X Garap Aplikasi ‘X Chat’ Mandiri untuk Pengalaman Chatting Lebih Luas

06.03.2026
X Garap Aplikasi 'X Chat' Mandiri untuk Pengalaman Chatting Lebih Luas
X Garap Aplikasi 'X Chat' Mandiri untuk Pengalaman Chatting Lebih Luas

Ekosistem media sosial X (sebelumnya Twitter) kembali membuat gebrakan dengan memisahkan fitur pesan singkatnya menjadi aplikasi mandiri bernama X Chat. Langkah besar ini terungkap setelah perusahaan secara resmi membuka akses beta awal bagi ribuan pengguna melalui platform TestFlight milik Apple pada hari Senin.

Dikutip Techcrunch, Kamis (5/3/2026), antusiasme publik terlihat sangat masif, di mana kuota program uji coba langsung mencapai kapasitas penuh hanya dalam waktu dua jam setelah diumumkan.

Michael Boswell, desainer produk xAI, mengonfirmasi bahwa setelah kesuksesan awal tersebut, pihaknya langsung memperluas jangkauan beta hingga ke 5.000 pengguna untuk mendapatkan umpan balik yang lebih mendalam terkait performa aplikasi.

Kehadiran aplikasi terpisah ini menandai pergeseran strategi yang cukup signifikan dari visi awal Elon Musk yang ingin menjadikan X sebagai “Everything App”.

Alih-alih memusatkan semua layanan dalam satu pintu, peluncuran X Chat menunjukkan upaya perusahaan untuk memberikan ruang khusus bagi interaksi personal yang lebih fokus dan intim.

Berdasarkan bocoran dari para penguji awal, aplikasi ini menawarkan antarmuka yang jauh lebih sederhana, bersih, dan lancar dibandingkan saat mengakses fitur DM di dalam aplikasi utama X.

Beberapa pengguna bahkan mencatat adanya kemungkinan rebranding menjadi “xChat”, lengkap dengan visual layar masuk bertema futuristik dengan latar belakang berbintang.

Meskipun menawarkan pengalaman pengguna yang lebih segar, aspek keamanan tetap menjadi sorotan tajam bagi para pakar siber. X Chat diklaim membawa peningkatan pada fitur pesan langsung yang kini didukung oleh enkripsi end-to-end.

Namun, komunitas keamanan masih menyuarakan kekhawatiran terkait tingkat privasi yang ditawarkan jika dibandingkan dengan aplikasi pesan terenkripsi mapan seperti Signal.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi lebih lanjut mengenai bagaimana perusahaan merespons keraguan teknis tersebut di dalam versi aplikasi mandiri ini, sehingga pengguna disarankan untuk tetap bijak dalam berbagi informasi sensitif.

Dari sisi fungsionalitas, X Chat saat ini masih terus dalam tahap penyempurnaan fitur-fitur esensialnya. Beberapa fitur seperti permintaan pesan (message requests), lencana Terverifikasi, hingga dukungan panggilan suara dan video masih dalam proses pembangunan ulang untuk memastikan stabilitas saat dirilis secara global nanti.

Menariknya, integrasi dengan kecerdasan buatan tetap menjadi tulang punggung, di mana chatbot Grok mengonfirmasi bahwa seluruh percakapan akan tersinkronisasi secara otomatis antara aplikasi X utama dan portal web chat.x.com yang telah diluncurkan pada akhir tahun lalu.

Bagi pengguna Android yang merasa tertinggal, Grok juga memberikan sinyal positif bahwa versi aplikasi untuk sistem operasi besutan Google tersebut akan segera menyusul dalam waktu dekat.

Dengan peringkat usia yang dipatok pada kategori 17+ di App Store, X Chat diposisikan untuk menjadi pesaing baru di pasar aplikasi pesan instan yang saat ini masih didominasi oleh pemain lama.

Langkah ini mempertegas ambisi X untuk terus berevolusi mengikuti dinamika kebutuhan komunikasi digital yang semakin tersegmentasi dan berorientasi pada kecepatan.

Scr/Mashable




Don't Miss