Trump Tunjuk Bos Meta dan NVIDIA Masuk Dewan AI Gedung Putih, Apa Tugasnya?

27.03.2026
Trump Tunjuk Bos Meta dan NVIDIA Masuk Dewan AI Gedung Putih, Apa Tugasnya?
Trump Tunjuk Bos Meta dan NVIDIA Masuk Dewan AI Gedung Putih, Apa Tugasnya?

Langkah besar kembali diambil oleh Donald Trump dalam memperkuat posisi Amerika Serikat di era kecerdasan buatan.

Presiden AS tersebut resmi menunjuk sejumlah tokoh teknologi ternama, termasuk Mark Zuckerberg dan Jensen Huang, untuk bergabung dalam Dewan AI baru di bawah President’s Council of Advisors on Science and Technology (PCAST).

Penunjukan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah AS semakin serius menggandeng sektor swasta, khususnya raksasa Silicon Valley, dalam merumuskan arah kebijakan kecerdasan buatan ke depan.

Kolaborasi Pemerintah dan Raksasa Teknologi

Selain Zuckerberg dan Huang, nama besar lain seperti Larry Ellison juga ikut bergabung dalam dewan tersebut.

Kehadiran para pemimpin industri ini diharapkan mampu mempercepat inovasi sekaligus memperkuat daya saing Amerika di tengah persaingan global yang semakin ketat, terutama dengan China.

Dewan ini dipimpin oleh David Sacks sebagai AI dan crypto czar, serta Michael Kratsios sebagai penasihat teknologi.

Tugas keduanya adalah mengarahkan strategi nasional terkait pengembangan dan implementasi AI di berbagai sektor.

Saat ini, jumlah anggota dewan mencapai 13 orang dan berpotensi berkembang hingga 24 anggota.

Dengan komposisi tersebut, PCAST akan memainkan peran penting dalam menentukan arah kebijakan teknologi nasional, termasuk regulasi, investasi, hingga kolaborasi lintas sektor.

Fokus pada Inovasi dan Persaingan Global

Salah satu misi utama dari pembentukan dewan ini adalah memastikan Amerika Serikat tetap menjadi pemimpin dalam perlombaan teknologi AI global.

Pemerintah melihat AI bukan sekadar inovasi, melainkan arena strategis yang menentukan kekuatan ekonomi dan geopolitik di masa depan.

Kolaborasi ini juga menandai perubahan dinamika hubungan antara pemerintah dan perusahaan teknologi. Misalnya, Mark Zuckerberg yang sebelumnya kerap berselisih dengan regulator kini mulai membangun kembali hubungan dengan pemerintah.

Di sisi lain, Larry Ellison dikenal memiliki kedekatan dengan Trump, yang semakin memperkuat sinergi dalam dewan ini.

Tak hanya fokus pada aspek teknis, dewan ini juga akan membahas isu yang lebih luas, seperti pengaruh AI terhadap kebebasan berekspresi dan kepercayaan publik.

Pemerintah AS ingin memastikan bahwa penggunaan AI tetap selaras dengan nilai demokrasi, termasuk dalam hal “lawful political expression” atau ekspresi politik yang sah.

Dengan melibatkan perusahaan seperti Meta, NVIDIA, dan Oracle, pemerintah berharap dapat mempercepat inovasi sekaligus menciptakan standar nasional yang lebih konsisten dalam pengembangan AI.

Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi besar untuk menghadapi persaingan global yang semakin intens.

Dengan menyatukan kekuatan pemerintah dan industri teknologi, Amerika Serikat berupaya memastikan posisinya tetap berada di garis depan dalam revolusi kecerdasan buatan.

Scr/Mashable




Don't Miss