisinya bukan sekadar sebagai platform layanan, tetapi sebagai katalisator bagi startup tangguh yang siap menjawab tantangan lingkungan global.

Harapannya, capaian para lulusan tahun ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus melahirkan solusi digital yang tidak hanya menguntungkan secara bisnis, tetapi juga menjaga kelestarian bumi untuk generasi mendatang.

Scr/Mashable




Don't Miss