YouTube resmi memperbarui paket langganan Premium Lite dengan menghadirkan dua fitur yang sebelumnya hanya tersedia di paket Premium reguler, yakni background play dan kemampuan download video untuk ditonton secara offline.
Pembaruan ini membuat paket yang lebih terjangkau tersebut terasa jauh lebih menarik bagi pengguna yang ingin pengalaman menonton lebih nyaman tanpa harus membayar harga penuh.
Sebelumnya, fitur pemutaran di latar belakang dan unduhan offline menjadi nilai jual utama YouTube Premium versi standar.
Kini, pelanggan Premium Lite juga bisa menikmati sebagian besar video tanpa iklan, memutarnya saat layar mati atau saat membuka aplikasi lain, serta mengunduh konten untuk ditonton tanpa koneksi internet.
Harga Lebih Murah, Fitur Makin Lengkap
Di Amerika Serikat, YouTube Premium Lite dibanderol $7,99 per bulan atau sekitar Rp150 ribuan, sementara YouTube Premium reguler berada di harga $13,99 atau sekitar 270 ribuan per bulan.
Selisih harga tersebut cukup signifikan, sehingga tambahan fitur ini berpotensi membuat Premium Lite menjadi opsi favorit bagi pengguna yang fokus pada konten non-musik.
Meski begitu, ada beberapa perbedaan penting antara kedua paket tersebut. Premium Lite memang menghapus iklan dari sebagian besar video non-musik, tetapi tidak sepenuhnya bebas iklan.
Konten Shorts, misalnya, masih menampilkan iklan. Selain itu, paket Lite tidak menyertakan akses bebas iklan ke aplikasi YouTube Music.
Sebaliknya, YouTube Premium reguler menawarkan pengalaman benar-benar bebas iklan di semua jenis konten, termasuk video musik.
Paket ini juga dilengkapi fitur tambahan seperti jump ahead, sistem antrean, serta fitur continue watching yang memudahkan pengguna melanjutkan video terakhir yang ditonton.
Background Play dan Download Jadi Game Changer
Penambahan background play dan download ke Premium Lite bisa disebut sebagai langkah strategis. Banyak pengguna selama ini berlangganan Premium hanya demi dua fitur tersebut. Dengan harga lebih murah dan fitur inti yang kini tersedia, Premium Lite berpotensi menarik lebih banyak pelanggan baru.
Background play memungkinkan video tetap berjalan meskipun aplikasi ditutup atau layar ponsel dimatikan. Fitur ini sangat berguna untuk mendengarkan podcast, diskusi panjang, atau konten edukasi tanpa harus terus menatap layar.
Sementara itu, fitur download memudahkan pengguna menyimpan video untuk ditonton secara offline. Ini sangat relevan bagi pengguna yang sering bepergian, memiliki kuota internet terbatas, atau berada di area dengan koneksi tidak stabil.
YouTube menyebutkan bahwa fitur background play dan download mulai digulirkan untuk pelanggan Premium Lite sejak hari ini. Namun, proses distribusinya dilakukan secara bertahap termasuk untuk Indonesia, sehingga bisa memakan waktu beberapa minggu hingga seluruh pengguna mendapatkan akses penuh.
Strategi rollout bertahap ini umum dilakukan untuk memastikan stabilitas sistem serta meminimalkan potensi bug atau gangguan layanan.
Scr/Mashable



















