Jika dalam beberapa hari ini Anda merasa kotak masuk Gmail terlihat jauh lebih berantakan dari biasanya, jangan khawatir karena Anda tidak sendirian dalam menghadapi situasi yang mengganggu ini.
Ribuan pengguna Gmail di berbagai belahan dunia baru saja melaporkan adanya kendala serius pada sistem filter otomatis yang biasanya bertugas menyortir email promosi serta pembaruan yang kurang mendesak dari kotak masuk utama.
Dikutip dari Engadget, Senin (26/1/2026), kekacauan ini diperparah dengan munculnya berbagai notifikasi aneh yang menyatakan bahwa sistem keamanan Gmail gagal melakukan pemindaian rutin terhadap potensi serangan siber dan pesan sampah yang masuk ke akun pengguna.
Gangguan teknis ini telah dikonfirmasi secara resmi oleh Google melalui laporan yang masuk ke tim Engadget serta pembaruan berkala pada dasbor status Workspace mereka. Google mengakui bahwa saat ini layanan surat elektronik andalannya memang sedang mengalami kendala teknis yang memengaruhi akurasi penyaringan data.
Tim internal Google pun dikabarkan tengah bekerja ekstra keras untuk meluncurkan perbaikan secepat mungkin guna mengembalikan ketenangan di kotak masuk para penggunanya yang kini dipenuhi oleh tumpukan pesan yang tidak relevan.
Situasi kian memanas di platform media sosial dan situs pemantau layanan seperti DownDetector, di mana banyak pengguna mulai mengeluhkan dampak turunan dari gangguan ini yang jauh lebih krusial.
Selain filter yang malfungsi, banyak orang melaporkan adanya penundaan pengiriman email yang cukup signifikan, termasuk kode autentikasi dua faktor (2FA) yang sangat dibutuhkan untuk proses login ke berbagai aplikasi penting.
Keterlambatan ini tentu menjadi masalah besar bagi produktivitas harian, terutama bagi mereka yang sangat bergantung pada kecepatan respons email untuk urusan pekerjaan maupun keamanan akun.
Dalam penjelasan teknisnya, Google mencatat bahwa kerusakan sistem ini telah mengakibatkan terjadinya kesalahan klasifikasi email secara masif. Hal ini memicu munculnya spanduk peringatan berwarna mencolok yang berisi pesan waspada karena Gmail belum sempat memindai pesan tersebut dari potensi pengirim yang tidak terverifikasi atau perangkat lunak berbahaya (malware).
Munculnya peringatan keamanan secara acak pada email yang sebenarnya aman tentu menimbulkan kepanikan tersendiri bagi pengguna yang khawatir akan keamanan data pribadi mereka di tengah krisis teknis ini.
Melalui juru bicara resminya, Google kembali menegaskan komitmen mereka untuk segera menuntaskan masalah ini agar layanan kembali normal seperti sediakala.
Sembari menunggu perbaikan menyeluruh selesai diimplementasikan, Google memberikan himbauan tegas kepada seluruh pengguna untuk tetap waspada dan menerapkan protokol keamanan standar saat berinteraksi dengan pesan apa pun.
Sangat disarankan untuk tidak terburu-buru mengeklik tautan atau mengunduh lampiran dari pengirim yang tidak dikenal guna menghindari risiko keamanan yang mungkin menyelinap di sela-sela kekacauan sistem filter yang sedang berlangsung.
Scr/Mashable


















