Transformasi Energi & Manufaktur: IEE Series 2026 Hadirkan Inovasi Global di Surabaya

10.04.2026
Transformasi Energi & Manufaktur: IEE Series 2026 Hadirkan Inovasi Global di Surabaya
Transformasi Energi & Manufaktur: IEE Series 2026 Hadirkan Inovasi Global di Surabaya

Peta kekuatan industri Indonesia kini tidak lagi hanya terpusat di satu titik. Seiring dengan masifnya pertumbuhan manufaktur dan aktivitas logistik di berbagai daerah, pusat-pusat industri baru mulai bermunculan.

Menanggapi dinamika ini, Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series 2026 secara resmi melakukan ekspansi strategis dengan menghadirkan Indonesia Energy Week Surabaya.

Ajang bergengsi ini dijadwalkan berlangsung pada 15-18 Juli 2026 di Grand City Convention & Exhibition Surabaya, menjadi oase bagi inovasi energi, utilitas, dan teknologi produksi terkini.

Pemilihan Surabaya sebagai tuan rumah bukanlah tanpa alasan. Sebagai kota yang menyandang predikat hub utama Indonesia Timur, Surabaya beserta kawasan penyangganya seperti Gresik dan Sidoarjo (Gerbangkertosusila), merupakan koridor manufaktur terbesar kedua di Indonesia setelah Jabodetabek.

Data menunjukkan bahwa Jawa Timur menyumbang sekitar 15% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. Angka ini menegaskan posisi Jawa Timur sebagai mesin penggerak ekonomi yang vital, di mana efisiensi energi dan kecanggihan teknologi menjadi kunci utama untuk tetap kompetitif di pasar global.

Konektivitas Logistik dan Urgensi Energi Berkelanjutan

Ritme industri di Jawa Timur sangat bergantung pada kelancaran arus logistik dan pasokan energi yang stabil.

Dari raksasa manufaktur di Gresik hingga distribusi masif di Pelabuhan Tanjung Perak, yang mengelola lebih dari 3,6 juta TEUs kontainer per tahun, semuanya membutuhkan dukungan infrastruktur kelistrikan yang andal. Indonesia Energy Week Surabaya hadir untuk menjawab tantangan tersebut.

Di tengah meningkatnya tuntutan akan industri hijau, penyediaan sistem energi yang efisien bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan untuk menjaga keberlanjutan operasional.

Sinergi Ekosistem: Manufaktur, Agrikultur, dan Energi dalam Satu Atap

Menariknya, Indonesia Energy Week Surabaya tidak berdiri sendiri. Event ini akan diselenggarakan bersamaan dengan dua pameran legendaris yang telah lama menjadi tulang punggung industri regional, yakni Manufacturing Surabaya dan Growtech Indonesia.

Manufacturing Surabaya sendiri telah memiliki rekam jejak selama 20 tahun dalam menghubungkan pelaku usaha dengan teknologi mesin dan otomasi terbaru.

Kehadiran Indonesia Energy Week di tengah ekosistem ini menciptakan dimensi baru yang saling melengkapi. Hanung Hanindito, Deputy Event Director Pamerindo Indonesia, menyebutkan bahwa konsep ini mengusung visi Unified Industrial Marketplace.

“Di wilayah dengan basis manufaktur sekuat Jawa Timur, integrasi antara teknologi produksi dan solusi energi adalah mutlak. Kami ingin menciptakan platform di mana kebutuhan utilitas industri bertemu langsung dengan solusi teknologi modern,” ujar Hanung.

Lebih Dekat dengan Pelaku Industri Indonesia Timur

Meskipun Jakarta tetap menjadi panggung internasional utama, ekspansi ke Surabaya memungkinkan interaksi yang lebih kontekstual dan spesifik.

Melalui ajang ini, penyedia teknologi dapat bertemu langsung dengan pengguna dari sektor agrikultur, manufaktur, dan utilitas di wilayah Indonesia Timur. Hal ini memungkinkan terjadinya dialog yang lebih dalam mengenai kebutuhan infrastruktur yang nyata di lapangan.

Indonesia Energy Week Surabaya menargetkan 3.000 pengunjung profesional dengan menghadirkan dua pilar utama:

  • Electric & Power Indonesia: Menampilkan inovasi distribusi listrik, transmisi, energi terbarukan (EBT), hingga sistem otomasi industri.
  • Water Indonesia: Fokus pada solusi pengolahan air, sistem filtrasi canggih, dan teknologi konservasi air untuk efisiensi utilitas pabrik.

Mendorong Transisi Energi Lewat Surabaya Electric Forum 2026

Sebagai komitmen nyata dalam mendukung agenda nasional, Pamerindo Indonesia berkolaborasi dengan Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) Wilayah Jawa Timur untuk menggelar Surabaya Electric Forum 2026.

Mengusung tema “East Java Driving Indonesia’s Energy Transition,” forum ini akan menjadi wadah strategis bagi para pemangku kepentingan.

Diskusi ini akan melibatkan tokoh penting dari PLN Nusantara Power, PLN Engineering, Dinas ESDM Jawa Timur, hingga akademisi dari Institut Teknologi PLN.

Isu-isu krusial seperti implementasi RUPTL 2025–2034, kesiapan pasokan listrik untuk kawasan industri baru, hingga skema pembiayaan proyek energi terbarukan akan dikupas tuntas. Forum ini diharapkan mampu membuka peluang investasi baru yang dapat mempercepat transisi energi hijau di Indonesia.

Indonesia Energy Week Surabaya dalam rangkaian IEE Series 2026 bukan sekadar pameran dagang biasa. Ia adalah representasi dari evolusi industri yang saling terhubung.

Dengan mengintegrasikan teknologi produksi, kebutuhan energi, dan solusi utilitas, event ini siap menjadi motor penggerak bagi masa depan industri Indonesia yang lebih cerdas, efisien, dan berkelanjutan.

Scr/Mashable




Don't Miss