Alasan Barcelona Menolak Membeli Marcus Rashford Secara Permanen

06.01.2026
Alasan Barcelona Menolak Membeli Marcus Rashford Secara Permanen
Alasan Barcelona Menolak Membeli Marcus Rashford Secara Permanen

Masa depan Marcus Rashford di Barcelona tidak terjamin meskipun penampilannya positif.

Menurut Mundo Deportivo, peluang Barcelona untuk merekrut Rashford secara permanen musim panas mendatang sangat rendah. Staf pelatih percaya bahwa mantan bintang Manchester United itu perlu meningkatkan dua area penting: kontribusi defensif dan intensitas pressing. Ini adalah elemen kunci dalam filosofi sepak bola yang sedang dibangun pelatih Hansi Flick di Camp Nou.

Selain itu, perjanjian pinjaman Rashford mencakup klausul pembelian senilai €30 juta, biaya yang dianggap cukup wajar mengingat kelas dan reputasinya. Namun, mengingat tekanan finansial yang terus menerus dialami Barcelona, ​​manajemen klub mungkin akan berupaya untuk menegosiasikan pengurangan biaya tersebut.

Rashford saat ini memiliki kontrak dengan MU hingga 2028 dan menerima gaji yang sangat tinggi, yang berarti bahwa Barca harus mempertimbangkan dengan cermat sebelum membuat keputusan akhir.

Setelah setengah musim bersama Barcelona, ​​Rashford mencetak 7 gol dan memberikan 8 assist di semua kompetisi. Angka-angka ini sebagian menunjukkan bahwa striker Inggris itu telah menemukan kembali performa dan kepercayaan dirinya setelah periode sulit di Old Trafford.

Manajer Hansi Flick-lah yang sangat mendorong kesepakatan peminjaman untuk Rashford. Ia telah memuji Rashford secara luas pada Desember 2025, menekankan profesionalisme, semangat tim, dan keinginannya untuk berkembang.

Namun, keputusan untuk membeli Rashford secara permanen tetap menjadi keputusan yang sulit bagi klub La Liga tersebut.

Barcelona Berencana Mengganti Marcus Rashford dengan Bintang Manchester City

Barcelona mulai merencanakan lini serang untuk musim depan tanpa kehadiran striker Marcus Rashford.

Menurut Fichajes, manajemen klub Catalan tersebut telah memilih untuk tidak mengaktifkan klausul pembelian Rashford setelah musim 2025/26. Di antara kandidat untuk menggantikan striker Inggris tersebut, nama yang dianggap paling kuat adalah Savinho dari Manchester City.

Sumber-sumber mengindikasikan bahwa Savinho membuat tim pencari bakat Barcelona terkesan dengan usianya yang masih muda (21 tahun), kecepatan, teknik, dan potensi besarnya. Ia dianggap sebagai pemain yang sangat cocok dengan filosofi sepak bola Barca, sekaligus memenuhi kriteria investasi jangka panjang mengingat anggaran mereka yang terbatas.

Meskipun pernah bermain untuk Man City, Savinho belum banyak mendapat kesempatan bermain reguler di bawah asuhan Pep Guardiola karena persaingan ketat di lini serang. Barcelona yakin ini bisa menjadi faktor kunci dalam upaya mereka untuk mendapatkan transfer ini.

Rencana awal klub Catalan itu adalah meyakinkan Man City untuk membiarkan Savinho pergi dengan status pinjaman, dengan opsi pembelian jika pemain tersebut terbukti mampu.

Dengan Rashford kemungkinan besar akan meninggalkan Camp Nou, Savinho dipandang sebagai pilihan strategis, yang menjamin kualitas profesional dan kesesuaian dengan situasi keuangan Barcelona saat ini. Dalam waktu dekat, manajemen Barca berencana untuk terus memantau situasi bintang Brasil itu sebelum membuat keputusan akhir.

Scr/Mashable




Don't Miss