Kabar gembira bagi para pengguna yang sering lupa mengirim ucapan selamat ulang tahun atau pengingat penting tepat waktu, karena WhatsApp tengah menyiapkan solusi yang sudah lama dinanti.
Dikutip dari Gizmochina, Rabu (25/2/2026), selama bertahun-tahun, mengirim pesan di momen yang spesifik mengharuskan kita untuk terjaga hingga tengah malam atau mengandalkan ingatan manual yang sering kali meleset.
Namun, keterbatasan tersebut tampaknya akan segera berakhir seiring dengan terendusnya pengembangan fitur “Pesan Terjadwal” (Scheduled Messages) yang ditemukan dalam pembaruan kode terbaru aplikasi pesan instan milik Meta ini.
Informasi mengenai fitur revolusioner ini pertama kali diungkap oleh WABetaInfo melalui program TestFlight pada versi beta WhatsApp untuk iOS (versi 26.7.10.72).
Meski fitur ini belum diaktifkan secara menyeluruh bagi para pengguna beta sekalipun, keberadaan string kode dan referensi internal menunjukkan bahwa tim pengembang sedang mematangkan cara bawaan bagi pengguna untuk menyusun teks, memilih tanggal, hingga menentukan jam pengiriman secara otomatis.
Bocoran tangkapan layar yang beredar memperlihatkan adanya antarmuka khusus di dalam ruang obrolan tempat semua daftar pesan yang tertunda akan tercantum, sehingga pengguna bisa meninjau kembali atau membatalkan pesan tersebut sebelum meluncur ke penerima.
Langkah strategis ini diprediksi akan mengubah cara berinteraksi, baik dalam percakapan personal maupun koordinasi di dalam grup.
Jika sebelumnya pengguna Android harus “bertaruh” dengan privasi karena menggunakan aplikasi otomatisasi pihak ketiga yang meminta izin akses luas, atau pengguna iOS yang harus melewati proses rumit di aplikasi Shortcuts, fitur bawaan ini menawarkan keamanan dan kenyamanan yang jauh lebih solid.
Kehadiran fitur ini secara resmi nantinya akan memperkecil jarak fungsionalitas antara WhatsApp dengan para pesaing utamanya seperti Telegram dan Google Messages yang sudah lebih dulu mengadopsi sistem penjadwalan pesan selama bertahun-tahun.
Kehadiran fitur ini menjadi sangat krusial bagi masyarakat modern yang memiliki mobilitas tinggi dan harus berurusan dengan perbedaan zona waktu global atau pengingat profesional tanpa ingin mengganggu waktu istirahat orang lain.
Bayangkan bisa menyusun instruksi pekerjaan di malam hari namun baru terkirim secara otomatis saat jam kantor dimulai esok paginya; sebuah efisiensi kecil namun berdampak besar pada etika komunikasi digital.
Hal ini juga menjadi jawaban bagi permintaan jutaan pengguna yang selama ini merasa “terjepit” antara keinginan untuk tetap terhubung dan kebutuhan untuk mengatur waktu secara lebih fleksibel.
Meskipun antusiasme publik mulai memuncak, penting untuk diingat bahwa fitur ini masih berada dalam tahap pengembangan awal di laboratorium digital WhatsApp.
Sebagai fitur yang masih tersembunyi di balik barisan kode, jadwal peluncuran resminya masih bisa berubah sewaktu-waktu atau bahkan membutuhkan waktu berbulan-bulan sebelum benar-benar mendarat di ponsel pengguna umum.
Namun, kemunculan bocoran ini setidaknya memberikan sinyal kuat bahwa WhatsApp mulai mendengarkan kebutuhan pasar akan fitur produktivitas yang lebih personal, menjadikan aplikasi hijau ini tidak hanya sekadar alat kirim pesan, tetapi juga asisten komunikasi yang lebih cerdas.
Scr/Mashable
















